Lembaga Pers Mahasiswa di Aceh Bentuk FKPMA

Banda Aceh – Sabtu (11/4) Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) yang ada di beberapa universitas di Aceh kembali menggelar pertemuan untuk membahas kelanjutan pembentukan Forum Komunikasi Pers Mahasiswa Aceh (FKPMA) bertempat di kantin Kupi 26 Gedung AAC Dayan Dawood  kampus Universitas Syiah Kuala (Unsyiah).

Pertemuan yang kedua ini,merupakan  lanjutan pertemuan sebelumnya antara beberapa LPM-Aceh, FPKMA kukuh menjadi nama bagi persatuan LPM Mahasiswa se-Aceh tersebut dihadiri oleh perwakilan dari LPM Al Kalam (STAIN Malikussaleh Lhokseumawe), LPM Suara Almuslim (Universitas Almuslim Bireun), LPM Lensa (Unmuha Aceh), LPM Pijar Unigha (Sigli), LPM Sumber Post (UIN Arraniry), dan LPM DETaK Unsyiah (Unsyiah) sebagai bentuk keseriusan LPM yang ada di Aceh untuk membentuk suatu forum yang nantinya akan mewadahi semua LPM yang ada di Aceh.

Pada pertemuan itu dibahas latar belakang pembentukan FKPMA. Selain itu juga dilaksanakan pemilihan koordinator FKPMA kemudian berlanjut dengan pembentukan divisi-divisi dari FKPMA yaitu Divisi Pendidikan dan Pengembangan, Divisi Hukum, serta Divisi Informasi.
Sesuai pemilihan yang dilakukan dengan voting suara terbanyak, Murti Ali Lingga, LPM DETaK Unsyiah ditetapkan sebagai koordinator, Yudimi Arsepta dari LPM Lensa sebagai sekretaris dan Nurmulya Safitri, LPM Suara Al-Muslim sebagai Bendahara Umum

“Semoga dengan pembentukan forum ini, ke depat menjalin silaturahmi, menjaga solidaritas antar LPM dan bersinergi dalam mewujudkan Lembaga Pers Mahasiswa Aceh yang independen,” harap  Murti Ali Lingga, yang sekarang dipercaya menjadi koordinator FKPMA.
Sehubungan dengan itu, tiga divisi yang dicanangkan untuk sementara beserta penentuan jajaran anggotanya. Pertama, divisi Pendidikan dan Pengembangan yang beranggotakan Rayful, Tajul Ula, Syufiyatuddin Indah Haqqun, Putri Nurul Ulfa, Dafa, Hilda Rahmazani, dan Rini Pertiwi. Kedua, divisi Badan Hukum dengan anggota Chandra, Isvani, dan M  Fajarli Iqbal. Dan yang ketiga divisi Informasi beranggotakan Riska Iwantoni, Riyanti Herlita, Mutia Zuhra, Nurul Hidayati, Fohan, Misratul Jannah, Ayu Muliana, Nadhira Rizkia Fatha, Muhammad Chalid Isra,  dan Zuhri.

Fohan Muzakir, Pemimpin Umum LPM Al Kalam STAINMAL Lhokseumawe sangat mendukung pembentukan Forum yang dimaksud itu. Menurutnya, FKPMA yang sudah terbentuk nantinya harus mampu merangkul seluruh LPM yang ada di Aceh.
Sementara itu, Hilda Rahmazani berharap dengan adanya FKMPA, seluruh LPM di Aceh saling bekerjasama membangun Lembaga pers mahasiswa yang independen dan berintegritas.

“Semoga LPM di Aceh bisa saling membantu dalam hal edukasi, advokasi sehingga LPM di Aceh Makin eksis ke depan,” ungkap Hilda yang saat ini menjabat sebagai Pemimpin Umum LPM DETaK Unsyiah.(al-lpm-sa)