Dua Mahasiswa Umuslim Tiba di Nagoya Gakuin University Jepang

Matangglumpangdua-Bireuen, Rabu (12/09) Dua mahasiswa Universitas Al Muslim (Umuslim) Peusangan tiba diJepang, keberangkatan dua mahasiswa tersebut dalam rangka untuk mengikuti perkuliahan selama dua semester di Nagoya Gakuin University (NGU) , demikian disampaiakan  Rektor Umuslim Dr.H.Amiruddin Idris,SE.,MSi.

Menurut Rektor Umuslim H.Amiruddin Idris, kehadiran mereka di NGU jepang untuk  mengikuti perkuliahan sebagai tindak lanjut kerjasama pertukaran mahasiswa  Umuslim dengan Nagoya Gakuin University (NGU) Jepang. Ini merupakan tindak lanjut dari  MoU  yang telah ditandatangani pihaknya tiga tahun lalu.

MoU tersebut dari NGU ditandatangani Prof . Hisao Kibune President Nagoya Gakuin University (NGU), sedangkan Umuslim oleh Rektor Umuslim Dr.H.Amiruddin Idris.

Dr. H.Amiruddin Idris, SE.,MSi, program pengiriman mahasiswa ke Jepang, merupakan tahun kedua, setelah tahun pertama berjalan baik dan sukses. Mahasiswa  Umuslim baru saja  kembali, setelah menetap di Jepang selama satu tahun untuk.belajar di NGU selama dua semester.

Begitu juga dengan  dua mahasiswa Jepang yaitu Natsuko Saeki dan Kaito Fukugawa sudah kembali ke negaranya, setelah menempuh pendidikan di Umuslim selama dua semester, jelas Rektor Umuslim H.Amiruddin Idris.

Sekarang kita sedang menunggu kedatangan  dua  mahasiswa NGU Jepang yang akan tiba di Umuslim dalam beberapa hari mendatang. Alhamdulillah untuk tahun ini  mahasiswa kita sudah tiba di Jepang, mereka sudah mulai mengikuti tahapan proses perkuliahan bersama  sejumlah mahasiswa baik dari Jepang maupun manca negara yang kuliah di NGU jepang, jelas H.Amiruddin Idris.

Kedua mahasiswa yaitu Alfurqan dari FKIP  Prodi Bahasa inggris dan Bilal Faranov dari FISIP  Prodi Hubungan International (HI), mereka akan tinggal di Jepang selama satu tahun atau dua semester perkuliahan. (Humas-PIP Umuslim)

Rektor Umuslim Buka Moska Tahap I Tahun Akademik 2018-2019

Matangglumpangdua-Bireuen, Jum'at (31/08) Bertempat di Aula Academic Center Ampoen Chiek Peusangan yang dihadiri Jajaran Pembina serta pengurus  Yayasan Almuslim Peusangan, para Wakil Rektor, Ka. Biro, Kabag, Dekan, Ka.Prodi serta sivitas akademika Universitas Al Muslim (Umuslim) Rektor Dr.H. Amiruddin Idris, SE., M.Si membuka dengan resmi Masa Orientasi Studi Kampus (Moska) mahasiswa Umuslim tahun akademik 2018-2019.

Di hadapan lebih kurang lima ratusan mahasiswa baru Rektor menekankan pada acara Moska tidak ada yang bersifat perpeloncoan, melainkan semua mengarah pengenalan studi serta kampus secara lebih baik dan bermartabat. Ajak mahasiswa baru untuk mengetahui bagaimana proses belajar, mengajar, serta berorganisasi sehingga mereka kelak menjadi generasi yang mampu melalui tantangan zaman, serta tinggalkan perlakuan atau perbuatan perpeloncoan yang tidak memberikan dampak edukasi serta manfaat.

Andi Maulana selaku Presiden Mahasiswa Umuslim mengajak mahasiswa baru agar mengikuti semua prosedur yang ada di Umuslim, mengembangkan bakat, minat serta wawasan sehingga nantinya akan menjadi mahasiswa yang benar-benar mengetahui keadaan masyarakat dan dapat berpartisipasi dengan segala kemampuan yang ada. Kampus ini tempat semua ditempa menjadi yang terbaik, dan lebih banyak bermanfaat kepada negeri ini.

"Pada saaat sekarang ini berkuliah itu bukan terletak pada negeri atau swastanya akan tetapi lebih kepada kemampuan pengelolaan perguruan tinggi serta akreditasi yang diakui secara resmi oleh pemerintah, kami menjamin bahwa Umuslim salah satu Universitas swasta terbaik yang ada di Aceh," jelas Rektor Umuslim. (PIP Umuslim)

BNNK BIREUEN : MAHASISWA AL MUSLIM HARUS ANTI NARKOBA

Matangglumpangdua-Bireuen, Aula Academic Center Ampoen Chiek Peusangan, Ahad  (02/09), dalam rangka menggalakan Gerakan Bireuen Stop Narkoba, BNNK Bireuen bekali mahasiswa baru Universitas Al Muslim (Umuslim)  Peusangan dengan kuliah umum P4GN. kegiatan yang rutin digelar setiap tahun ajaran baru ini diikuti oleh 500 orang mahasiswa baru dari berbagai Fakultas Universitas Al Muslim Peusangan. Kedatangan Tim diterima langsung oleh Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan didampingi Kabag Kemahasiswaan bersama Ketua BEM Umuslim beserta jajarannya.

Kepala BNNK Bireuen, Saiful Fadhli, S.STP., M.Si. melalui tim Penyuluh Narkoba menyampaikan apresiasi kepada pihak Umuslim, karena telah Berkomitmen penuh serta aktif setiap tahunnya memfasilitasi mahasiswa baru untuk dibekali dengan informasi P4GN. Mengusung tema; "Membentuk pionir generasi baru yang berfikir kritis, kreatif, komunikatif kolaborasi serta menjadi intermediary actor demi Unviersitas Almuslim yang gemilang", Kegiatan ini diharapkan menjadi contoh positif untuk seluruh sivitas akademika di Kabupaten Bireuen agar secara berkelanjutan mempersiapkan generasi unggul yang bebas dari penyalahgunaan Narkoba, harapnya.

Tim Penyuluh juga mengajak seluruh peserta untuk aktif mengkampanyekan Gerakan Bireuen Stop Narkoba melalui media dan saluran saluran yang tersedia, baik secara langsung, tatap muka atau dengan pemanfaatan media online. Bila merujuk pada Data Prevalensi Penyalahgunaan Narkoba Tahun 2016, di tingkat pelajar dan mahasiswa mengalami kenaikan signifikan pada level coba pakai, ujarnya. Oleh karenaya BNNK Bireuen  mengajak seluruh civitas akademika universitas Al Muslim, untuk bersama sama melakukan pencegahan narkoba baik bagi diri sendiri dan keluarga, serta bersinergi dan berperan aktif bersama BNN dan stakeholder terkait menggalakan Gerakan Stop Narkoba di Kabupaten Bireuen, tambahya. (bnnkb-pip umuslim)

Umuslim Adakan Pembekalan KKM

AAC Ampoen Chiek Peusangan, Rabu (25/07) Universitas Al Muslim (Umuslim) untuk Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Tahun 2018 akan melaksanakan kegiatan pada semester pendek dan menempatkan mahasiswa di Kabupaten Bireuen.

Seperti yang  disampaikan Kepala Bapel KKM Drs.Syarkawi, M.Ed saat pembukaan pembekalan yang berlangsung di Auditorium Academic Center (AAC) Ampoen Chiek Peusangan.

Dalam laporannya beliau menyatakan bahwa sesuai permintaan masyarakat KKM semester pendek ini kita pilih dua kecamatan di Kabupaten Bireuen yaitu Kecamatan Samalanga dan Simpang Mamplam.

Menurut beliau; “Kita tempatkan sebanyak 214 orang untuk dua kecamatan di Kabupaten Bireuen, dengan rincian 100 laki-laki dan 114 perempuan".

“Kita coba dulu dua kecamatan nanti akan kita evaluasi lagi untuk penempatan peserta yang lebih banyak lagi,” sebut Syarkawi.

Acara pembukaan pembekalan  KKM semester pendek ini dibuka oleh Wakil Rektor I Umuslim Dr.H.Hambali, M.Pd, dan menurut beliau pesertanya akan  ditempatkan di desa mulai 6 Agustus sampai 13 September 2018

Pada arahannya  DR. Hambali menekankan bahwa KKM ini merupakan salah satu mata kuliah wajib yang harus diikuti mahasiswa dalam menyelesaikan studi pada perguruan tinggi. Harapan beliau agar selama di lokasi KKM mahasiswa dapat menjadi contoh dan teladan dengan mengikuti norma-norma yang berlaku di masyarakat. (PIP Umuslim)