Universitas Almuslim - Universitas Almuslim

  • Umuslim laksanakan wisuda angkatan XXXI pada Desember 2018

     

    Peusangan-Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan  melaksanakan Wisuda Strata I (S-1) dan Diploma III, Semester Ganjil Tahun Akademik 2018/2019 Angkatan Ke – XXXI, yang akan dilaksanakan pada Hari Sabtu, tanggal 01 Desember 2018 dan Minggu, tanggal 2 Desember 2018,  bertempat di Auditorium Academic Centre (AAC) Ampon Chiek Peusangan kampus Umuslim.

    Pendaftaran wisuda dimulai tanggal 1-13 November 2018, Pembagian baju toga dilakukan pada hari Rabu tanggal 15 November 2018.

    Persyaratan untuk mengikuti wisuda  sebagai beriku: Telah mengikuti Yudisium Sarjana/Ahli Madya dengan batas terakhir tanggal 12 November 2018, membayar biaya wisuda dapat dilihat di lampiran pengumuman wisuda.

    Pendaftaran Wisuda secara online melalui: www.alumni.umuslim.ac.id dengan syarat: 

  • Umuslim lokasi Ukom Kebidanan metode CBT

    Universitas Almuslim ditunjuk sebagai salah satu  lokasi pelaksanaan ujian  kompetensi nasional (Ukom) DIII dan D IV Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan metode Computer Base Testing (CBT), berlangsung di laboratorium multimedia umuslim  tanggal 17-20 Juli 2020.

    Menurut Direktur Kebidanan umuslim  Nurhidayati, M.Ph Uji  Kompetensi Nasional Mahasiswa Tenaga Kesehatan  (Ukom) Kebidanan  tahun ini berbeda dengan beberapa tahun lalu, tahun ini ujian dengan metode Computer Base Testing (CBT), metode ini merupakan pertama sekali dilaksanakan di Aceh, diikuti 124 orang D III kebidanan dan 2 orang D IV Program Kebidanan, berjalan lancar dan sukses, jelas Nurhidayati, M.Ph.

    Menurutnya  ujian kmompetensi (Ukom) merupakan bagian dari proses evaluasi pembelajaran dan diatur dalam Permenristekdikti No 12 tahun 2016 dan bagi yang lulus akan diberikan Surat tanda Registrasi (STR) sebagai pengakuan kompetensi profesi.

    Adapun peserta uji Kompetensi Nasional yang ikut  terdiri dari lulusan  Kebidanan Universitas almuslim  47 orang, Akbid Munawarah 45 orang, Poltekkes Aceh Utara 25 orang, Universitas Ubudiyah 2 orang, Stikes Bumi Persada Lhokseumawe 1 orang,  STIKES Getsempena Lhoksukon 1 orang, STIKES Cut Nyak Dhien Langsa 2 orang, Poltekkes Kemenkes Aceh 1 orang.

    Sedangkan tim uji kompetensi  dan pengawas berasal dari pusat  Jasmiati, SST, M.Keb, dibantu sejumlah pengawas Lokal seperti Fatiyani, M.Kes, Siti Rahmah, M.Kes dan Anna Malia, M.Keb, Sarah Nadiya, SST, M.K.M, Minda Septiani, SST, M.K.M.  dengan Coordinator CBT Universitas Almuslim Ibu Dr.Ir. Sitti Zubaidah, S.Pt, S.Ag, MM, IPM, bagian  IT lokal Husni Abdullah, S.Kom dan Hermansyah, S.Kom serta Herrywati Tambunan, S.Tr.Keb dan Irwan Saputra., A.Md sebagai Administrasi Lokal,  rinci Nurhidayati, MPh

    Plt Rektor Universitas Almuslim Dr. Hambali, SE,  M.Pd pada kesempatan tersebut  mengucapkan terimakasih kepada pemerintah pusat atas dipilihnya umuslim sebagai lokasi pelaksanaan ujian kompetensi system CBT bagi lulusan kebidanan, kita harus dapat menjaga kepercayaan pemerintah pusat dengan melaksankan dan memberikan yang terbaik untuk kegiatan Uji  Kompetensi Nasional Mahasiswa Tenaga Kesehatan Program Kebidanan ini, ungkapnya.

    Ujian berlangsung di laboratorium multimedia umuslim, dengan  menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, peserta ujian  dan pengawas serta  pelaksana yang terlibat  lainnya di cek suhu saat masuk ruangan dan wajib menggunakan masker, sarung tangan, dan faceshield.

  • Umuslim lolos ke tingkat nasional Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI)

     

    Tim debat  mahasiswa universitas almuslim (umuslim) Peusangan lolos untuk mengikuti Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI) Tingkat Nasional Tahun 2020.

    Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI) adalah lomba debat tingkat nasional yang menggunakan Bahasa Indonesia yang  dilaksanakan  oleh Pusat Prestasi Nasional, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, bertujuan untuk mendorong terbangunnya pemikiran kritis dan inovatif mahasiswa serta membangun softskill mahasiswa dengan baik.

    Menurut pendamping dan pelatih  tim debat umuslim Ratna Walis,Spd, dan  Nafsul Mutmainnah, tampilnya tim umuslim  ke tingkat nasional, setelah lolos seleksi portfolio dan video berbagai prestasi  yang dinilai secara online oleh  Pusat Prestasi Nasional, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia sebagai penyelenggara kegiatan Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI) Tahun 2020.

    Hasil pengumuman tahap pertama dari sejumlah perguruan tinggi yang ikut,  dari Aceh hanya dua perguruan tinggi yang lolos, yaitu universitas almuslim (Umuslim) peusangan dan Unimal Aceh Utara, kedua tim universitas ini berhak  mewakili regional Aceh untuk bertanding ditingkat nasional pada bulan September 2020 yang tetap dilakukan melalui Virtual.

    Tim debat mahasiswa  Universitas Almuslim beranggotakan Muhammad Achdan Taris (Prodi Hubungan Internasional) sebagai pendebat satu, Raihan Hayati dari Prodi Pgsd pendebat dua, dan Ahsani Taqwin Prodi Hubungan Internasional  pendebat tiga.

    Sekarang kami sedang karantina untuk persiapan perlombaan tingkat nasional,  kami harapkan doa dari seluruh civitas akademika umuslim dan masyarakat aceh umumnya, semoga mereka bisa sukses di tingkat nasional, ungkap Ratna Walis didampingi Nafsul Mutmainnah.(HUMAS)


  • Umuslim miliki Rusunawa

    Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI, Selasa (18/2/2020) menyerahkan kunci bangunan rumah susun sederhana sewa (Rusunawa)  kepada Universitas Almuslim (Umuslim) Kabupaten Bireuen Provinsi Aceh yang telah rampung dibangun di Gampong (Desa) Paya Cut, Kecamatan Peusangan, Bireuen.

    Bangunan  berlantai tiga ini  dibiayai dengan dana APBN senilai Rp 18 milyar lebih, memiliki 48 kamar, 46 kamar untuk mahasiswa dan 2 kamar diperuntukkan untuk pengelola, setiap kamar, standar ditempati 4 orang. Fasilitas kamar dilengkapi tempat tidur, meja, lemari dan kamar mandi di dalam.

    Setelah diterima kunci rusunawa itu, selanjutnya diserahkan kepada Plt Rektor Umuslim yang didampingi Pengurus Yayasan Almuslim Peusangan, H. Yusri Abdullah.

    Pada acara yang berlangsung sederhana, Amiruddin Idris menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Republik Indonesia atas perhatiannya untuk Umuslim.
    “Alhamdulillah, pemerintah pusat telah menyahuti permohonan kita dengan merealisasi pembangunan rusunawa ini. Bangunan ini sangat berarti bagi Umuslim, karena merupakan kebutuhan,” sebut mantan Rektor Umuslim ini yang sudah menjabat sebagai Anggota DPR Aceh.

    Dengan adanya Rusunawa, timpal Amiruddin Idris, sangat membantu mahasiswa yang membutuhkan tempat tinggal murah, layak dan lokasi dekat dengan kampus.
    “Mahasiswa Umuslim 30 persen berasal dari luar Kabupaten Bireuen. Ada yang dari Aceh Utara, Bener Meriah, Aceh Tengah dan daerah lainnya,” jelas H.Amiruddin Idris.

    Lanjutnya, mulai sekarang Rusunawa sudah dapat ditempati oleh mahasiswa. Untuk biaya sewa sangat murah, karena bukan bisnis.
    “Mahasiswa hanya dibebankan membayar uang untuk operasional saja. Dan nanti Plt Rektor harus membuat standar biaya paling murah,”jelasnya.

    Amiruddin juga berharap, ke depan Rusunawa dapat digunakan sebagai tempat tinggal bagi guru dari luar Kabupaten Bireuen yang mengikuti Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) di Umuslim yang baru saja diperoleh izin dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

    Plt Rekror umuslim Dr.H.Hambali,SE.,MPd mengatakan tujuan hadirnya rusunawa ini sebagai tempat tinggal mahasiswa.
    Umuslim memprogramkan supaya mahasiswa baru selama setahun akan mengikuti program belajar bidang agama pada malam hari, tentunya ini akan memudahkan mahasiswa, ujar H.Hambali.

    Penyerahan kunci sebagai tanda sudah resmi dapat digunakan bangunan tersebut dilakukan oleh perwakilan Kementerian PUPR , Nasir, ST MT, yang merupakan PPK rumah susun dan rumah khusus SNVT penyediaan rumah provinsi Aceh,turut disaksikan Pengurus Yayasan Almuslim Peusangan,H.Amiruddin Idris (Anggota DPRA), Plt Rektor Umuslim, Dr Hambali MPd, dekan, dosen dan perangkat gampong.

  • Umuslim raih tiga terbaik PHBD tingkat nasional

    Universitas Almuslim melalui tim Program Hibah Bina Desa (PHBD) Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (Hima-PGSD) dinobatkan menjadi tiga terbaik secara nasional pelaksana kegiatan Program Hibah Bina Desa (PHBD) Tahun 2019.

    Menurut Fachrurazi selaku pembina team PHBD Hima-PGSD Umuslim, pengumuman tentang program ini disampaikan pada acara Seminar dan Ekspo Sewindu Program Hibah Bina Desa (PHBD) bersamaan seminar tentang Optimalisasi Peran Perguruan Tinggi dalam Memberdayakan Masyarakat Desa Menuju Indonesia Maju di Hotel Millenium Jakarta, (11/12/ 2019)

    Menurutnya program PHBD  merupakan program unggulan Direktorat Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, penobatan sebagai tiga terbaik ini tidak terlepas dari hasil visitasi dan evaluasi (Monev) dilaksanakan  Dirjen Belmawa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan beberapa waktu lalu.

    Sebagai informasi bahwa Untuk mendapatkan hibah ini, Universitas Almuslim melalui himpunan mahasiswa PGSD harus bersaing dengan 2.190 kelompok pengusul yang berasal dari  seluruh Perguruan Tinggi di Indonesia, setelah melewati tiga tahapan  baru ditetapkan  pelaksana kegiatan bersama 90 kelompok terpilih dari berbagai perguruan tinggi yang ada di Indonesia.

    Menurut Ka prodi PGSD Fachrurazi,MPd di dampinggi Dekan Fkip Drs. M.Taufiq,MPd, dari kegiatan PHBD ini sudah dihasilkan APP dan panduan penggunaannya yang bernilai jual, dengan kegiatan ini juga diharapkan pemuda desa Kuta Barat kecamatan Makmur kabupaten Bireuen yang menjadi lokasi Bina Desa  dapat menjadikan peluang terciptanya kegiatan ekonomi kreatif di desa tersebut.

    Pada kegiatan visitasi tersebut Universitas Almuslim ditunjuk sebagai tuan rumah untuk melaksanakan monev PHBD se Provinsi Aceh, dalam kegiatan monev tersebut  turut menjadi peserta dari  Unsyiah, UTU Meulaboh dan Universitas Almuslim. 

    Adapun Tim Monev beranggotakan Ir. Yannefri Bakhtiar, M.Si dari IPB, Drs  Agus Setiawa, M.Kom dari Politeknik Negeri Jakarta, dan Yusuf yang merupakan Staf Direktorat Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

    Bagi Universitas Almuslim dengan mendapatkan penghargaan ini melengkapi beberapa penghargaan yang diraihnya pada tahun 2019, karena  baru saja mendapat anugerah Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terbaik Aceh katagori Universitas, ditetapkannya prodi Pendidikan Guru Sekolah dasar (PGSD) sebagai prodi unggul, kemudian ditetapkannya dua orang dosen sebagai dosen berprestasi di lingkup LLDikti wilayah 13 Aceh.(HUMAS)

     

  • Umuslim seleksi peserta MTQM Nasional XVI

     

     

     

     

     

     

    Peusangan-Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan mengadakan seleksi peserta Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ)  mahasiswa Nasional XVI  yang dijadwalkan berlangsung pada bulan Juli di  Banda Aceh, sedangkan seleksi tingkat kampus Universitas Almuslim akan dilaksanakan 18 maret 2019.

    Menurut Rektor Umuslim Dr.H.Amiruddin Idris,SE.,MSi    agenda seleksi peserta MTQ merupakan  kegiatan dan   program rutin  kampus dalam upaya menjaring qari-qariah dari kalangan mahasiswa sekaligus menumbuhkan  budaya baca Alquran dan upaya pembentukan karakter yang islami dikalangan mahasiswa sesuai visi misi Universitas.

    Untuk menghadapi MTQ mahasiswa nasional ini kita  akan adakan  seleksi, harapannya  seleksi akan mendapatkan  qari-qariah  dari kalangan mahasiswa  yang mempunyai bakat dan kemampuan membaca Al quran yang baik dan bisa membawa nama harum Universitas Almuslim pada  Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) mahasiswa tingkat nasional, yang terpilih dalam seleksi  akan  di TC kan dengan mendatangkan pembimbing berpengalaman dari Hipqah Bireuen,jelas H.Amiruddin Idris.

    Ketua panitia seleksi Najmuddin,MA menyampaiakan bahwa seleksi dilaksanakan di Mushalla kampus Umuslim pada tanggal 18 maret 2019, tujuan seleksi untuk memilih para  qari-qariah yang akan mewakili umuslim ke tingkat nasional,  Training Center (TC) diadakan mulai tanggal 25 Maret s/d 25 Juli 2019, kepada mahasiswa yang berkeinginan ikut seleksi agar dapat mendaftar pada dosen agama dan prodi masing-masing, atau hubungi langsung panitia CP 085260398939  atau 085270909979 .

    Sebagai informasi MTQ Mahasiswa nasional digelar setiap dua tahun sekali, tuan rumah ditetapkan secara bergilir seluruh Indonesia,  tahun ini merupakan  MTQM Nasional yang ke 16  dan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh  sebagai tuan rumah, pelaksanaannya dimulai tanggal 28 juli s/d 4 agustus 2019.(HUMAS)

     

     

     

  • Umuslim tambah dosen bergelar S3, siapa dia

    Peusangan-Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan Bireuen kembali mendapat penambahan satu lagi  dosen yang bergelar Doktor (S3) yaitu DR. Ir. OK Hasnanda Syahputra, MP, IPM setelah menyelesaikan studinya pada Institut Pertanian Bogor (IPB).

    Rektor Universitas Almuslim (Umuslim) DR.H.Amiruddin Idris,SE.,MSi menyampaikan rasa syukurnya atas keberhasilan dosen bidang kehutanan ini menyelesaikan pendidikan strata tiga (S3) di IPB Bogor dan telah dilantik oleh Rektor IPB Dr.Arif Satria,SP.,MSi di Graha Widya Wisuda kampus IPB Bogor.

     “ Pak OK Hasnanda Syahputra,merupakan dosen tetap umuslim, sekarang menjabat sebagai kepala program studi (Ka Prodi) Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Almuslim” jelas H.Amiruddin Idris.

    Dengan kepulangan beliau telah menambah jumlah komposisi dosen bergelar Doktor (S3) di kampus ini, sekarang ada sekitar 63 orang yang sedang menempuh pendidikan S3  baik di dalam maupun luar negeri, mereka mendapat beasiswa dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, jelas Rektor Umuslim.

    Secara berangsur-angsur mereka akan pulang, diharapkan dapat memperkuat kelembagaan dan peningkatan kualitas akademik universitas almuslim  yang baru saja mendapat penghargaan dari LLDIKTI XIII Aceh sebagai salah satu universitas swasta terbaik di provinsi Aceh.

    Harapan kami semoga pak Hasnanda dapat  memberikan konstribusi yang maksimal demi kemajuan  Universitas Almuslim khususnya dan bidang kehutanan di Provinsi Aceh secara umum, papar H.Amiruddin Idris.

     DR. Ir. OK Hasnanda Syahputra, MP, IPM memperoleh gelar doktor (S3) pada Program Studi Ilmu Pengelolaan Hutan Institut Pertanian Bogor (IPB) setelah  mempertahankan disertasinya  berjudul: “Kelembagaan Pengelolaan Hutan Mangrove Berbasis Masyarakat: Kasus KPH wilayah 3 Provinsi Aceh” dibawah bimbingan Prof.DR.Ir Bramasto Nugroho,MS, Prof.DR.Ir Hariadi Kartodihardjo, MS dan Dr.Ir.Nyoto Santoso,MS

    Menurut Rektor Umuslim Dr.H. Amiruddin Idris,SE.,MSi kepulangan DR.Ir. OK Hasnanda Syahputra, MP, IPM ke kampus Universitas Almuslim sangat dinantikan karena beliau saat ini sedang membangun Hutan Pendidikan dengan konsep agroforestri, dimana kegiatan ini merupakan kerjasama dengan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Krueng Aceh. Hutan pendidikan tersebut dirancang selain sebagai laboratorium alam bagi mahasiswa juga sebagai pengelolaan hutan dalam skala kecil, hutan penelitian, kedaulatan pangan dan energi.

    DR.Ir. OK Hasnanda Syahputra, MP, IPM  Lahir di  Aceh Timur, 23 Oktober 1967, latar belakang pendidikannya S1 pada STI Kehutanan Jurusan Manajemen Hutan di Banda Aceh, Pasca Sarjana Pertanian Unsyiah Program Studi Konservasi Sumberdaya Lahan di Banda Aceh dan program Doktor (S3)Pasca Sarjana IPB Program Studi Ilmu Pengelolaan Hutan, di Institut Pertanian Bogor (IPB).

    Sebelum mengabdikan dirinya sebagai dosen di Universitas Almuslim, OK Hasnanda Syahputra pernah bekerja sebagai karyawan pada  Pembangunan Hutan Tanaman Industri (HTI) di Aceh Besar,   Kasie penanaman Hak Pengusahaan Hutan (HPH) PT. Aceh Inti Timber Co. Ltd di Aceh Barat, selain itu juga pernah bekerja pada Badan rehabilitasi dan rekontruksi (BRR) NAD-NIAS pada posisi Asisten pengembangan bidang ekonomi untuk wilayah kerja Kota Langsa dan Kabupaten Aceh Tamiang.

    Juga aktip pada organisasi profesi Persatuan Insinyur Indonesia (PII) BKTHut Provinsi Aceh, dan Jejaring ahli perubahan iklim dan kehutanan Indonesia (APIK) dan Forum pimpinan perguruan tinggi kehutanan (FOReTIKA).(HUMAS)

     

     

     

     

     

  • Umuslim tambah empat Doktor (S3)

     

     Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan  tahun ini  menambah sejumlah dosen  bergelar Doktor (S3), setelah dalam waktu yang  bersamaan bulan ini empat orang dosennya  berhasil menyelesaikan pendidikan program doktor (S3) dari berbagai Uinversitas di Indonesia.

    Adapun ke empat dosen tersebut Dr. Rahmi Novalita, S.Pd,.M.Pd,  kelahiran  11 Nopember 1986, dosen tetap program studi pendidikan geografi  Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Fkip umuslim, menyelesaikan S3 di  prodi ilmu pendidikan Orientasi pendidikan IPS Universitas Negeri Padang.

    Kedua Dr.Abdul Malik,S.Si,MSc,  kelahiran 30 oktober 1972, lulusan magister(S2) di UTM Malaysia, program Doktoral (S3) diselesaikan di prodi ilmu kimia fakultas MIPA Universitas Sumatera Utara (USU) Medan dengan konsentrasi bidang Kimia, tercatat sebagai dosen tetap Universitas Almuslim.

    Selanjutnya Dr.Sri Wahyuni,S.E,M.Si,  lahir 26 desember 1976, pendidikan S1 dan S2 diselesaikan di Unsyiah Banda Aceh, program Doktor (S3) di fakultas ekonomi Universitas Andalas Padang, sekarang menjabat ketua prodi Pendidikan Ekonomi Fkip universitas almuslim.

    Kemudian Dr.Ir.Saiful Hurri,MSi, lahir 31 desember 1957, saat ini menjabat wakil rektor III bidang kemahasiswaan dan alumni Universitas Almuslim, pendidikannya mulai sarjana sampai program doktor (S3) diselesaikannya di Unsyiah Banda Aceh, Saiful Hurri merupakan dosen negeri (DPK) Lldikti XIII Aceh ditempatkan di universitas almuslim, menyelesaikan program doktor pada fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh.. 

    Menurut wakil rektor bidang akademik Dr.H.Hambali,SE.,MPd dengan berhasilnya beberapa dosen menyelesaikan program doktor (S3) sudah menambah Sumber Daya Manusia (SDM) tenaga pengajar yang berkompeten di bidangnya. Keberhasilan ini merupakan bagian dari program  peningkatan dan penguatan sumber daya dosen dalam upaya peningkatan mutu lulusan umuslim di masa yang akan datang.

    Dengan selesainya sejumlah dosen menyelesaikan program doktor akan memperkuat SDM sejumlah prodi yang sekarang rata-rata prodi terakreditasi dengan nilai B (Baik), bahkan ada yang sudah mendapat nilai A (sangat baik) . Sekarang ada sekitar 12 orang lagi  dosen tetap universitas almuslim sedang menunggu sidang disertasi program doktor dari berbagai universitas baik dalam maupun luar negeri, tambah H.Hambali.(HUMAS)

  • Umuslim telah lahirkan dua pemikiran besar untuk bangsa

    >Peusangan-Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan telah melahirkan pemikiran besar untuk bangsa, demikian cuplikan pidato Rektor Universitas Almuslim Dr.H.Amiruddin Idris, SE.,MSi saat  sidang senat terbuka Wisuda sarjana dan ahli madya angkatan XXXI, Prosesi wisuda turut disiarkan langsung melalui Radio Suara Almuslim pada gelombang 90.9 FM dan Live streaminng Youtube  Channel Universitas Almuslim berlangsung di Auditorium Academik Center (AAC) Ampon Chiek Peusangan kampus Umuslim, Sabtu (1/11/2018).

    Menurut H.Amiruddin Idris karya besar tersebut pertama dicetuskan oleh tokoh ulama Aceh pada tahun 1939,  saat lembaga pendidikan di Peusangan ini masih bernama Jamiatul Muslim  menjadi tuan rumah pertemuan para tokoh ulama di Aceh membentuk organisasi PUSA (Persatuan Ulama Seluruh Aceh) sehingga melahirkan pemikiran bagi lahirnya sebuah organiasasai yang merupakan cikal bakal Majelis Ulama Indonesia atau MPU di Aceh.

    Pemikiran besar kedua, pada tahun 2018 ini, yaitu berhasilnya Civitas  Akademika  Universitas Almuslim  merintis dan  melahirkan kembali pemikiran yang sangat bersejarah, yaitu  terjalinnya konektivitas kerjasama antara Indonesia melalui Aceh dengan India yang telah terputus berabad-abad lamanya. Dimana pemikiran dan gagasan terwujudnya pengembangan kerjasama ekonomi dan konektivitas antara Aceh dan Kepulauan Andaman dan Nicobar di India, ditelurkan dari Kampus yang berada di kampung ini. Pemikiran yang  dimulai dengan  dilaksanakan seminar tahun 2016 yang turut dihadiri Konsulat  India yang berkedudukan di Medan 

    Menurut Rektor Umuslim Dr.H.Amiruddin Idris,SE.,MSi  terwujudnya konektivitas dan kerjasama ekonomi hasil seminar tersebut, pihaknya bersama Rektor Universitas Malikussaleh, Prof. Apridar  baru saja kembali  dari Kepulauan Andaman dan Nicobar dan Chennai di India. Kehadiran kedua pimpinan Perguruan Tinggi di Aceh ini ke pulau di India tersebut, atas undangan Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (BPPK Kemlu RI), untuk mencari peluang pengembangan kerjasama ekonomi dan konektivitas antara Aceh dan Kepulauan Andaman dan Nicobar di India.

    " Patut kita berbangga bahwa kerjasama ini lahir dari sumbangsih pemikiran Universitas Almuslim" ungkap Rektor Universitas Almuslim H.Amiruddin Idris, SE,MSi dihadapan Staf Ahli Gubernur Aceh  Bidang Keistimewaan,SDM dan Kerjasama, Dr.Iskandar AP.,S.Sos.,M.Si, Bupati dan orang tua/wali wisudawan.

    Berarti dalam sejarah kampus yang berada di kampung tepatnya  di sebuah  kota kecamatan,  telah berhasil melahirkan  pemikiran besar yang sangat berguna bagi bangsa dan Negara, jelas H Amiruddin Idris dihadapan unsur Forkopimda , tokoh masyarakat dan orang tua/wali wisudawan dan undangan lainnya. (HUMAS)

    .

     

     

  • Universitas Almuslim peroleh izin dari Kemendikbud selenggarakan program PPG

     Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan dalam waktu dekat akan melaksanakan program  Pendidikan Profesi Guru (PPG), hal tersebut setelah Universitas swasta terbaik aceh dua kali berturut-turut  mendapat izin dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia.

    Surat Keputusan (SK) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia tentang Izin Pembukaan Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) pada Universitas Almuslim bernomor: 97/M/2020 tersebut diserahkan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah 13 Aceh Prof. Dr. Faisal, S.H., M.Hum. kepada Plt. Rektor Universitas Almuslim Dr. Hambali, M.Pd, didampingi Wakil Ketua Yayasan Almuslim .PeusanganDr.Amiruddin Idris, S.E., M.Si, Selasa (11/2)

    Dengan diberikan izin kepada Universitas Almuslim untuk menyelenggarakan program PPG, maka di Provinsi aceh baru dua perguruan tinggi yang sudah mendapatkan izin penyelenggaraan, yaitu Universitas Syiah Kuala Banda Aceh dan Universitas Almuslim Peusangan Bireuen.
    Berdasarkan SK tersebut universitas almuslim diizinkan untuk menyelenggarakan Pendidikan Profesi Guru (PPG) untuk tiga bidang studi, ketiga bidang studi tersebut  Matematika, Biologi dan Guru Sekolah Dasar, selain itu  Universitas Almuslim juga  diizinkan untuk menyelenggarakan PPG Prajabatan dan PPG dalam Jabatan.

    Pada saat prosesi penyerahan SK tersebut  Kepala LLDikti Wilayah 13 Aceh Prof. Dr. Faisal, S.H., M.Hum mengucapkan selamat kepada Universitas Almuslim yang telah dipercaya oleh pemerintah untuk menyelenggarakan PPG, ianya  berharap kepercayaan tersebut dapat dijalankan  dengan baik melalui pelaksanaan PPG yang bermutu.

    Lebih lanjut, Kepala LLDikti Wilayah 13 Aceh juga mengharapkan agar Pelaksanaan PPG di Universitas Almuslim tidak hanya fokus pada akademik semata, tetapi juga pada pembentukan karakter guru sehingga dapat berimplikasi pada pembentukan karakter peserta didik nantinya.
    Pada kesempatan tersebut Dr. Amiruddin Idris, S.E., M.Si, mewakili  Yayasan Almuslim Peusangan mengucapkan rasa syukur atas diberikannya izin penyelenggaraan PPG di Universitas Almuslim, upaya melahirkan program ini merupakan suatu perjuangan yang cukup lama dan melelahkan, ujar H.Amiruddin Idris yang sekarang telah menjadi anggota DPRA.

    “Alhamdulillah hari ini telah kita terima SK  dan  menjadi momentum dalam upaya membantu pemerintah untuk menghasilkan guru yang profesional, sehingga dapat meningkatkan kualitas pendidikan kedepan sesuai harapan Undang-undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang guru dan dosen, Umuslim satu-satunya PTS di Aceh yang mendapat izin,” ujar  H.Amiruddin Idris.

    Menurut H.Amiruddin Idris,  PPG merupakan layanan pendidikan profesi yang diselenggarakan bagi lulusan perguruan tinggi yang ingin menjadi guru profesional dan bagi guru yang ingin memperoleh sertifikat pendidik profesional. Lahirnya program PPG di Universitas Almuslim dapat membantu pemerintah dalam menjalankan Undang-undang tersebut mengamanatkan kompetensi, sertifikat pendidik, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional, selain itu tentunya akan sangat membantu masyarakat khususnya lulusan keguruan daerah ini untuk tidak perlu jauh-jauh untuk melanjutkan pendidikan PPG, ungkap H.Amiruddin Idris.

    Acara penyerahan SK tersebut berlangsung di Kantor LLDikti Wilayah 13 Aceh turut dihadiri Sekretaris, Pejabat Eselon III dan Eselon IV dalam lingkup LLDikti Wilayah 13 Aceh, Perwakilan Pengurus Yayasan Almuslim Peusangan, Dekan FKIP dan Ketua PPG Universitas Almuslim.(HUMAS)



     

     

  • Universitas Almuslim wisuda 538 lulusan

     

    Peusangan-Sebanyak 538 lulusan Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan diwisuda, dari 538 lulusan sebanyak 33 lulusan meraih nilai Cumlaude, Prosesi wisuda  angkatan  XXXI berlangsung  di Auditorium Academik Center (AAC) Ampon Chiek Peusangan, Sabtu (1/12/2018).

    Wakil Rektor I Bidang Akademik Dr .H. Hambali, SE., MPd dalam laporannya menyebutkan, mereka yang diwisuda pada hari pertama  berjumlah 538 orang terdiri atas Fakultas Pertanian 114 orang, Fakultas Teknik 52 orang, Fakultas Ilmu Komputer 169 orang,  Fakultas Ekonomi 81 orang kemudian Fakultas Ilmu Sosial dan Politik 114 orang.

    Rektor Umuslim, Dr H Amiruddin Idris SE.,M.Si dalam sambutannya menyebutkan,  dengan jumlah lulusan yang diwisuda hari ini, maka jumlah kumulatif  lulusan Umuslim sampai angkatan  XXXI Tahun Akademik 2018/2019 berjumlah 24.117 alumni. Wisudawan yang lulus hari ini bagian dari mahasiswa Umuslim yang menempuh studi di 6 fakultas, tercatat berjumlah 7.220 mahasiswa aktif,” jelas  Rektor Universitas Almuslim.

    Menurut  H.Amiruddin Idris, pihaknya terus berbuat dan mengabdi untuk membesarkan Universitas milik masyarakat ini, Kita terus berusaha agar kampus yang berada di kota kecamatan ini dapat memberikan  kontribusi yang besar  bagi kemajuan bangsa, baik di bidang pertanian, peternakan, perikanan maupun sosial humaniora, papar Doktor bidang manajemen ini.

    “Baru saja kami pimpinan Universitas Almuslim bersama Rektor Unimal, Prof Afridar  kembali dari Kepulauan Andaman, Nicobar dan Chennai India atas undangan BPPK Kementerian Luar Negeri RI untuk mencari peluang pengembangan kerjasama ekonomi dan konektivitas antara Aceh dan Kepulauan Andaman dan Nicobar,” jelas H.Amiruddin Idris dihadapan para pejabat  dan wisudawan.

    Bupati Bireuen, H Saifannur S.Sos pada acara wisuda itu berpesan agar para wisudawan menjadi berkat bagi bangsa dan menjalin hubungan baik dengan almamater.

    “Saya berharap wisudawan dapat meningkatkan keterampilan, menambah wawasan yang luas yang dibutuhkan, sehingga dapat bekerja secara mandiri dan bermanfaat bagi kemajuan masyarakat, jadikan bekal ilmu yang dimiliki sebagai pengabdian untuk ikut membangun bangsa,” ungkap alumni Universitas Almuslim ini blak-blakan.

    Ketua Pembina Yayasan Almuslim Peusangan Drs.H.Anwar Idris yang juga Anggota DPR-RI komisi X, pada kesempatan tersebut menyampaikan berbagai hal berkaitan proses perjalanan yayasan dan berbagai kemajuan yang telah dicapai Universitas sampai saat ini, terutama bantuan beasiswa bidik misi dan pembangunan sarana prasarana.

    Selain itu juga turut menyampaiakan sambutan  Gubernur Aceh Ir Nova Iriansyah yang diwakili Staf Ahli Bidang Keistimewaan,SDM dan Kerjasama, Dr.Iskandar AP.,S.Sos.,M.Si, yang membacakan pidato Plt Gubernur Aceh, menurutnya pendidikan adalah wahana mendapatkan sumber daya manusia yang kompetitif, kreatif dan berdaya juang tinggi serta cara terbaik untuk menekan angka kemiskinan dalam jangka panjang. Program Aceh carong menekankan kepada prestasi Aceh di tingkat nasional melalui fasilitas, kualitas guru dan peningkatan sistem.

    “Pihaknya memuji perkembangan Universitas Almuslim, dari tahun ke tahun perkembangan Universitas Almuslim cukup pesat, ini menunjukkan bahwa Umuslim dipimpin oleh orang-orang yang hebat, dengan hati dan tangannya yang bersih, sehingga Umuslim berproses dengan sebenarnya, sehingga  cukup bisa kita andalkan dalam pembangunan  SDM di daerah ini” Ujar Staf Ahli Bidang Keistimewaan,SDM dan Kerjasama Gubernur Aceh, Dr.Iskandar AP.,S.Sos.,M.Si.

    Para lulusan harus bergerak cepat untuk segera berproses dalam masyarakat, para lulusan harus menjadi kilauan emas di masyarakat, jadilah  bintang walaupun tidak lagi berada di kampus. Universitas Almuslim walaupun berada di kampung tetapi harus menjadi cahaya pendidikan di Aceh, karena sejarah masa Ampon Chiek Peusangan telah mencatat, bahwa dari negeri Peusangan inilah  kebersamaan dan keharmonisan  ulama dan umara dalam membangun pendidikan muncul.

    Prosesi wisuda turut disiarkan langsung melalui Radio Suara Almuslim pada gelombang 90.9 FM dan Live streaminng Youtube  Channel Universitas Almuslim berlangsung khidmat dan meriah, dihadiri unsur Forkopimda , tokoh masyarakat dan orang tua/wali wisudawan.(HUMAS)

     

     

     

     

     

  • Utusan Flinders University, Adelaide Australia kunjungi Universitas Almuslim

    Peusangan-Ms. Odile Ruijs yang menjabat sebagai Manager International Engagement  Flinders University, Adelaide Australia melakukan kunjungan silaturahmi ke Universitas Almuslim Peusangan, Kamis (21/2/ 2019)

    Kunjungan perwakilan dari salah satu universitas di Australia ini disambut oleh Kepala  Kantor Urusan Internasional (KUI) Universitas Almuslim Nurdin Abdul Rahman, sekretaris KUI dan beberapa dekan fakultas di ruang rapat Ampon Chiek peusangan kampus Umuslim.

    Menurut Nurdin Abdul Rahman tujuan kedatangan perwakilan dari  Flinders University Australia ini, untuk melakukan silaturahmi dan  sosialisasi  tentang kuliah di Australia serta peluang untuk mendapatkan beasiswa pemerintah Australia khususnya di  Flinder University Adelaide.

    Dalam kunjungan silaturahminya ke kampus yang baru saja dinobatkan sebagai PTS terbaik di Aceh ini, utusan dari negara kangguru ini mengadakan pertemuan secara khusus dengan Rektor Universitas Almuslim Dr.H.Amiruddin Idris,SE.,MSi dan beberapa Dekan fakultas.

    Saat pertemuan dengan perwakilan perguruan tinggi dari Australia tersebut, Rektor Umuslim Dr.H.Amiruddin Idris,SE.,MSi mengucapkan terimakasih atas kehadirannya di kampus yang berada dikampung yang jauh dari pusat pemerintahan.

    Pihaknya sangat mendukung program  sosialisasi  beasiswa dan Fellowship Internasional dari Pemerintah Australia seperti yang disampaikan perwakilan Kangguru International Education Service (KIES-Aceh) dan Flinders University Australia, harapannya  nanti  ada alumni, dosen, staf, ataupun  mahasiswa  Umuslim yang lulus untuk mengikuti kegiatan ini dan dapat  meraih beasiswa dari Pemerintah Australia, harap H.Amiruddin Idris.

    Kita akan terus berusaha untuk melakukan negosiasi dengan berbagai pihak khususnya di Universitas Flinders Australia, agar alumni, mahasiswa ataupun dosen umuslim yang akan melanjutkan studi di negeri yang ber ibukota Canberra ini mendapat berbagai kemudahan beasiswa baik jenjang S2 dan S3 papar H.Amiruddin Idris.(HUMAS)