MUBES XII LDK FORMADA UMUSLIM

Kampus Timur, Kamis (25/08) bertempat di FKIP Umuslim acara pembukaan Musyawarah Besar XII Lembaga Dakwah Kampus Formada dibuka denga resmi oleh Wakil Rektor I Bidang Akademis Drs. Marwan Hamid, M.Pd.

Pada pesan di pembukaan Mubes berpesan;"LDK Formada yang merupakan motor penggerak untuk mengajak mahasiswa ke jalan Allah, maka tetaplah istiqamah sehingga apa yang menjadi cita-cita terwujud atas izinNya."

Apalagi kita ketahui bahwa LDK-Formada Umuslim  mendapat award dengan kategori LDK UNIVERSITAS SWASTA TERBAIK ketika  mengikuti FSLDKAD X yg dilaksanakan di Langsa, tepatnya di IAIN Zhawiyah Cot Kala. Mudah-mudahan prestasi ini terus berlanjut harap Wakil Rektor I Umuslim.

Mubes ini insya Allah akan berlangsung tiga hari ke depan, demikian keterangan panitia pelaksana Mubes XII LDK Formada Umuslim. (al)

PEMA dan MPM/DPM Resmi Dilantik Rektor Umuslim

Kampus Induk Umuslim,  Sabtu (20/08)  bertempat di Aula MA JangkaPemerintah Mahasiswa (PEMA), Majelis Permusyarawatan Mahasiswa (MPM), dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) periode 2016/2017 resmi dilantik. Acara yang diselenggarakan oleh Komisi Independen Pemilihan (KIP) dengan tema “Menyongsong hari esok dengan organisasi yang kuat, profesional, dan islami” .

Presiden mahasiswa, Nyak Reika mengatakan “Di tengah kondisi perpolitikan yang arahnya tidak menentu saat ini, kita mahasiswa dituntut untuk kritis, menjaga nama baik almamater menjadi harkat dan martabat kita sebagai mahasiswa.”

“Keberhasilan sebuah organisasi sangat bergantung bagaimana kita mengolah organisasi tersebut. Hilangkan sedikit egois dan membangun kekompakan dalam berorganisasi,” ungkap Ketua DPM, Faisal.

“Kegiatan kemahasiswaan patut diapresiasi, karena sangat membantu dalam mendongkrak akreditas kampus. Di samping itu juga mahasiswa harus bisa bersikap netral, apalagi menjelang musim Pilkada,” ujar Rektor Almuslim, Dr.H.  Amiruddin Idris, SE., M.Si dalam sambutannya. (al-hel)Foto -LPM-SA

Moska Umuslim Tahun Akademik 2016-2017 Digelar Hari Ini

Aula MA Jangka Kampus Induk, Selasa (23/08) bertempat di Aula MA Jangka Kampus Induk Universitas Almuslim Rektor  Dr.H. Amiruddin Idris, SE., M.Si membuka dengan resmi Masa Orientasi Studi Kampus Tahun Akademik 2016-2017. Pada dasarnya Rektor menekankan bagaimana melaksanakan sistem pendidikan yang baik, bukan hanya sekedar melihat dimana tempat belajarnya.

"Kami selalu tekankan bahwa lokasi kampus kita di kampung, akan tetapi kita tidak kampungan, kita dapat dan telah menembus tingkat prestasi nasional maupun internasional, sehingga mahasiswa yang masuk ke Umuslim harus bangga," demikian tegas Rektor Umuslim.

Di hadapan enam ratusan mahasiswa untuk gelombang pertama Moska, Rektor Umuslim menguraikan bagaimana kampus ini komitmennya terhadap kebersihan lingkungan, sistem perkuliahan dan kenyamanan dalam mengikuti proses belajar dan mengajar.

Pada kesempatan yang sama Presiden Mahasiswa Umuslim Nyak Raka menjelaskan; "Banggalah menjadi mahasiswa Umuslim karena jangan lihat lokasi dimana kalian belajar, tapi bagaimana cara belajar yang terpenting, sehingga apa yang akan diraih ke depannya lebih menjanjikan."

Acara pembukaan yang dihadiri jajaran Pengurus Yayasan, jajaran Rektorat, Ka.Biro, Kabag, jajaran Dekan, Ka Prodi, dosen, serta ormawa berlangsung begitu tertib dan dalam suasana penuh kekeluargaan. (al)

Penutupan Ramadhan Camp LDK-Formada Umuslim Dihadiri Syeikh Ahmad Taufiq Mahmod Alhaaj Falestiny

Kampus Induk Umuslim, Sabtu (11/06) Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) Aceh kembali hadirkan ulama dari Palestina ke Aceh. Kali ini, mereka mendatangkan Syeikh Ahmad Taufiq Mahmod Alhaaj Falestiny, ulama dari Gaza, Palestina. 

Kunjungan yang tak terlupakan adalah ketika Syeikh Ahmad Taufiq Mahmod hadir ke Umuslim bertepatan dengan penutupan Ramadhan Camp LDK-Formada.

Dalam sambutannya, Syeikh Ahmad Taufiq Mahmod menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Aceh yang selalu menyambut kedatangan tamu dari Palestina dengan baik. Syeikh Ahmad juga mengucapkan terima kasih kepada Universitas Almuslim yang memberikan kesempatan  untuk menyampaikan informasi kekinian tentang Palestina. 

Menurut Syeikh Ahmad, menyebarnya informasi tentang situasi Palestina ke Aceh dan Indonesia cukup memberi dampak positif bagi rakyat Palestina selama ini. Berkat informasi yang terus disiarkan, lanjutnya, sudah mendatangkan bantuan yang tak terhingga bagi rakyat Palestina sejak beberapa tahun terakhir.

Bantuan tersebut, ungkap Syeikh Ahmad, sudah diterima rakyat Palestina dan digunakan untuk membangun gedung-gedung sekolah, fasilitas air bersih, pengadaan ambulans dan sebagainya.

“Saat tsunami Aceh 2004, sebagian rakyat Palestina juga ikut membantu Aceh. Jadi, saya rasa ada hubungan yang kuat antara Aceh dengan Palestina dari dulu hingga saat ini,” sebut Syeikh Ahmad Taufiq. Pada pertemuan itu, Syeikh Ahmad juga menceritakan kondisi terkini di Gaza.

Kedatangan Syeikh Ahmad Taufiq Mahmod Alhaaj Falestiny disambut langsung oleh Wakil Rektor I Umuslim Drs. Marwan Hamid, M.Pd mewakili Rektor yang kebetulan bertugas keluar kota.

Para peserta Ramadhan Camp terlihat begitu terharu bertemu dengan ulama yang sengaja datang dari Palestina, jabat tangan dan peluk erat Syeikh Ahmad Taufiq membuat rasa ukhuwah yang begitu besar antara Aceh dan Palestina.(al)