Mahasiswa Jepang Tampil Dengan Tarian Jepang Serta Saman

Aula MA Jangka Kampus Umuslim, Sabtu (22/8) kehadiran 9 mahasiswa dan 2 Dosen yang berasal dari Fakultas Kebudayaan Internasional Nagoya Gakuin University (NGU) Jepang dalam rangka untuk bersilaturahmi, homestay, belajar budaya dan juga menjajaki beberapa program yang akan dikembangkan, yang dikemas dalam seminar terbuka dan penampilan kebudayaan kedua belah pihak.

Pihak Nagoya Gakuin University menampilkan tarian khas Jepang dengan busana tradisional Aceh, disusul penampilan Saman Kreasi dari Sanggar Mirah Delima Umuslim, yang tak kalah menarik pelajaran singkat dengan Sanggar Mirah Delima melahirkan tarian kolaborasi mahasiswa kedua Universitas dalam tarian Saman.

Tak dapat dilewatkan begitu saja nyanyian Jepang ‘Nada Soso’ yang dinyanyikan Cut Nilawati Alhabsyi dari Sanggar Mirah Delima ¬†yang mendapat applaus meriah baik dari Jepang sendiri maupun hadirin lainnya.

Seminar terbuka yang dilakukan mahasiswa Jepang begitu menarik, mendapat respon dari mahasiswa Umuslim, apalagi siswa MAN I Bireuen yang dapat dengan lancar berdialog dalam Bahasa Jepang. Kesempatan yang langka untuk berdialog langsung dengan pemilik bahasa itu sendiri.

Nagoya Gakuin University (NGU) Jepang yang hadir antara lain, Saeki Natsuko (Dosen), Hitomi Yusuhiro (Dosen), kemudian mahasiswa Sugi Moto Moe, Teramoto Kyohei, Mizutani Natsuko, Yasui Tsuzumi, Yamamoto Yasuhiro, Goto Taishi, Jinnou Kazuki, Tanaka Shohei dan Fukagawa Kaito.

“Kami memberikan kesempatan kepada siswa yang ingin masuk ke Umuslim dan kami rencanakan ada program belajar bahasa Jepang, sehingga suatu saat dapat terealisasi anak Bireuen kuliah di negeri matahari terbit,” ungkap Rektor Umuslim Dr.H. Amiruddin Idris, SE., M.Si.

Selesai acara para mahasiswa Jepang , dosen, serta mahasiswa Umuslim berkunjung ke Kuala Raja untuk menikmati indahnya keindahan alam Bireuen dalam kebersamaan hubungan kedua Universitas dan Negara. (al)