Assesor BAN-PT Visitasi prodi Administrasi Niaga

Prodi Administrasi Niaga (Bisnis)   Fakultas Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan Bireuen kembali melakukan re-akreditasi (pengajuan kembali) keberadaan nilai akreditasi prodi tersebut.

Prodi Administrasi  Niaga (Bisnis) sebelumnya telah mendapatkan nilai akreditasi B berdasarkan SK nomor 257/SK/BAN-PT/Ak-XVI/S/XII/2013, maka sesuai ketentuan setelah masa berlakunya prodi tersebut harus mengusulkan kembali untuk mendapatkan nilai akreditasi yang lebih baik lagi.

Borang pengajuan kembali untuk penilaian prodi tersebut sudah di terima oleh BAN-PT, sekarang pihak BAN-PT telah mengutus dua orang assesor untuk penilaian lapangan (Visitasi) secara langsung berbagai hal, baik bidang akademik, manajemen,kemahasiswaan,alumni, dosen dan berbagai hal pendukung lainnya.

Assesor yang hadir untuk assesmen lapangan adalah Prof.Dr. Naili Farida dari Universitas Dipenogoro (Undip) Semarang dan didampinggi Dr.Drs.Urip Santoso,SE,Ak.,MM dari Universitas Parayangan Bandung.

Kehadiran tim assesor dari BAN-PT tersebut disambut  unsur pimpinan  Universitas Almuslim dan  jajaran Fakultas Sosial dan Politik (FISIP) di ruang rapat Ampon Chiek Peusangan kampus umuslim, Kamis (18/10/2018).

Saat pertemuan dengan tim assesor  Rektor Umuslim Dr.H.Amiruddin Idris,SE.,MSi menjelaskan sejarah perjalanan prodi tersebut sampai mendapatkan  nilai B (Baik) pada visitasi pertama sekali.

Untuk kedepan H.Amiruddin Idris mengharapkan kepada pakar bidang administrasi niaga (bisnis yang kebetulan hari ini hadir, kedepan  diluar konteks kedinasan tugas negara sebagai assesor BAN-PT,kita harapkan pada institusi perguruan tinggi tempat kerja mereka  dapat membimbing dan membina prodi tersebut menjadi prodi yang unggul, berkualitas dan alumninya mempunyai jiwa serta semangat enterpreneurship sesuai tuntutan zaman..

“ Kita doakan semoga penilaian visitasi akreditasi ini  dapat menghasilkan nilai yang terbaik bagi  prodi Administrasi Niaga(bisnis)” ungkap Rektor umuslim H.Amiruddin Idris yang diaminkan seluruh peserta rapat...(Humas)

 

 

 

 

Tiga mahasiswa umuslim wakili Aceh ke Peksiminas

peksiminas YogjaTiga mahasiswa Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan terpilih menjadi duta aceh dalam ajang Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) ke-14 yang di gelar di Yogyakarta  15-21 Oktober 2018. Keikutsertaan mahasiswa umuslim dalam ajang bergengsi bidang seni mahasiswa tingkat nasional, setelah mereka berhasil memperoleh juara pada seleksi tingkat daerah (Peksimida) di Banda Aceh beberapa waktu lalu. Ketiga mahasiswa tersebut adalah Cut Rianda Zuhra,mahasiswa prodi Teknik Informatika Fikom, Reza Nazarli mahasiswa dari prodi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Nafsul Muthmainnah dari prodi pendidikan Bahasa Inggris, ketiga mereka bergabung dengan puluhan peserta lain dari sejumlah perguruan Tinggi di Aceh. Untuk Peksiminas 2018  kali ini kontingen provinsi Aceh   mengikuti 16 Tangkai Lomba. Ajang seni tahunan nasional tingkat mahasiswa   itu sendiri diikuti 1008 peserta, yang berasal  dari bebagai perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta yang ada di 34 provinsi di Indonesia. Seremoni pembukaan Peksiminas 2018 berlangsung di Lapangan Pancasila UGM dengan cukup meriah ditandai  dengan pemukulan gong oleh Ketua Umum PP BPSMI Didin Wahidin, prosesi pembukaan dihadiri oleh seluruh kontingen peserta dan diliput oleh beberapa media,termasuk beberapa stasiun TV swasta.(Humas)

 

Rektor umuslim hadiri Bimtek Program Pengembangan Industri Benih Padi IPB 3S kerjasama Kemenristek Dikti-IPB Bogor

 

Rektor umuslim Dr.H.AmiruddinIdris,SE.,MSi bersama Dekan Fakultas Pertanian Umuslim Ir.T.M.Nur,MSi  menghadiri   Bimtek tentang keunggulan benih padi IPB 3S dan Teknologi IPB Prima Program Pengembangan Industri Benih Padi IPB 3S di sentra produksi padi, bagi petani di tiga kecamatan dalam kabupaten Bireuen kerjasama Kemenristek Dikti-IPB Bogor, berlangsung di desa Cot Puuk kecamatan Gandapura, Rabu (10/10/2018).

Bimtek sosialisasi benih padi tersebut disampaiakan Dr Ahmad Junaedi, wakil Dekan Fakultas Pertanian Bidang Sumberdaya dan Kerjasama dan Candra Budiman, SP, MSi, Dosen Dept. Agronomi dan Hortikultura Institut Pertanian  (IPB) Bogor.

Benih ini merupakan produk baru hasil penelitian IPB dengan Kemenristekdikti, dan sudah terbukti hasil panennya lebih dua bahkan bisa tiga kali lipat dari benih biasa, tahan terhadap beberapa hama penyakit dan  hasil produksinya  tinggi. “Apabila petani mau merawat dengan baik, umur 112 hari setelah tanam sudah bisa dipanen dengan hasil mencapai 11 ton per-hektar, produksi rata-rata 6-7 ton per-hektar,” jelasnya.

Kemudian Rektor Umuslim Dr.H.Amiruddin Idris dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa pihak kampus umuslim siap mengambil peran dan melibatkan diri dalam hal sosialisasi benih padi hasil penelitian akademisi IPB ini. 

Read more: Rektor umuslim hadiri Bimtek Program Pengembangan Industri Benih Padi IPB 3S kerjasama...

Subcategories