Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa Universitas Almuslim Meriah

Hari ini Kamis (18/12) Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa Universitas Almuslim berjalan lancar dan meriah. Antusias mahasiswa untuk menyalurkan aspirasinya patut kita beri acungan jempol. Dengan keadaan cuaca yang begitu mendukung, matahari hanya tersembul sedikit, sementara udara sedikit sejuk, sesejuk hati para pemilih, KIP, dan  Capres dan Cawapres.
Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Mahasuiswa kali ini terbagi atas 5 TPS masing-masing:
1.    Kampus Induk 1 TPS
2.    Kampus Barat 1 TPS
3.    Kampus Timur 2 TPS
4.    Kampus B 1 TPS

Harapan civitas akademika Universitas Almuslim pemilihan kali ini dapat terlaksana dengan baik, seperti waktu sebelumnya. Apalagi pemilihan kali ini mengusung 5 pasang Capres dan Cawapres, sudah barang tentu begitu banyak pilihan yang bervariasai. Ini semua menggambarkan keberagaman dan kemajemukan, yang pada akhirnya kita sikapi dengan bijaksana. Dalam artian siapapun yang terpilih berarti sudah melalui mekanisme demokrasi yang benar.

Pilihan boleh beda, kalau pada akhirnya berbeda yang terpilih tapi itu bukan berarti pendukung yang tak terpilih akan merasa tidak memiliki Presiden dan Wakil Presiden yang terpilih nanti. Mari kita bergandeng tangan untuk membesarkan Universitas Almuslim. Jayalah kampus Universitas Almuslim tercinta, semoga Allah selalu memberikan yang terbaik. (al)

Diskusi Publik tentang Kepemimpinan oleh Lembaga Pers Mahasiswa Suara Almuslim (LPM SA)


Setiap individu adalah pemimpin seperti sabda Rasulullah yang diriwayatkan oleh Muslim :"Setiap kamu adalah pemimpin dan setiap kepemimpinan kamu akan dipertanggungjawabkan." Jika dikaitkan dengan tubuh, pemimpin adalah hati, otak atau kepala. Jika hati, otak, atau kepala tidak berfungsi sebagaimana mestinya maka seluruh anggota tubuh tidak akan berfungsi secara baik. Begitu juga dalam berorganisasi, pemimpin adalah nakhoda, pilot, atau pengemudi yang menggerakkan dan mengarahkan kendaraan yang dikendarainya. Juga merupakan contoh teladan serta motivator bagi orang-orang yang dipimpinnya.


Dengan begitu Lembaga Pers Suara Almuslim (11/12) mengadakan Diskusi Publik tentang Kepemimpinan. Adapun tema yang diketengahkan adalah: "Ciptakan Mahasiswa yang Memiliki Jiwa Leadership untuk Kejayaan Bangsa." Dengan harapan akan lahir mahasiswa yang akan menjadi pelopor baik di lingkungan kampus ataupun pada masyarakat kita pada umumnya. Harapan juga bahwa acara ini membawa implikasi yang positif sebagai jalan untuk mengarahkan kepada kepemimpinan yang lebih baik serta ideal, dengan pemateri yang begitu dikenal di kalangan mahasiswa Umuslim, yaitu : Ibu Dra.Zahara, M.Pd (Dekan Fkip Umuslim) serta Bapak Muhajir, S.Pd (Redaktur The Globe Journal).


Dalam dunia kemahasiswaan dan masyarakat kepemimpinan sangat berpengaruh terhadap kelangsungan organisasi baik pada level mahasiswa ataupun masyarakat. Professionalitas sangat dituntut dalam memimpin sehingga melahirkan sistem kepemimpinan yang menciptakan rasa keadilan bagi orang-orang yang dipimpin ataupun dalam komunitas di masyarakat. Pemimpin yang baik dapat mengarahkan bawahannya melaksanakan tugas sesuai dengan kebijakan yang telah ditetapkan, dan dapat memberikan 'pujian' ataupun 'koreksi" atas hasil yang dicapai oleh orang-orang yang dipimpinnya. Dengan harapan akan lahirnya pemimpin yang 'transformasional" dan 'kharismatik'. (al)

Debat Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Mahasiswa Universitas Almuslim 2014

Untuk menegakkan demokrasi di kalangan mahasiswa (15/12) diadakan Debat Capres dan Cawapres Mahasiswa 2014 menjelang Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Universitas Almuslim. Kegiatan ini diikuti 5 pasang Calon yaitu:
1.    Mutia Zuhra berpasangan dengan T.Nikmat Sidqi
2.    Jamaluddin berpasangan dengan Nyak Ikhsan.
3.    Alwinur Akbar berpasangan dengan Muhammad Raifan.
4.    Tarmizi berpasangan dengan Zainal Abidin.
5.    Hidayatullah berpasangan dengan Fauzan.

Yang lebih menggembirakan lagi seperti yang diungkapkan Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Bapak Ir.Saiful Huri, M.Si, pemilihan kali ini lebih banyak pasangan yang tampil. Teristimewa lagi tampilnya pasangan calon dari perempuan, yang belum pernah terjadi pada pemilihan sebelumnya.
Diharapkan dari kegiatan ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar berdemokrasi secara jujur, adil, dan yang terpenting bagaimana berdemokrasi yang santun. Sehingga bila terpilih nanti salah satu pasangan, itu membuktikan bahwa hasil dari proses yang baik dan benar. Dan kita berharap hal-hal yang mengarahkan mahasiswa ke sebuah tatanan yang lebih akan terus mendapat dukungan serta perhatian dari pihak Universitas. (al)

Diskusi Publik "Mengintegrasikan Pendidikan Anti Korupsi Di Kalangan Mahasiswa'

Diskusi Publik 'Mengintegrasikan Pendidikan Anti Korupsi Di Kalangan Mahasiswa' (9/12), terlaksana atas kerjasama: Kejari Bireuen, Polres Bireuen,  GaSAK, RATA, SkePA, BIMA, SeRAK, SIGMA, GRANAT, LPM-SA, FKMB, HMI, KP3A, GP-ANSOR, DEMA IAIA, PEMA ALMUSLIM. Mengajak mahasiswa turut aktif dalam penanggulangan korupsi, dengan jalan mempelajari langkah-langkah penanggulangan sejak dini. Bersikaf kritis, jujur, dan mengaplikasikannya dalam kehidupan mahasiswa. Sehingga benar-benar tercipta lingkungan kampus, pemerintahan, serta masyarakat yang bebas dari perbuatan korupsi. Generasi muda, apalagi mahasiswa sangatlah berperan untuk sebagai kontrol sosial masyarakat. Dengan melakukan gerakan dinamis dan santun, sehingga menjadi contoh dam teladan yang baik bagi lingkungan pemuda, mahasiswa serta masyarakat secara umum.

Acara diskusi publik ini diadakan di Aula MA Jangka Universitas Almuslim, diiringi dengan diskusi yang begitu menarik yang menambah wawasan peserta dalam menyikapi keadaan masyarakat hari ini dalam masalah korupsi. Dengan cara memulai dari diri masing-masing untuk bersikap anti korupsi dalam segala hal di dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. (al)