Umuslim gelar International Confrence on Prospects and Promotion of Trade, Intercommunication and Historical Ties; Andaman-Nicobar Island (ANI) and Weh Island-Sabang (Aceh, Indonesia)

Kampus Umuslim, Sabtu (23/4) Universitas Almuslim (Umuslim) Bireuen menggelar Konfrensi Internasional  India-Indonesia membahas hubungan Pulau Andaman-Nikobar dan Pulau Weh, Sabang. Direncanakselama dua hari (23-24/4).

Rektor Umuslim Dr H Amiruddin Idris, SE., MSi, mengatakan, konferensi internasional tersebut merupakan tindak lanjut dari konferensi sebelumnya yang digelar di India dan dihadiri civitas akademika Umuslim.

Menurut Rektor, International Conference on Prospects and Promotion of Trade, Intercommunication and Historical Ties: Andaman-Nicobar Island (ANI) and Weh Island-Sabang (Aceh, Indonesia) itu, sangat penting sebagai langkah awal menjalin kerja sama perdagangan India dan Indonesia.

“Kita harapkan dari konferensi ini akan melahirkan berbagai pemikiran yang dapat berdampak pada kebijakan terhadap hubungan antara India dan Indonesia. Khusus Aceh, kita berharap ke depan akan memiliki Konsulat Jenderal India dan Kamar Dagang India,” ujarnya.

Konsul India di Medan, Dr Shalia Shah mengharapkan konferensi itu dapat menjelaskan peran penting dalam merintis hubungan maritim antara India dan Indonesia. Acara pembukaan yang dihadiri berbagai kalangan baik pihak akademisi, perwakilan pemerintah daerah, maupun masyarakat umum.

Acara konfrensi yang menghadirkan pembicara baik dari manca negara maupun dari dalam negeri, diikuti begitu antusias oleh peserta yang dibuat  dalam bentuk ‘paralel class’. (al)