Pasangan Andi Maulana dan Mujibul Rahman Menduduki Posisi Presma/Wapresma

Kampus Timur, Rabu (18/10) Setelah dilakukan rekapitulasi suara oleh KIP Pemira Universitas Almuslim, akhirnya mengumumkan hasil pemilihan Presiden Mahasiswa Umuslim 2017-2018. Dalam pesta demokrasi mahasiswa Universitas Almuslim (Umuslim) kali ini,  1.103 mahasiwa yang berpartisipasi.

Penghitungan suara ini disaksikan oleh Kabag. Kemahasiswaan Umuslim Sayed Fajri, SH, dua Pasang Kandidat,dan  Saksi tiap Pasangan Kandidat, Timses, dan beberapa ormawa.

Berdasarkan hasil rekapitulasi KIP, pasangan nomor urut 2 yaitu Andi Maulana dan Mujibul Rahman ditetapkan sebagai Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa Umuslim 2017-2018.

Muhammad Darwis- Syibran Malasyi no urut 1 meraup perolehan suara 390 sedangkan  kandidat nomor urut 2, Andi Maulana-Mujibul Rahman  meraup perolehan suara 713.

“Kami berharap  Presiden Mahasiswa dan Wakil Presiden Mahasiswa terpilih dapat menyalurkan aspirasi mahasiwa Umuslim dan dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya”, ungkap Ulfa aizura mahasiswa Prodi Hubungan Internasional Semester III.(Pusat Informasi dan Promosi Umuslim) 

LDK-Formada Umuslim Ikuti FSLDK Tingkat Daerah di Kutacane

Kampus Timur- Kamis (12/10) Lembaga Dakwah Kampus Forum Mahasiswa Dakwah (LDK Formada) melepaskan 7 peserta untuk mengikuti acara Forum Silaturrahim Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) Daerah Aceh yang ke XI di Universitas Gunung Leuser Kutacane selama tiga hari (13-15 Oktober).

Oki Iskandar, selaku Ketua Umum LDK Formada memyampaikan bahwa tujuan mengikuti acara ini adalah untuk memperkuat ukhuwah sesama  Aktivis Dakwah Kampus (ADK), juga memperdalam ilmu-ilmu bermanfaat yang nantinya akan dibawa ke kampus masing-masing sehingga kapasitas organisasi LDK seluruh Aceh menjadi organisasi internal kampus yang madani dan menjadi tauladan bagi organisasi-organisasi lainnya. Dalam acara tersebut, peserta akan mengikuti bagian-bagian diantaranya bidang AD/ART, Sekolah LDK, Kemuslimahan, Media dan Syi’ar.

Pada pembukaan acara tersebut juga akan di isi Seminar Nasional dengan narasumber yaitu Nasir Jamil,S.Ag (anggota DPR RI), drh. Irwandi Yusuf, M. Sc (Gubernur Aceh), dan Drs.Raidin Pinem,M.Ap (Bupati terpilih Kutacane).

Peserta-peserta yang akan mengikuti acara tersebut adalah Teuku Nikmat Siddqi (FIKOM), M. Daud (TEKNIK), Aswat (FKIP), Risnawati (PERTANIAN), Nurhaiyu (FKIP), Fitriana (FKIP), Siti Rahmatilah (FKIP). (Pusat Informasi dan Promosi-LDK Formada)

Debat Capresma dan Cawapresma Digelar di Umuslim

Kampus Timur, Senin (16/10) Komisi Independen Pemilihan Universitas Almuslim (KIP Umuslim) menggelar debat kandidat Capresma & Cawapresma Universitas Almuslim periode 2017 – 2018 di halaman kampus timur Universitas Almuslim Bireuen yang dimulai sekitar pukul 09.35 WIB.

“Kami dari KIP hanya menghimbau kepada kawan kawan pasangan calon ataupun tim sukses untuk tidak menganggap ini sebagai suatu perlombaan karena nanti akan terjadi konflik berkepanjangan” tutur Roby Sugara selaku ketua umum KIP Umuslim dalam pidato sambutannya.

“Dan kami beritahukan juga kepada paslon, tim sukses dan seluruh pihak yang ikut serta bahwa hari ini adalah terakhir masa kampanye, diharapkan nanti sore sudah bisa mengumpulkan spanduk atau atribut kampanye lainnya, insyaa Allah setelah masa tenang besok, lusa hari rabu 18 oktober 2017 akan kita adakan pemilihan” tutupnya.

Setelah diawali dengan pembukaan oleh Ir. Saiful Hurri , MSi selaku wakil rektor III Umuslim, acara debat pun dimulai. Setelah dipersilakan oleh moderator, masing masing paslon pun menjelaskan visi dan misinya.

“Visi kami paslon nomor urut 1 yaitu mewujudkan kampus madani, edukatif dan inovatif” tutur Muhammad Darwis selaku capresma nomor urut 1.

“Adapun misi kami yaitu mewujudkan PEMA Umuslim sebagai organisasi kemahasiswaan yang mampu menyalurkan aspirasi mahasiswa Umuslim, kemudian membangun hubungan yang harmonis dengan seluruh keluarga besar mahasiswa dan civitas akademika kampus, selanjutnya mengoptimalkan ekspresi minat dan bakat mahasiswa dengan mengedepankan nilai budaya dan intelektualitas, dan yang terakhir yaitu mengedepankan IMTAQ dan IPTEK sebagai landasan setiap kegiatan” tutur Syibran Malasyi sebagai cawapres nomor urut 1 melanjutkan pemaparan visi dan misi paslon nomor urut 1.

Dihadiri oleh perwakilan seluruh ormawa yang ada dibawah naungan Universitas Almuslim, acara berlangsung dengan tertib.

Setelah paslon capresma dan cawapresma nomor urut 1 Muhammad Darwis dan Syibran Malasyi memaparkan visi dan misi, moderator pun mempersilakan paslon nomor urut 2 untuk memaparkan visi dan misinya.

“Adapun visi kami yaitu mewujudkan pengembangan kegiatan mahasiswa di dalam ruang lingkup Universitas Almuslim, adapun untuk misi selanjutnya akan dipaparkan oleh calon ketua saya” tutur Mujibul Rahman selaku cawapresma nomor urut 2 dalam pemaparannya.

“Terimakasih saudara calon wakil saya, adapun misi kami yaitu meningkatkan jalinan dan kekompakan mahasiswa dalam menyampaikan aspirasi, kemudian merangkul mahasiswa untuk meningkatkan marwah mahasiswa di mata masyarakat, selanjutnya membangun kreativitas dan seni mahasiswa di ruang lingkup universitas dan yang terakhir membangun kembali budaya diskusi di kalangan mahasiswa” tutur Andi Maulana selaku capresma -nomor urut 2 melanjutkan pemaparan visi dan misi paslon nomor urut 2. (Pusat Informasi dan Promosi Umuslim-Pema)

 

Prodi Administrasi Niaga FISIP Umuslim Adakan Pendidikan dan Pelatihan

Bireuen, Kamis (28/09) Bertempat di ruang Seminar Optimum Coffee mahasiswa Prodi Administrasi Niaga FISIP Universitas Almuslim (Umuslim) mengadakan Pendidikan dan Pelatihan Statistical Product and Service Solution (SPSS) yang menghadirkan Muhammad Ichsan, SE., MSM selaku pemateri. Acara yang  diikuti tigapuluhan mahasiswa Semester VII serta dihadiri Wakil Dekan II FISIP Umuslim Denny Firmansyah, SE., MM, Ketua Prodi Administrasi Niaga Sulaiman, SE.I., MSM serta salah seorang dosen Al Azhar, SS., M.Sos.

Pendidikan dan Pelatihan yang lebih menekankan kemampuan mahasiswa dalam menggunakan Program SPSS sehingga memudahkan dalam penyelesaian penelitian yang bersifat kuantitatif (numeric) sehingga dalam penyelesaian skripsi mahasiswa akan lebih cepat dan mudah dalam mengatasi persoalan yang berhubungan dengan data-data yang bersifat angka.

"Kami merasa memperoleh alat yang sangat praktis yang membantu kami dalam menyelesaikan skripsi kami yang bersifat penelitian kuantitatif, apalagi materi pendidikan dan pelatihan disampaikan oleh orang yang tepat dan menguasai bidangnya", tegas Zulaifa sebagai mahasiswa semester VII Prodi Administrasi Niaga FISIP Umuslim. (al)