Universitas Almuslim - Universitas Almuslim

  • DOSEN UMUSLIM BERI KULIAH DI MALAYSIA

      

    Peusangan-Dosen Universitas Almuslim Peusangan Bireuen, Hakim Muttaqim,B.Soc.Sc.,M.Ec.Dev di undang secara khusus menjadi dosen tamu  di Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia.

    Kehadiran dosen fakultas ekonomi umuslim ke negeri jiran tersebut, memenuhi  undangan Fakulti Pengurusan Hotel dan Pelancongan, Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia Puncak Alam, Selangor Malaysia.

    Hakim Muttaqim  memberikan materi kuliah kepada mahasiswa UiTM tentang peningkatan ekonomi dan wisata halal, kegiatannya berlangsung di kampus utama UiTM Puncak Alam, Selangor Malaysia,pada  Selasa dan Rabu (19-20 /3). 

    Selain Hakim Muttaqim dalam perkuliahan  tersebut juga ikut Dr. Mohd Raziff Jamaluddin selaku Timbalan Dekan bidang riset dan jaringan UiTM.

    Dalam pertemuan tersebut dosen Malaysia ini menyatakan bahwa UiTM sangat senang dengan adanya kolaborasi dalam pengembangan kedua intitusi ini, kedepannya akan di fokuskan kerjasama riset dan publikasi.

    Di sela-sela kegiatan memberi kuliah Dekan FE Universitas Almuslim,  juga menjajaki kerja sama dengan Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia..

    Apalagi  Universitas Almuslim yang telah dinobatkan sebagai PTS katagori Universitas terbaik di Aceh, terus membuka diri bekerjasama dengan mengirimkan dosen dan mahasiswanya kebeberapa perguruan tinggi di luar negeri, jelas Hakim Muttaqim.

    Sementara itu,penyelidik UiTM,Prof Madya Dr. Mohd Hafiz Hanafiah menyambut baik rintisan kerjasama ini, menurutnya  ini akan memperkuat jaringan yang baik dengan kampus di Indonesia khususnya bidang kolaborasi riset dan publikasi International dengan dosen Universitas Almuslim Bireuen di masa depan.(HUMAS)

     

     

  • Dosen Umuslim di undang ke Kepulauan Riau.

     

    Peusangan-Salah seorang dosen prodi Peternakan fakultas pertanian Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan kabupaten Bireuen provinsi Aceh  drh Zulfikar, MSi, hadir ke Provinsi Riau untuk menjadi pemateri pada kegiatan yang dilaksanakan Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Karimun kepulauan Riau.

    Hadirnya drh.Zulfikar,MSi dosen program studi Peternakan Universitas Almuslim di kabupaten yang mempunyai Motto " Azam di pasak, Amanah di tegak"  ini  memenuhi undangan  dari Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Karimun kepulauan Riau, sebagai  pemateri pada pelatihan bidang peternakan dan kesehatan hewan  yang digelar di Hotel Gembira Tanjung Batu pulau Tanjung Baru Karimun pada tanggal 24-27/3.

    Di undangannya dosen Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan tersebut untuk memberikan pelatihan kepada 50 peserta  yang  terdiri dari peternak dan petugas kesehatan hewan di Wilayah kerja Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Karimun Kepulauan Riau selama tiga hari. 

    Menurut informasi dari Drh Zulfikar,MSi, dirinya diminta untuk memberikan materi tentang teknis pencegahan penyakit dan manajemen pemeliharaan hewan besar dan kecil, selain dirinya sebagai narasumber yang berasal dari kampus,  juga hadir drh. Topan dari Dinas Peternakan Provinsi Aceh didampingin drh. Syauqi Kepala Bidang Peternakan dan kesehatan hewam Dinas Pangan dan Pertanian kabupaten Karimun Kepulauan Riau, ujar kandidat  doktor bidang pengelolaan sumberdaya dan lingkungan  Universitas Sumatera Utara (USU) Medan.(HUMAS)

     

     

  • Dosen Umuslim Perkenalkan Teknologi IoT kepada petani Tambak



    Dosen Fakultas Ilmu Komputer Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan Kabupaten Bireuen, melakukan pengabdian masyarakat dengan program memperkenalkan teknologi otomatisasi berbasis teknologi Internet of Things (IoT) pada petani tambak udang vanamee di Desa Jangka Mesjid Kecamatan Jangka Kabupaten Bireuen.

    Menurut  ketua tim pengabdian Imam Muslem R, pelaksanaan   pengabdian  ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat khususnya kelompok masyarakat produktif, yang bergerak di bidang pangan, tentang perkembangan teknologi Internet of Things, yang mana peran  teknologi ini sangat  membantu meningkatkan hasil produksi tambak udang.

    Karena selama ini petani tambak udang vanamee menjalankan  ekosistem perairan pada tambaknya masih menggunakan teknik manual, mulai dari menghidupkan kincir air, pemberian pakan hingga pengontrolan kondisi air, jadi kita berusaha untuk mengaplikasikan sistem berbasis teknologi Internet of Things (IoT),  jelas Imam Muslem R.

    Teknologi yang diperkenalkan ini dapat berfungsi untuk mensuplai oksigen dalam perairan tambak dari kincir air, selain itu juga untuk membantu  proses pencampuran karakteristik perairan tambak lapisan atas dan bawah serta sebagai pembantu proses pemupukan air tambak papar salah seorang  anggota tim pengabdian  Dedy Armiady.

    Output dari kegiatan ini diharapkan nantinya masyarakat pelaku budidaya udang vanamee paham  teknologi otomatisasi tambak udang yang memiliki fitur suplai arus listrik untuk menggerakkan kincir air dengan tenaga surya,sehingga dapat mengontrol kincir air otomatis berdasarkan kadar Dissolved Oxygen (DO) yang ada dalam perairan tambak, jelas Imam muslem.

    Penggunaan teknik ini juga dapat mencatat proses pemberian pakan melalui aplikasi smartphone, sehingga akan memudahkan  pengontrolan jumlah persediaan dan pemberian pakan udang vanamee oleh petani tambak, jelasnya.(HUMAS)



  • Dosen BDPI Umuslim bahas kawasan konservasi perairan

     

    Dua orang dosen universitas almuslim dari  program studi Budidaya Perairan (BDPI) menjadi pemateri dalam kegiatan FGD bidang Konservasi  Kelautan dan Perikanan di Kabupaten Bireuen dan Kabupaten Aceh Selatan Provinsi Aceh, (20/11/2019).

    Kegiatan FGD di Bireuen yang membahas Survei Pengelolaan Zonasi KKPD Bireuen menghadirkan  Rindhira Humairani Z,SPi, MSi  (Dosen Universitas Almuslim) dan  Dr. Faeok Afero, S.Pi., M.Sc Kasie yang membawahi bidang Konservasi Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Aceh.

    Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan yang dilakukan Dinas Kelautan Perikanan Provinsi Aceh untuk menginisiasi pembentukan zona kawasan konservasi perairan, dalam pemaparannya Rindhira Humairani menjelaskan mengenai potensi pesisir Kabupaten Bireuen dalam rangka rencana usulan kawasan konservasi. 

    Kegiatan ini dihadiri oleh Dinas Pangan dan Perikanan Kabupaten Bireuen, Panglima Laut dan Abu Laut seluruh Kecamatan yang ada di Kabupaten Bireuen,Kelompok nelayan tambak dan nelayan jaring serta perwakilan dari WCS dan WWF. 

    Hasil dari FGD  ini akan digunakan untuk menyusun dokumen hasil survey rencana pengelolaan dan zonasi kawasan Konservasi Perairan Daerah Kabupaten Bireuen.

    Pada waktu bersamaan di kabupaten Aceh Selatan Muliari S.Kel., M.S yang menjabat ketua prodi Budi Daya Perairan (BDPI) universitas almuslim juga menjadi pemandu dalam FGD yang membahas  Penataan Zonasi Kawasan Konservasi Perairan Daerah Kabupaten Aceh Selatan.

     Kehadiran Muliari dosen umuslim di FGD kabupaten Aceh Selatan sekaligus merupakan tim ahli biofisik kegiatan survey  atas penunjukan oleh  Kementrian Kelautan dan Perikanan melalui Dirjen Pengelolaan Ruang Laut BPSDL

     Menurut Muliari S.Kel., M.S, kawasan konservasi Perairan atau sering disingkat dengan KKP menurut Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor Per.30/MEN/2010 adalah kawasan perairan yang dilindungi, dikelola dengan sistem zonasi, untuk mewujudkan pengelolaan sumber daya ikan dan lingkungannya secara berkelanjutan. 

    Pembentukan kawasan konservasi perairan perlu untuk dilakukan sebagai upaya untuk menjamin keberlanjutan ekosistem perairan sehingga sifatnya sebagai Sumberdaya alam yang dapat diperbaharui dapat dipertahankan.

    Pemerintah sendiri, melalui Kemenerian Kelautan dan Perikanan, telah menargetkan 20 juta hektar luas kawasan konservasi perairan untuk ditetapkan pada tahun 2020. Target tersebut belum sepenuhnya dapat tercapai.

     Sejak tahun 2006, Provinsi Aceh telah mencadangkan Kawasan konservasi Perairan Daerah dan baru satu yang ditetapkan oleh Kementrian Kelautan dan Perikanan yaitu KKPD Kota Sabang, jelas ka prodi budi daya perairan universitas almuslim. 

    Dengan berlakunya UU no.23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, dimana kewenangan pengelolaan pesisir dan laut tidak lagi berada di pemerintah kabupaten/kota, maka KKP yang sudah diinisiasi oleh kabupaten/kota harus dicadangkan ulang oleh pemerintah provinsi yang pada tanggal 26 November 2018 diterbitkan SK Gubernur no. 523/1297/2018 yang menetapkan kembali beberapa wilayah kawasan konservasi perairan dan beberapa lokasi baru yang salah satunya adalah Kabupaten Bireuen.(HUMAS)

  • Dosen dan mahasiswa Fikom sosialisasi teknologi berbasis Less Contact Economy (LCE) pada UKM di masa Pandemi Covid-19


    Dosen dan Mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan Bireuen melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berlokasi di Desa Seuneubok Aceh, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen.
    Tim Dosen dalam pengabdian ini  melakukan sosialisasi pemanfaatan teknologi informasi dalam bentuk aplikasi berbasis Less Contact Economy (LCE), dilakukan sejak tanggal 19 November 2020 lalu.

    Menurut ketua tim pengabdian fikom umuslim  Zulkifli, M.Kom, kegiatan yang dilakukan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada pelaku usaha tradisional agar paham dengan perkembangan teknologi yang merubah pola pasar berbasis Less Contact Economy (LCE), terlebih pada masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.

    Kondisi pandemi Covid-19 telah merubah mayoritas perilaku masyarakat dalam menjalankan ekonomi. Aktivitas ekonomi seperti jual beli harus ikut menyesuaikan dengan kondisi terkini dengan meminimalisir kontak antara penjual dan pembeli, jelas Zulkifli,M.kom.

    Adapun mitra yang dipilih dalam kegiatan pengabdian ini yaitu usaha keripik ubi bermerek dagang cita rasa milik Pak Maimun, usaha ini sudah dirintis pak Maimun  sejak tahun 1996, selama ini sistem proses dan penjualan masih secara manual dan jangkauan pemasaran juga terbatas.

    Usaha keripik ubi ini sebenarnya merupakan salah satu produk unggulan daerah, dikarenakan selama ini masyarakat sangat familiar dengan keripik ubi Bireuen. Menurut anggota tim pengabdian, T. Rafli Abdillah,  masyarakat dari luar Kabupaten Bireuen pada umumnya apabila berkunjung ke Bireuen belum lengkap rasanya apabila belum membeli keripik ubi Bireuen untuk dibawakan sebagai buah tangan untuk keluarga, ujar T.Rafli yang lama bermukim di Jawa Barat.

  • Dosen fikom kenalkan teknologi IoT di bidang pertanian

     

    Dosen Fakultas Ilmu Komputer Universitas Almuslim melakukan  kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Gele Lah, Kecamatan Bebesan Kabupaten Aceh Tengah, Minggu, (1/9/2019). 

    Menurut ketua tim pelaksana Imam Muslem R, M.Kom, “Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan kegiatan rutin tiap semester yang dilakukan oleh tim pelaksana kegiatan pengabdian yang terdiri dari dosen tetap Fakultas Ilmu Komputer sebagai wujud aplikasi  Tri darma perguruan tinggi. 

    Adapun kegiatan yang dilaksanakan adalah sosialisasi pemanfaatan teknologi Internet of Things bidang teknologi otomatisasi pertanian, mitra kegiatan yang dipilih adalah salah satu kebun hidroponik milik PKK (Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga) desa Gele Lah.

    Tanaman tersebut sekarang sudah  memproduksi tanaman selada untuk disalurkan ke pasar baik yang ada di wilayah Kabupaten Aceh Tengah, maupun wilayah Kabupaten sekitarnya. 

    Menurut salah satu anggota tim pelaksana kegiatan, Dedy Armiady, M.Kom, “kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat Aceh tengah, khususnya Desa Gele Lah yang mayoritas mata pencaharian bertani dan berkebun untuk paham dan sadar dengan perkembangan dan pemanfaatan teknologi Internet of Things, salah satunya adalah teknologi otomatisasi pertanian, yang mana teknologi ini sangat besar peranannya dalam meningkatkan hasil produksi pertanian dan perkebunan”, ujar Dedy. 

    Imam menambahkan, Kegiatan ini dilatarbelakangi laporan dari Mahasiswa Universitas Almuslim  yang sedang melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) di Kabupaten Aceh Tengah, bahwa aktivitas perkebunan dan pertanian di Kabupaten Aceh Tengah masih menggunakan metode manual dan konvensional serta sama sekali belum menerapkan teknologi Internet of Things untuk meningkatkan hasil produksinya. 

    Makanya kita turun ke lapangan untuk membantu masyarakat dalam meningkatkan hasil perkebunannya, terlebih lagi salah satu tanaman yang saat ini dibudidayakan oleh mitra adalah tanaman selada, permintaannya tinggi, bahkan pasar di Bireuen sendiri mengirim selada dari Kabupaten Aceh Tengah juga”, jelas Imam.  

    Dengan adanya kegiatan ini, tim pelaksana berharap agar masyarakat paham dengan pemanfaatan teknologi otomatisasi pertanian yang dapat meningkatkan hasil produksi pertanian dan perkebunan. Tim pelaksana kegiatan juga berharap agar Kabupaten Aceh Tengah menjadi Kabupaten Pilot Project penggunaan teknologi pertanian dan perkebunan untuk wilayah provinsi Aceh.(HUMAS)

  • Dosen Fikom Umuslim latih siswa SMK

     

    Peusangan-Sebanyak 40 siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Peusangan mendapat pelatihan ilmu bidang bahasa pemrograman Java dan pelatihan Desain Kemasan dari sejumlah dosen Fikom umuslim yang melakukan pengabdian di laboratorium multi media sekolah setempat, Selasa (27/11).

    Kegiatan yang mendapat apresiasi dari kepala sekolah SMK 2 Ermawati,M.Kom dan   antusias para siswa sekolah SMK tersebut merupakan suatu program yang dirancang beberapa dosen untuk bebagi ilmu secara langsung kepada para pelajar SMK yang ada di kabupaten Bireuen.

    Kepala sekolah SMKN 2 Peusangan Ermawati,M.Kom yang didampinggi kepala jurusan Desain dan Grafika  Mukhtar,M.Kom mengucapkan terimakasih atas dipilihnya sekolah mereka untuk lokasi pengabdian  dosen fikom Universitas Almuslim untuk  memberikan ilmu kepada anak didiknya, “Ini sangat bermanfaat bagi siswa, kami harapkan agar ada kelanjutan dari pengabdian hari ini “ ungkap Ermawati sambil menyalami pemateri.

    Menurut Mukhtar ada 40 siswa yang mengikuti pelatihan ini, dibagi  dua materi yaitu bidang pemrograman dan desain grafis, ini sangat bermanfaat bagi anak didiknya karena selama ini belum pernah mereka ajarkan ilmu ini secara mendetail, apalagi diajarkan oleh tenaga yang sangat komponten, jelas Mukhtar, M.Kom.

    Menurut salah seorang pemateri T Rafli A. S.Sn, M.Sn, bahwa program yang mereka lakukan ini merupakan  sebuah pengabdian, kami  dari dosen ingin memberikan sedikit ilmu baru yang bermanfaat bagi adik-adik dari  SMK 2 peusangan, ungkap pemegang sertifikat kompetensi bidang Desain Multimedia dari Badan Nasional sertifikasi Profesi ini.

    Menurut T Rafli A. S.Sn, M.Sn  tim pengabdian ini dibagi dua grup terdiri untuk materi Desain Kemasan T.Rafli A, S.Sn, M.Sn,  Riyadhul Fajri,M.Kom, Imam Muslem R,M.Kom, Zulkifli,M.Kom,T.M.Johan,MT, sedangkan untuk materi pemograman Java Dasril Azmi,M.Kom, Dedy Armiady, Sri winar,M.Kom, Iqbal,Mcs dan Fitri Rizani,M.Kom.(HUMAS)

     

     

     

  • Dosen Geografi Umuslim Bimtek di SMA Peusangan Selatan

     

     

     Sejumlah Dosen Program Studi Pendidikan Geografi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Almuslim  melakukan Bimbingan Teknis (Bimtek) tentang  pengembangan media pembelajaran berbasis ICT bagi sejumlah guru SMA Negeri 1 Peusangan Selatan Kabupaten Bireuen, Kamis (5/12). 

    Menurut ketua prodi Pendidikan Geografi Fkip Universitas Almuslim Aisyah A.Rahmad,MPd tujuan kegiatan ini untuk membantu guru dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis ICT. Hal ini untuk meningkatkan layanan guru dalam memaksimalkan kemampuan peserta didik, hasil ini diharapkan agar nantinya para peserta didik dan lulusannya mempunyai kompetensi dalam memahami berbagai perkembangan ilmu pengetahuan. 

    Hal ini sesuai harapan pemerintah agar guru di era milenial ini guru bisa dan  mampu melahirkan berbagai gagasan dan tindakan inovatif untuk menghadapi tantangan abad ke-21.  

    Mengingat ICT sangat diperlukan oleh seorang guru dalam  mengembangkan media pembelajaran disekolah, maka kami dari Program Studi Pendidikan Geografi melakukan bimbingan teknis dalam mengembangkan media pembelajaran bagi guru di SMA Negeri I Peusangan, jelas Aisyah,MPd.

    Menurut Aisyah dalam program bimtek ini kami menurunkan sejumlah dosen untuk menjadi pemateri, adapaun dosen tersebut adalah  Rahmi, M.Pd, Cucut Satria Barona, M.Pd, Iskandar, M.Pd serta Nurhayati.

    Menurut kepala Sekolah SMA Negeri 1 Peusangan Selatan  Jumiati, M.Pd mengucapkan terima kasih kepada tim pengabdian dosen universitas almuslim atas kegiatan ini. Menurutnya kegiatan ini sangat bermanfaat bagi sekolah dalam rangka untuk membantu para guru dalam mengembangkan media pembelajarn berbasis ICT sesuai  tuntutan revolusi industri 4.0. dalam meningkatkan profesionalnya.(HUMAS)

     

  • Dosen Paud Umuslim pemateri Seminar Parenting

     

     

     

    Dosen Prodi Pendidikan Guru Anak Usia Dini (PG PAUD) Fkip Universitas Almuslim Peusangan Bireuen menyampaikan  materi pada seminar Parenting dengan tema menjadi orang tua bijak di Era Milenial, berlangsung di aula sekolah Taman kanak-kanak Pertiwi Bireuen, (7/12/2019).

    Menurut Kepala Sekolah TK Pertiwi Nur Hasri Sativa, A.Ma seminar yang digelar pihaknya merupakan kegiatan rutin setiap semester tahun ini bekerja sama dengan prodi Paud universitas almuslim.

    Seminar  ini bertujuan guna terjalinnya hubungan yang dinamis antara guru dan wali murid serta untuk memberikan penyegaran baru bagi wali murid agar menambah informasi penting dalam pengasuhan anak serta sharing diskusi bersama narasumber ahli,jelasnya.

    Seminar menghadirkan pemateri dosen prodi PAUD Umuslim Berliantika Putri Aswir, M.Pd. Kons didampingi moderator Fauziatul Halim, M.Pd ketua prodi pendidikan guru Paud (PG Paud) Fkip Universitas almuslim.

    Menurut pemateri orangtua merupakan role model bagi anak, karena 80% sikap anak di pengaruhi oleh pola asuh orangtua, sekarang pola asuh anak banyak yang sudah berubah karena semua hal bisa dilakukan secara online, sehingga anak sekarang  kurang memiliki interaksi sosial. 

    Di era Milenial ini untuk anak yang lahir setelah 2010 disebut dengan generasi alpha yaitu generasi yang sudah terbiasa dengan teknologi informasi, bahkan sejak masih dalam kandungan sudah dikenalkan bebagai macam peralatan teknologi, sehingga anak-anak lebih sangat akrab dengan teknologi, sehingga untuk mendidik generasi ini sangat jauh berbeda dengan generasi sebelumnya.

    Untuk mendidik generasi ini orang tua diharapkan dapat melibatkan anak pada aktivitas sosial, terapkan gaya pengasuhan yang beribawa dan bijak, tingkatkan daya juang anak dalam kehidupan sehari-hari dan meningkatkan life skill di rumah, perbanyak komunikasi verbal, urai dosen prodi PAUD Universitas Almuslim  Berliantika Putri Aswir, M.Pd. Kons.

    Acara berlangsung sukses dan mendapat sambutan antusias dari 65 orang peserta dari komunitas wali murid TK Pertiwi Bireuen, guru dan mahasiswa Paud umuslim.(HUMAS)

     

  • Dosen Pemula penerima Hibah DRPM Dikti seminarkan hasil penelitian

     

     Dosen pemula penerima hibah DRPM  Dikti pendanaan 2019 seminarkan hasil penelitiannya dihadapan revierwer, kegiatan tersebut  berlangsung di ruang seminar Ampon chiek Peusangan Universitas Almuslim, Rabu-Kamis, (18-19/12).

    Menurut ketua LPPM  Umuslim Dr. Halus Satriawan, M.Si didampinggi panitia  Rahmad Faraby,ST, seminar tersebut berlangsung berkat kerjasama LLdikti wilayah XIII Aceh dengan Universitas Almuslim, diikuti sebanyak 48 dosen dari 15 perguruan tinggi di Aceh baik negeri maupun swasta.

    Menurut Halus Satriawan lagi bahwa Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM)  Dikti setiap tahun memfasilitasi dosen  melaksanakan penelitan dan pengabdian masyarakat dalam bentuk Hibah Penelitian dan Pengabdian, karena penelitian merupakan kewajiban seorang dosen dalam mengaplikasikan tri darma Perguruan Tinggi.

    Jadi seminar yang dilaksanakan sebagai pertanggung jawaban bagi penerima hibah dari pemerintah, satu bentuk pertanggungjawaban dosen penerima hibah harus menyeminarkan hasil  penelitian atau pengabdian sesuai dengan skema penelitian atau pengabdian yang dimenangkannya, ungkap Halus Satriawan

    Adapun reviewer seminar ini adalah Prof. Dr. Nasrul A. Rahman, ST.,MT dari Prodi Teknik Kimia Universitas Syiah Kuala,  Dr. A. Halim, M.Si (Prodi Pendidikan Fisika Universitas Syiah Kuala), jelas Halus Satriawan putra kelahiran Lombok NTB ini (HUMAS)..

     

  • Dosen Umuslim akan Mengajak Mahasiswa HI Kuliah di Singapura

    Kampus Umuslim, Kamis (09/11) Dosen Prodi Hubungan Internasional (HI) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Almuslim dalam arahannya kepada Mahasiswa Prodi HI Semester I, yang nantinya pada Semester V akan mengambil Mata Kuliah yang berkaitan dengan Indian Ocean, maka pertemuan kuliah terakhirnya akan diselesaikan di Singapura, dengan mengikuti satu diskusi Interasional di salah satu lembaga riset terkemuka di dunia. Mengenai biaya, telah memiliki solusi bersama dan disepakati.

    Di samping mengikuti forum diskusi yang akan dihadiri kalangan diplomatik atau Kedutaan Besar dan pakar hubungan Internasional, mereka juga akan mengunjungi beberapa lembaga Internasional seperti ASEM, APEC, dan lainnya. Dua orang mahasiswa akan dipilih untuk presentasi di depan mahasiswa Global Studies di Singapura. Hal ini akan dilakukan jika para mahasiswa yang mengambil mata kuliah tersebut mampu berbahasa Inggris dan menguasai materi yang berkaitan dengan Samudera Hindia (India Ocean).

    Menurut Poncut (T. Mahmud Azis, S.Fil., MA), hal ini penting untuk memacu mahasiswa untuk mau belajar, memperdalam ilmunya, dan menguasai bahasa Inggris. Kalau kita menguasai bahasa Inggris maka akan muncul konfidensi kita dalam berkomunikasi dengan orang asing. Kita tidak akan minder. Apalagi di sana mereka akan mengikuti diskusi penting dengan orang-orang penting dan mesti aktif untuk bertanya. Beliau berjanji kepada mahasiswa untuk mengorganisir kegiatan yang terbaik untuk mereka selama di Singapura. Mereka adalah generasi harapan bangsa dan harapan bagi masa depan Indonesia. (PIP Umuslim)

  • Dosen Umuslim bahas DAS Ciliwung

     Dosen Universitas Almuslim Peusangan Dr Rini Fitri, SP MSi menjadi pembicara pada  FGD Telaah Permasalahan dan Solusi Penanganan DAS Ciliwung, yang digelar oleh Forum koordinasi pengelolaan DAS Ciliwung,  berlangsung di Gedung Laboratorium Multi Displin FMIPA Kampus Universitas Indonesia (UI), Depok Jakarta, Selasa (17/12/2019).

    Rini Fitri dosen umuslim kelahiran Jeunib ini memyampaikan makalah dengan judul Agroforestri Solusi mewujudkan DAS Ciliwung Hulu berkelanjutan, menurut Rini Fitri Daerah Aliran Sungai (DAS) merupakan suatu wilayah yang dibatasi oleh topografi secara alami atau punggung bukit sehingga seluruh air hujan yang jatuh di wilayah DAS akan mengalir ke alur-alur sungai, anak sungai, sungai utama dan akhirnya menuju titik pembuangan (outlet).

    DAS Ciliwung Memiliki tutupan hutan sangat minim, perkembangan lahan pertanian dan permukiman yang sangat cepat, akibatnya tutupan hutan 30% tidak bisa dicapai di DAS Ciliwung, Oleh karena itu Agroforestri adalah pilihan utama untuk meningkatkan tutupan pohon dan ini alternatif agroteknologi yang paling optimal untuk pengelolaan DAS dengan kategori yang harus dipulihkan karena tutupan lahan hutan yang susah ditingkatkan di DAS Ciliwung Hulu

    Dampak Kerusakan DAS terganggunya kondisi hidrologi, Erosi, menurunnya prduktivitas lahan, banjir musim hujan  dan kekeringan musim kemarau, Dan Pengelolaan DAS harus mampu meningkatkan sistem pertanian, memaksimalkan pendayagunaan lahan, menekan erosi dan degradasi lahan, meningkatkan pendapatan petani, degradsi lahan dengan meningkatkan tutupan pohon dan retensi air DAS, tutupan hutan > 30 %..

    Pengelolaan DAS  harus secara terpadu karena  mencakup keterkaitan berbagai unsur ekosistem, lintas daerah administratif dan melibatkan  banyak stakeholder pemerintah, swasta dan masyarakat,jelas alumnus program Doktor IPB.

    Pengembangan sistem agroforestri di DAS merupakan solusi dalam meningkatkan tutupan hutan untuk pengelolaan DAS yang kategori dipulihkan untuk mencapai DAS yang lestari atau berkelanjutan, jelas Rini Fitri.

    Acara diikuti puluhan peserta  terdiri dari Instansi terkait tentang lingkungan, dinas Pertanian, dinas kebersihan, Pertamanan dan Kehutanan  PDAM,LSM pemerhati lingkungan dan DAS, mahasiswa dan Guru dan beberapa stakeholder lainnya seputaran Jakarta dan Bogor. (HUMAS)

     

  • Dosen Umuslim Guest Teacher di SMA Sukma Bangsa

     

    Dosen  prodi Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitsa Almuslim Dr. Silvi Listia Dewi, M.Pd menjadi Guest Teacher di SMAS Sukma Bangsa Lhokseumawe, Sabtu (15/2/2020).

    Dr. Silvi Listia Dewi, M.Pd lulusan Program Doktor (S3) Universitas Negeri Malang ini  diundang  khusus oleh sekolah Sukma Bangsa Lhokseumawe sebagai Pemateri pada kegiatan Guest Teacher untuk  mata pelajaran Bahasa Inggris di kelas 12 IPA dengan materi “ Motivation Letter”.

    Menurut Silvi Listia Dewi, proses belajar mengajar yang diterapkan dengan model SCL ( student center learning )  dipadu dengan seating arrangement akan membuat siswa tertarik dan aktif, baik dalam berdiskusi maupun dalam sharing idea.

    Tujuan  memberikan materi motivation letter ini agar siswa  SMAS Sukma Bangsa Lhokseumawe khususnya kelas XII mampu menulis surat motivasi sebagai salah satu dokumen untuk melanjutkan studi mereka ke perguruan tinggi baik dalam dan luar negeri, ujar Silvi  mantan penyiar radio saat masa  kuliah (S1).

    Dr. Silvi Listia Dewi, M.Pd  ,  mengharapkan agar kegiatan Guest Teacher ini dapat dilakukan secara kontinyu dan berkesinambungan agar upaya untuk menumbuhkan semangat dan motivasi bagi siswa dapat berjalan dengan baik.

    Selain program ini juga akan dilakukan beberapa program lain dalam upaya implementasi MoU antara Fkip Umuslim dan SMAS Sukma Bangsa  Lhoksuemawe terus terlaksana dengan baik.(HUMAS)



  • Dosen Umuslim lakukan pelatihan penggunaan alat peraga untuk hilangkan fobia mapel matematika

     

    Dosen Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan melaksanakan sosialisasi serta pendampingan pembuatan alat peraga matematika  dan aplikasi pembelajaran bagi guru matematika SD Negeri 4 Kota Juang dan beberpa guru dari sekolah lain, bertempat di sekolah tersebut tanggal 15 -18 Juli 2019.

    Ketua tim pelatihan  Husnidar, M. Pd kepada Humas Umuslim melaporkan, bahwa  program pelatihan dan pedampingan ini merupakan program pengabdian masyarakat yang didanai Kemenristekdikti tahun 2019. Tambah Husnidar, M. Pd lagi bahwa dalam melaksanakan pengabdian ini pihaknya beranggotakan  Rahmi Hayati, M. Pd dan Tuti liana, M. Pd yang merupakan dosen Universitas Almuslim.

    Tujuan pengabdian ini dalam rangka peningkatan dan  memberikan pengaruh positif terhadap pembelajaran serta meminimalisir fobia terhadap mata pelajaran matematika pada diri siswa di Sekolah khususnya SD Negeri 4 Kota Juang. Seperti diketahui fobia matematika merupakan rasa tidak suka terhadap matematika yang berlebihan yang membuat anak malas mengenal matematika, penyebab hal tersebut biasanya dari pengalaman belajar matematika yang kurang menyenangkan atau mungkin cara mengajar guru yang sulit diikuti oleh siswa, papar Husnidar, M. Pd,

    Itulah tujuan program pengabdian yang kami laksanakan, untuk  mensosisialisasikan dan pedampingan cara memaksimalkan pembelajaran matematika dengan penggunaan alat peraga. Harapannya  melalui pelatihan ini diharapkan penyerapan  mata pelajaran (mapel) matematika kedepan  lebih baik dan menyenangkan terutama dikalangan murid sekolah dasar.

    Kepala sekolah SDN 4 Bireuen Ibu Beti Ibo Haryati, S. Pd menyambut baik kegiatan ini dan menghimbau kepada guru  agar dapat mengikuti kegiatan ini seacra serius, sehingga nantinya  menjadi referensi dan pada guru lain dalam penerapan  mengajar lebih inovatif. (HUMAS)

     

  • Dosen umuslim lakukan pelatihan tentang pengurusan izin dan konsep zero waste di Seruway

    Sejumlah masyarakat Desa Kuala Pusong Kapal, Kecamatan Seruway, Kabupaten Aceh Tamiang.dilatih tentang  pengurusan izin-izin usaha dan diversifikasi produk olahan hasil perikanan berbasis “zero waste”.

    Pelatihan dilakukan dosen dari prodi Akuakultur Fakultas Pertanian Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Bireuen dalam sebuah program  kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Pusung Kapal, Kecamatan Seruway, Aceh Tamiang, dilaksankan Minggu lalu, Kamis (13/08/2020).

    Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Pengembangan Produk Unggulan Daerah (PPPUD) yang disponsori oleh Ristek-BRIN pendanaan tahun 2020.

    Menurut informasi dari ketuapProdi Akuakultur, Fakultas Pertanian Umuslim, Muliari S.Kel M.Si menyatakan,peserta pelatihan berjumlah 36 orang yang terdiri dari anggota Kelompok Pengolah dan Pemasar “Camar Laut”, ditambah sejumlah dosen dan mahasiswa prodi akuakultur.

    Para peserta mendapatkan pelatihan Selanjutnya beliau juga menjelaskan bahwa Prodi Akuakultur Universitas Almuslim akan terus meningkatkan kinerjanya termasuk dalam bidang pengabdian dalam rangka menuju prodi unggul. “Alhamdulillah dalam beberapa tahun terakhir, Program Studi terus mendapat hibah dari Ristek-BRIN terkait bidang penelitian maupun pengabdian”.

    Materi terkait pengurusan izin-izin usaha disampaikan oleh Ilham Zulfahmi,M. Si dari Fakultas Sains dan Teknologi UIN Ar-Raniry, dalam paparannya, pemateri menyampaikan bahwa izin-izin usaha seperti, izin merek, P-IRT dan Halal sangat diperlukan dalam rangka menjamin mutu produk dan mempermudah pemasaran.

    Sementara itu, Ketua tim pengabdian Rindhira Humairani, S.Pi., M.Si menyampaikan bahwa konsep zero waste dalam industri pengolahan terasi sangat sesuai untuk diaplikasikan karena selain dapat memanfaatkan hasil tangkapan sampingan udang rebon juga mengurangi limbah dari industri tersebut.

    Hal ini tentu sangat berguna dalam mengoptimalkan pemanfaatan sumberdaya perikanan yang ada, meningkatkan ketersediaan lapangan kerja serta membangun perekonomian diwilayah pesisir Seruway agar lebih mandiri. 

    Harapannya, pelaku UKM dapat menindaklanjuti setiap ilmu yang telah diperoleh dari kegiatan ini serta kedepannya mampu menghasilkan produk-produk baru selain terasi yang berdaya saing baik dipasar lokal, nasional bahkan manca negara.(HUMAS)
       

  • Dosen Umuslim lakukan Pengabdian di Desa Kuala Pusong Kapal, Aceh Tamiang

     

     Dosen Umuslim melakukan pengabdian masyarakat tentang pelatihan dan pendampingan penerapan Sistem Good Manufacturing Practice (GMP) atau cara pengolahan dan produksi pangan yang baik pada produksi terasi  UKM Camar Laut Desa Pusong Kapal Kecamatan Seruway Kabupaten Aceh Tamiang. 

    Kegiatan Pelatihan dilakukan tim pengabdian Dosen Universitas Almuslim (Umuslim)  diikuti  40 peserta masyarakat pembuat terasi di Desa Kuala Pusong Kapal Seruway, melibatkan  dosen dari berbagai disiplin ilmu,  Zara Yunizar, M. Kom, Dewi Maritalia, M.Kes dan Sonny M. Ikhsan, SE., M, Si, pada hari Kams tanggal11 Juli 2019.

    Menurut ketua tim penelitian Rindhira Humairani, S.Pi.,MSi bahwa kegiatan pengabdian masyarakat merupakan rangkaian dari Program Pengembangan Produk Unggulan Daerah (PPPUD) yang merupakan hibah multi tahun Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) yang didanai kemenristek dikti.

    Menurutnya dengan kegiatan ini  diharapkan dapat meningkatkan nilai ekonomis usaha terasi sebagai produk unggulan daerah.

    Materi pelatihan disampikan   Baihaqi, SPT.,M.Si (Dosen Teknologi Industri Pertanian) tentang GMP, tujuan GMP, ruang lingkup, system pengendalian hama, hygiene karyawan, peralatan dan pakaian kerja.

    Menurutnya sebelum mengikuti pelatihan, peserta diminta untuk mengisi kuesioner tentang proses pengolahan terasi yang  dilakukan selama ini untuk mengetahui apakah sudah sesuai GMP atau belum.

    Pelatihan mendapat sambutan bagus dari masyarakat karena selama ini belum pernah dilakukan pelatihan tentang proses pengolahan terasi yang baik dan benar di desa mereka, padahal Desa Kuala Pusong kapal merupakan produsen terasi udang rebon (udang sabee) yang sudah sangat  dikenal masyarakat(Humas) 

  • Dosen umuslim latih guru dan santri dayah tentang pembuatan pupuk organik

    Sejumlah dewan guru dan  santri Dayah Sirajul Huda Al Aziziyah Mereudu dilatih pengolahan tanah dan teknologi pembuatan pupuk organik (kompos dan biourine) dari bahan limbah pertanian dan peternakan, serta metode pemberian pupuk yang baik, oleh tim pengabdian masyarakat dosen Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan Bireuen, berlokasi di desa Blang Awe Pidie Jaya,(20-22 juli 2019).

    Ketua tim  pengabdian Dr. Halus Satriawan. Sp.,M.Si menyampaikan kegiatan pelatihan dilakukan  dosen Universitas Almuslim Peusangan, sebagai implementasi  program Hibah yang didanai Kemenristekdikti melalui Skema Program Kemitraan Masyarakat (PKM) tahun 2019.

    Menurutnya tujuan pelatihan  untuk memberikan Informasi dan pengetahuan praktis dan teknis kepada dewan guru dan santri tentang pengolahan tanah mulai dari persiapan lahan, penanaman, pemeliharaan tanaman (pengendalian gulma dan pemupukan) yang sesuai dengan kebutuhan tanaman yang akan ditanam, jelas alumni bidang ilmu tanah  IBP Bogor ini.

    Selain itu juga kami mengajarkan  dan praktik langsung teknologi pembuatan pupuk organik (kompos dan biourine) dari bahan limbah pertanian dan peternakan, serta metode pemberian pupuk yang baik.

    Menurut  ahli bidang ilmu pengolahan tanah Fakultas Pertanian (FP) Umuslim  pelaksanaan pelatihan bagi guru dan santri ini, untuk memaksimalkan  pemanfaatan lahan pesantren bagi usaha budidaya pertanian, sehingga nantinya  dapat melatih kemampuan dan kemandirian santri dan guru dalam menyediakan kebutuhan pangan dan membantu dalam meningkatkan produktivitas mereka, papar Halus Satriawan yang kelahiran Lombok NTB ini.

    Kemudian Hakim Muttaqim, Mec.Dev.  anggota tim pengabdian menambahkan bahwa selain melatih  cara pengolahan tanah dan bidang pupuk kompos tim pengabdian juga memberikan pelatihan pengetahuan tentang sistem pemasaran atau tata niaga hasil pertanian kepada  dewan guru dan santri Dayah Sirajul Huda Al Aziziyah Mereudu.

    Harapannya dengan adanya pengetahuan ini kedepan diharapkan lembaga mitra mampu menciptakan sendiri pemasaran hasil panennya tanpa harus melalui jalur rentenir, terang  Hakim Muttaqim.

    Pimpinan Dayah Sirajul Huda Al-Aziziyah Meureudu kabupaten Pidie Jaya Tgk ikhwani, menyambut baik kegiatan pengabdian ini,kegiatan ini dapat menambah wawasan dan pengalaman dewan guru dan santri dalam bertani serta dalam hal pemasaran hasil pertanian, ujarnya.

     

     

  • Dosen Umuslim latih murid SD belajar Bahasa Inggris komunikatif

     

    Dosen dan mahasiswa Program studi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (Fkip)  Universitas Almuslim, melakukan    pelatihan bahasa Inggris komunikatif metode bermain dan bernyanyi, kegiatan pengabdian ini  di lakukan di SD Negeri  15 Peusangan., Kamis, (5/12).

    Menurut ketua prodi pendidikan Bahasa Inggris Universitas Almuslim, Dr.Silvi Listia Dewi ,M.Pd tujuan  kegiatan ini  untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris  kepada Young Learner di tingkat Sekolah Dasar (SD), sehingga anak SD tidak lagi merasa asing dengan Bahasa Inggris, sekaligus membuka gerbang pengetahuan bagi siswa siswi SD dalam menggali informasi.

    Pada kegiatan pengabdian dosen tersebut, selain pengenalan Bahasa Inggris melalui bermain dan bernyanyi, siswa-siswi juga diperkenalkan    kegiatan reading corner dan gerakan literasi sekolah yang disponsori  balai baca dan dibimbing langsung  Misnar, MA dan Zuraini, M.Pd dibantu beberapa  mahasiswa Prodi pendidikan Bahasa Inggris FKIP Universitas Almuslim. 

    Kepala sekolah SD N 15 Peusangan, Zulkarnaini, S.Pd  menyambut baik  kegiatan pengabdian yang dilakukan dosen bahasa Inggris Universitas Almuslim, pihkanya mengucapkan terima kasih, semoga program ini dapat  membudayakan ekosistem literasi sekolah, ujarnya.(HUMAS)

     

     

  • Dua mahasiswa asing ikut moska umuslim secara virtual

    Dua mahasiswa asing yang berasal dari negara  Amerika Serikat yaitu Megan (20)  dan Ando Kazuma dari NGU Jepang, mengikuti Masa Orientasi Kampus (Moska) bersama mahasiswa baru universitas almuslim secara daring berlangsung dua hari, Senin dan Selasa 31 Agustus dan 1 September 2020.

    Wakil Rektor 3 bidang kemahasiswaan Umuslim Dr Ir.Saiful Hurri, MSi menyampaiakan,  moska tahun ini berbeda dengan sebelumnya, karena berhubung kondisi daerah masih pandemi Covid-19, maka dilakukan secara daring, dasar  pelaksanaannya mengacu arahan dari Dirjen Dikti Kemendikbud, tentang pengenalan kehidupan kampus bagi mahasiswa baru (PKKMB) bahwa pelaksanaan pengenalan kampus harus dilakukan secara daring,

    Masa Orientasi Kampus (Moska) umuslim dibuka secara resmi PLt Rektor Umuslim Dr.H.Hambali, SE.,MPd. menyampaikan bahwa kegiatan moska ini menjadi wahana sosialisasi kebijakan merdeka belajar kampus merdeka dan  bagian dari pengenalan kampus bagi mahasiswa baru tentang perkuliahan daring masa pandemi covid-19.

    Masa Orientasi Kampus (Moska) umuslim tahun 2020  berlangsung secara daring dengan live streaming Zoom,  youtube, facebook dan radio suara almuslim FM, jadi mahasiswa bisa mengikuti di sejumlah tempat.

     Mahasiswa asing yang ikut moska umuslim secara daring yaitu Ando Kazuma mahasiswa  NGU Jepang pernah kuliah di umuslim selama satu semester sekarang sudah berada di negaranya Jepang, sedangkan Megan (20) warga Negara Amerika, mahasiswa University of Alaska Fairbanks pernah kuliah di Jepang  bergabung satu kelas dengan mahasiswa Umuslim yang dikirim ke Jepang semester lalu.

    Menurut Dr Ir.Saiful Hurri, MSi materi  moska  menyangkut  sejarah yayasan  almuslim, memperkenalkan sistem belajar  di perguruan tinggi, sistem akademik,  4 pilar kebangsaan, organisasi mahasiswa, dan aktivitas kemahasiswaan lainnya.(Humas)

  • Fak.Pertanian Umuslim MoU dengan FP Unsyiah dan Unimal

    Peusangan-Fakultas Pertanian Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan Bireuen melakukan penandatanganan naskah kerjasama (MoU) dengan fakultas Pertanian  Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh dan Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh (Unimal) Lhokseumawe, (20/12/2018). 

    Penandatangan naskah kerjasama tersebut  dilakukan masing-masing dekan fakultas ketiga perguruan tinggi tersebut, Fakultas Pertanian Umuslim dilakukan Dekan Fakultas Pertanian Umuslim Ir.TM.Nur, MSi sedangkan Unsyiah dilakukan Prof.Dr. Samadi., M.Sc selaku Dekan FP Unsyiah kemudian  sebelum dilakukan penandatanganan dengan  Unsyiah,  juga telah dilakukan MoU dengan Fakultas pertanian Unimal Lhokseumawe, yang penandatanganan naskah kerjasama dilakukan  Dekan FP Unimal Dr. Mawardati, M.Si dan Dekan FP Umuslim Ir. T.M.Nur, MSi. 

    Wakil dekan I Fakultas Pertanian Umuslim Drh.Zulfikar,MSi menjelaskan  tujuan dilakukan penandatanganan kerjasama ini untuk meningkatkan jaringan kerja sama antar Universitas khususnya Fakultas Pertanian dalam bidang penelitian, pengajaran, pengabdian masyarakat dan kemahasiswaan. 

    Saat penandatanganan kerjasama  turut  disaksikan wakil Dekan FP Unsyiah, wakil rektor I Umuslim Dr. Hambali., M.Pd, Ka.Prodi Kehutanan Umuslim Dr.Ir.OK Hasnanda Syahputra,MP dan beberapa ka.prodi dalam lingkup Fakultas Pertanian Universitas Almuslim, ungkap Drh.Zulfikar, MSi.(HUMAS)

     

     

    Foto : Ramadhan