Bidan Harus Mandiri di Tengah-Tengah Masyarakat

Kampus Ampoen Chiek Peusangan, Sabtu (18/03) Diploma Kebidanan harus mampu mandiri dan bisa mengabdi dengan keahliannya di tengah-tengah masyarakat. Dengan keahlian yang dimiliki, bidan dapat membuka praktek, baik perorangan maupun kelompok.

Demikian menurut Rektor Umuslim, Dr. H.Amiruddin Idris, SE., M.Si dalam sambutannya pada prosesi pelantikan 85 lulusan Sarjana Diploma III Kebidanan Umuslim di Auditorium Academic Center (AAC) Ampon Chiek Peusangan, Kampus Umuslim.

“Lulusan yang dilantik ini, ilmunya sudah bisa dipraktekkan di masyarakat karena sudah lulus uji kompetensi dan berhak untuk mengurus  Surat Registrasi,” menurut Rektor.

Lanjutnya, seseorang yang sudah berprofesi sebagai bidan, harus dapat lebih mandiri dan mau membantu masyarakat yang membutuhkan tenaganya.

“Pekerjaan bidan di gampong-gampong sangat mulia, tentunya bekerja dengan ikhlas, santun serta mampu menolong warga miskin. Ini merupakan amal ibadah yang luar biasa,” urai Rektor lebih lanjut.

Kegiatan pengambilan sumpah 85 lulusan kebidanan ini dilanjutkan dengan pelantikan sebagai anggota Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Bireuen.

Prosesi pelantikan lulusan menjadi anggota Ikatan Bidan Indonesia (IBI) dilakukan Wakil Ketua IBI Provinsi Aceh, Ratna Ramlah. Harapannya, lulusan Kebidanan Umuslim agar dapat mengabdikan ilmunya di tengah-tengah masyarakat dan lebih mengedepankan keikhlasan dalam menolong sesama.

Direktur Diploma III Kebidaanan Umuslim, Nurhidayati, M.Ph dalam sambutan menyampaikan, lulusan yang dilantik hari ini merupakan lulusan Angkatan VII dan sudah lulus Uji Kompetensi.

Di samping itu sekitar 31 mahasiwa lagi belum lulus dan belum bisa dilantik. Mereka sedang dalam pembinaan ujian kompetensi bersama angkatan berikutnya.

“Sesuai  aturan saat ini, lulusan kebidanan yang boleh dilantik menjadi anggota IBI adalah lulusan yang sudah lulus uji kompetensi, sedangkan yang belum lulus tidak diperkenankan mengikuti  pelantikan,” jelasnya.

Pelantikan 85 lulusan Sarjana Diploma III Kebidanan Umuslim tersebut, turut dihadiri pengurus  Ikatan Bidan Indonesia Provinsi Aceh, jajaran Dinas Kesehatan Bireuen, kepala Puskesmas, Bidan Mitra Bireuen, Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe.(al-zul)

Wisuda Hari Pertama Orasi Ilmiah Oleh Prof. Dian Armanto, M.Pd., MA., M.Sc., Ph.D

AAC Ampoen Chiek Peusangan, Sabtu (7/1) Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan Bireuen menggelar rapat senat terbuka dalam rangka wisuda Sarjana dan Ahli Madya Angkatan XXVIII serta Sarjana Kependidikan Guru Dalam Jabatan (SKGJ)  di Auditorium Academic Center (AAC) Ampon Chiek Peusangan direncanakan selama dua hari, Sabtu dan Ahad (7-8/1)

Wisuda hari pertama  sebanyak 531 lulusan berasal  dari  Fakultas Pertanian, Fakultas Teknik, Fakultas Ilmu Komputer, Fakultas Ekonomi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dan Program Diploma III Kebidanan.

Rektor Umuslim, Dr. H. Amiruddin Idris, SE., M.Si, dalam pidatonya dalam rapat senat terbuka tersebut, mengharapkan kepada para wisudawan;" Agar dapat merubah paradigma lama ke paradigma baru. Dari keinginan dan imajinasi menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) ke paradigma enterpreneurship. Paradigma baru ini akan melahirkan generasi Aceh yang penuh semangat, pekerja keras, inovatif dan kreatif."

Menurut  Amiruddin Idris, selama ini banyak yang beranggapan, menjadi PNS adalah pilihan terbaik dapat menjamin masa depan dan sekaligus berstatus sosial tinggi. Mereka masih menganggap, PNS-lah yang menjadi lokomotif perubahan dan pembangunan, bukan pengusaha atau kalangan enterpreneur.

“Cara berpikir seperti ini salah. Justru yang membawa perubahan dan kemajuan daerah adalah kalangan entrepreneur,” ungkap Amiruddin.

“Umuslim banyak memiliki  alumni yang sukses yang bekerja di berbagai sektor atau bidang dan juga di lembaga pemerintah. Di mana pun saudara bekerja dan dalam bidang apapun, itu merupakan wujud partisipasi saudara dalam pembangunan,” jelasnya.

Acara wisuda hari pertama menghadirkan seorang tokoh pendidikan yang menyampaikan orasi ilmiah, yaitu Prof. Dian Armanto, M.Pd, MA., M.Sc., Ph.D (Koordinator Kopertis Wilayah I Sumut dan juga Guru Besar Unimed) .

Selain itu, juga turut menyampaikan sambutan yang mewakili Kordinator Kopertis Wilayah XIII Aceh Prof. Jamaluddin Idris,  M.Ed dan Ketua Pembina Yayasan Almuslim Peusangan yang juga anggota DPR RI, Drs. H. Anwar Idris.

Acara wisuda tersebut turut dihadiri Kepala Staf Korem (Kasrem) 011/Lilawangsa Letkol Inf Sofanudin, SIP,  Ir. Helvizar Ibrahim, M.Si (Staf Ahli Gubernur Aceh Bidang Keistimewaan Aceh dan SDM) yang mewakili Plt Gubernur Aceh, Mursyid, SP (Asisten I Setdakab Bireuen) yang mewakili Plt. Bupati Bireuen, para pejabat setempat dan undangan lainnya. (al)

 

PENGUMUMAN WISUDA

Subcategories