Untuk anda yang berminat penelitian atau kerjasama penelitian dengan Universitas di luar negeri

Penelitian adalah bagian yang tak terpisahkan dari 'Tri Dharma Perguruan Tinggi', untuk itu LPPM Umuslim mengajak anda semua baik dosen ataupun mahasiswa untuk paling tidak memulai. Apalagi banyak peluang kerjasama yang terbuka begitu banyak bagi kita di Umuslim untuk bermitra dengan Universitas di luar negeri.

 

"Bagi rekan-rekan dosen dan mahasiswa Umuslim yang tertarik dengan dunia penelitian, silahkan mengunjungi Mading LPPM yang berada di dinding dekat pintu keluar Kantor LPPM. Mading tersebut memuat informasi riset 2015, baik info riset di dalam negeri maupun riset di luar negeri termasuk riset kemitraan antara Universitas Almuslim atau Lembaga Kajian atau Penelitian di lingkup Umuslim dengan Universitas di Australia. Buruan rekan! Peluang diterima proposal riset kita cukup besar karena kita ada di Aceh dan riset tentang Aceh akan menarik untuk dijadikan perhatian Nasional maupun Internasional. Sudah saatnya Umuslim bermitra riset dengan Universitas di luar negeri." {al}

Dari Balik Pintu LPPM Universitas Almuslim Bireuen

Suasana pagi yang cerah dan awan sedikit  menggantung di atas langit, sambil meliput pelepasan kontingen UKM-Shorinji Kempo plus membawa Tim Teknis ‘Radio Almuslim’. Menyempatkan diri mengintip suasana di ruang LPPM, suasana kerja pagi hari (19/12) di LPPM, sehari setelah penyelenggaraan kegiatan ilmiah “Dialog, Diskusi, dan Sharing Penelitian” di Aula MA Jangka Umuslim (17/12). Kegiatan ilmiah yang menghadirkan pemateri, Dr. Brahmaputra Marjadi, MPH., Ph.D dari  University of Western Sydney, Australia.
Terlihat Pak Poncut (T.Cut Mahmud Azis, S.Fil.,MA) sebagai Sekretaris LPPM yang sedang menikmati secangkir kopi Gayo Le Parte dan mie pangsit, Pak Rokhmat Hidayat (Ketua Divisi Riset LPPM) yang duduk di depan komputer dengan jejeran batu gioknya di atas meja, dan Pak Rafli (Ketua Divisi Mutimedia LPPM) yang sedang mengetik sambil menikmati secangkir kopi hitam.

Mari mengenal sosok ketiga orang tersebut! Pak Rokhmat Hidayat, berasal dari Sumedang, Jawa Barat. Baru kembali dari Jakarta dan Bandung untuk mengikuti ‘Konferensi Internasional’ tentang energi terbarukan sebagai kelanjutan penandatanganan MoU antara Ketua LPPM Umuslim, Dr. Hambali dengan LIPI Bandung. Umuslim menjadi satu-satunya universitas di Aceh yang akan menjalin kerangka kerja tripartit, universitas, LIPI, dan Kemenristek.

Pak Rafli, dosen desain grafis yang lama menetap di Bandung. Pecinta Film Animasi yang baru saja terlibat dalam proses editing film Aceh yang berjudul "Beumeuceh" yang launching episode perdana pada awal Oktober 2014 lalu. Mimpi ke depannya ingin membuat sekolah animasi di Aceh. Adapun LPPM akronim dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat.

Sedangkan Pak Poncut, berasal dari Banda Aceh yang lama menetap di Yogya. Ia akan menerbitkan buku dan juga novel perjalanan hidupnya di Peusangan Aceh. Tapi judul novel masih dirahasiakan lho...Sebagai keluarga besar LPPM, kami memiliki motto act locally, impact globally,  Pak Poncut memberikan komentar.

Mengasyikkan juga berbincang dengan Pak Poncut dan Pak Rokhmat Hidayat, yang dapat kita selingi dengan Bahasa Inggris. Bukankah ini dapat ditularkan ke kolega lain di lingkungan Universitas Almuslim, sehingga hubungan dengan dunia Internasional akan terasa lebih mudah. bravo LPPM, bravo Universitas Almuslim. (al)
 

UKM-Shorinji Kempo Universitas Almuslim Mengikuti Kejuaraan Unsyiah Cup

Wakil Rektor III Universitas Almuslim (19/12) melepas kontingen UKM-Shorinji Kempo untuk mengikuti Kejuaraan di Unsyiah Cup Banda Aceh. Bapak Ir.Syaiful Huri, M.Si selaku Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan mewakili Rektor berpesan agar kontingen menjaga nama baik almamater serta menjunjung tinggi sportifitas. Kemenangan memang kita butuhkan dalam kejuaraan , akan tetapi di atas semua itu kita harus terapkan disiplin, dan saling mengahargai. 

Pada acara pelepasan dihadiri, pembina UKM-Shorinji Kempo Bapak Dr.Sujiman A.Musa , MA sebagai Wakil Rektor IV, Kabag Humas Zulkifli, S.Kom.,M.Kom, Kabag Kemahasiswaan Said Fajri, SH. Ketua kontingen berharap kepergian mereka mengikuti kejuaraan ini tidak menjadikan mereka tertinggal dan tidak mendapat perhatian dari pihak Universitas.

Kontingen yang terdiri dari 14 orang termasuk official, akan bertolak pada hari yang sama . Mereka terdiri dari atlit putra dan putri yang sudah siap dengan sepenuh hati untuk mengharumkan nama almamater mereka Universitas Almuslim di ajang kejuaraan Unsyiah Cup.  (al)

 

Subcategories