Tim Asessor Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Visitasi Umuslim

Kampus Umuslim, Sabtu (22/07) Kehadiran Tim Assesor Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT)  yang terjadwal dari 21 s/d 23 Juli 2017 disambut civitas academica Universitas Almuslim (Umuslim) dengan penuh antusias. "Kehadiran ini  akan melahirkan tolok ukur apakah selama ini manajemen yang kami arahkan  dapat berjalan sebagaimana mestinya selelah melihat hasil visitasi tim tersebut nanti," jelas Rektor Umuslim Dr. H. Amiruddin Idris, SE., M.si.

Tim Assesor AIPT yang terdiri dari Prof. Ir. Yuwono, Ph. D., Dipl. HE (Universitas Gajah Mada), Dr. Pramono Hari Adi, MS (Universitas Jenderal Sudirman), Prof. Indra Maipita, M.Si., Ph.D (Universitas Negeri Medan) dan Prof. Dr. Ir.  Johanes Hutabarat, M.Sc (Universitas Diponegoro).

Diawali pertemuan awal penyambutan di Ruang Rapat Kampus Ampoen Chiek Peusangan yang dihadiri jajaran Rektorat, Ketua Yayasan Almuslim Peusangan , Ketua Dewan Pengawas, jajaran Dekan di lingkup Umuslim, Ka. Biro, Kabag, serta panitia borang akreditasi. Kemudian sekilas tentang Universitas Almuslim yang dituangkan dalam Video Profile Umuslim hasil kerja tim yang terdiri dari Al Azhar, SS., M.Sos (Cameraman & Editor), T. Rafli Abdillah, S.Sn., M.Sn (Graphic Design) serta Heri Gustami, S.Kom (Cameraman &  Photografer).

Dilanjutkan pemeriksaan atau penyesuaian antara yang tertulis di borang dengan kenyataan yang ada bertempat di Ruang Rapat Lantai 1 Biro Rektor Umuslim.

Terakhir dilaksanakan visitasi lapangan melihat sarana serta prasarana yang ada di lingkup Umuslim, ada kebanggaan tersendiri bagi civitas academica Umuslim karena dimana assesor berada tetap memuji kerapian, kebersihan serta penataan fasilitas kampus yang begitu baik.

Sementara di Ruang Seminar Ampoen Chiek Peusangan dilaksanakan pertemuan antara tim assesor dengan alumni. Di Ruang Rapat lantai 1 Biro Rektor pertemuan assesor dengan staf serta dosen di lingkup Umuslim.

"Kami percaya kesungguhan serta kerjasama yang baik selama ini antara civitas academica Umuslim akan melahirkan hasil yang baik pula, dan kami bertekad Umuslim akan bangkit dan lebih berkembang sesuai dengan visi menjadi  Universitas Unggul, Profesional dan Islami", ungkap Rektor Umuslim Dr. H. Amiruddin Idris, SE., M.Si. (al)

 

SMA Negeri 1 Jangka Juara I Baca Puisi Sedangkan SMA Negeri 1 Bireuen Juara 1 Monolog

Bireuen, Selasa (11/07) Setelah melalui proses penjurian yang ketat bertempat di gedung Pusat Pengembangan Mutu Guru (PPMG) Wilayah III Bireuen dalam rangka Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) SMA Tingkat Kabupaten, mata lomba baca puisi dimenangkan oleh SMA Negeri 1 Jangka, sedangkan teater monolog juara 1 diraih SMA Negeri 1 Bireuen.

Keterlibatan juri dari Universitas Almuslim Peusangan Bireuen dalam dua mata lomba tersebut masih terlihat  Muklis Puna, S.Pd., M.Pd, Al Azhar, SS., M.Sos serta Novianti, S.Pd (alumni). Acara lomba baca puisi berlangsung begitu ketat di hari kedua dengan 6 finalis yang harus bersaing ketat untuk memperoleh peringkat 1. Di samping juri desain poster serta kriya tampak T. Rafli Abdillah, S.Sn., M.Sn.

Demikian juga di mata lomba teater monolog, karena seni peran yang diperankan oleh pemain tunggal memerlukan penghayatan peran, karakter, penampilan, serta vokal yang mumpuni. Ternyata generasi muda Bireuen memiliki kemampuan untuk itu, tinggal para guru, orang tua, serta instansi terkait dapat lebih memperhatikan potensi tersebut demi perkembangan lebih lanjut.

"Terima kasih atas peran serta Universitas Almuslim, karena sebagian besar juri dalam Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) SMA Tingkat Kabupaten Bireuen ini berasal dari Universitas kebanggaan masyarakat Bireuen," ujar Dewa Abdullah selaku Ketua Dewan Kesenian Bireuen yang bertindak sebagai Koordinator Lomba pada event ini. (al)

Pengumuman Pakaian Dinas Tgl 22 Juli 2017

FLS2N SMA Tingkat Kabupaten Bireuen Gelar Lomba Baca Puisi

Bireuen, Senin(10/07) Bertempat di gedung Pusat Pengembangan Mutu Guru (PPMG) Wilayah III Bireuen diadakan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) SMA Tingkat Kabupaten. 

Adapun mata lomba yang  diperlombakan pada hari pertama ini adalah; Desain poster, Gitar Solo, Tari Berpasangan, Vocal Solo, dan Baca Puisi.

Untuk Juri pada mata lomba baca puisi terlihat  Muklis Puna, S.Pd., M.Pd, Al Azhar, SS., M.Sos serta Novianti, S.Pd. Acara lomba baca puisi berlangsung begitu ketat dengan utusan dari 12 sekolah di Kabupaten Bireuen. Sehingga membutuhkan seleksi yang begitu selektif yang melahirkan 6 orang finalis untuk bersaing esok hari dalam memperoleh peringkat pertama.

"Membaca puisi berbeda dengan berdeklamasi, membaca puisi pada dasarnya harus dilakukan dengan baik agar pesan dari puisi dapat tersampaikan kepada pendengar. Membaca puisi tidak bisa dilakukan dengan cara sembarangan melainkan ada teknik dan cara-caranya. Namun sampai saat ini masih banyak siswa yang belum bisa membawakan puisi dengan baik , membaca puisi seharusnya betul-betul membaca sehingga benar-benar makna membaca puisi tidak disamakan dengan berdeklamasi," ungkap Al Azhar, SS., M.Sos. (al)

 

Umuslim Persiapkan KKM Dalam dan Luar Negeri dengan Sebaik-baiknya

Kampus Ampoen Chiek Peusangan,  Rabu (12/07) bertempat di ruang seminar kampus Ampoen Chiek Peusangan diadakan rapat konsolidasi panitia pembekalan Kuliah Kerja Mahasiswa Angkatan XVI Tahap I Semester Pendek Tahun Akademik 2017-2018. Rapat yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Bapel KKM Umuslim Kamariah, SH, MH, menekankan kesiapan panitia dalam melayani peserta KKM sehingga semua dapat berjalan sebagaimana yang diharapkan.

Rapat konsolidasi yang dihadiri semua unsur panitia menunjukkan bahwa panitia benar-benar siap menjalankan amanah yang diemban, apalagi KKM Umuslim memiliki dua pilihan yang cukup menarik yaitu KKM di dalam negeri atau di luar Negeri.

“Peserta yang memilih lokasi di Malaysia akan  berangkat pada awal Agustus 2017 mendatang. Di sana  kita  bekerjasama dengan sebuah Perguruan Tinggi Institut Pendidikan Guru (IPG) Darul Aman Kedah Malaysia, nantinya semua akan dikoordinasikan dengan pihak IPG Darul Aman Kedah Malaysia,” ujar Drs.Syarkawi, M.Ed selaku Ketua Bapel KKM Umuslim.

“Harapan kita nantinya mahasiswa  bisa tampil sejajar dengan mahasiswa dari luar negeri, ini juga merupakan upaya untuk memanfaatkan peluang dalam program AFTA,” ungkap Rektor Dr. H. Amiruddin Idris, SE., M.Si.(al)

Umuslim Adakan Farewell Party dengan Natsuko Mizutani Mahasiswa Jepang

Kampus Ampoen Chiek Peusangan, Selasa (o4/07) Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan adakan farewell party (acara perpisahan) dengan seorang mahasiswa Nagoya Gakuin University Jepang  Natsuko Mizutani, yang telah mengikuti pendidikan selama satu tahun (dua semester) di umuslim, acara  diadakan  di ruang pertemuan Ampon Chiek Peusangan.

Pada kesempatana tersebut Natsuko Mizutani gadis Jepang berusia 22 tahun ini mengucapkan terimakasih kepada para dosen dan mahasiswa Umuslim yang telah membimbing dan menghargai dirinya dengan sangat baik.

"Pertama sekali saya ada perasaan takut dan gundah, apalagi saya bukan beragama islam dan tidak ada saudara di sini, apalagi  saya juga belum lancar berkomunikasi dengan bahasa indonesia, tetapi hal itu terjadi cuma sebentar, teryata semua teman dan orang di sini sangat baik terhadap saya," ungkapnya dengan bahasa Indonesia terpatah-patah.

“ Selama disini saya banyak mendapatkan ilmu di kampus umuslim, juga berbagai hal tentang budaya Aceh, bahkan saya sempat juga menjalankan puasa dan memakai hijab selama di Aceh, saya akan kembali lagi nanti sambil mengajak kawan lain untuk belajar di sini, masyarakat Aceh sangat bersahabat dan penuh kekeluargaan, saya senang disini,"  tambah Natsuko Mizutani

Pada kesempatan tersebut Rektor Umuslim Dr.H.Amiruddin Idris,SE.,MSi menjelaskan bahwa keberadaan mahasiswa Jepang kuliah di Umsulim  adalah  sesuai MOU yang telah ditandatangani pihaknya dengan Prof.Hisao Kibune President Nagoya Gakuin University (NGU) Jepang beberapa waktu lalu.

Menurut beliau untuk tahun pertama Nagoya Gakuin University (NGU) Jepang mengirimkan dua mahasiswanya untuk kuliah di Umuslim, tetapi satu lagi Kaito Fukugawa, sudah terlebih dahulu kembali ke Jepang beberapa waktu lalu, jelas Dr.H.Amiruddin Idris, SE.,MSi

Selain itu  Umuslim juga sudah mengirim mahasiswanya  Muzakkir sekarang  juga sudah belajar  di NGU Jepang, dan mungkin bulan depan akan berangkat satu orang lagi ke Jepang, menurut beliau hubungan kerjasama ini terus akan dipertahanakan karena banyak memberi manfaat bagi mahasiswa dan kampus secara umum, kita terus akan evaluasi berbagai hal agar kerjasama ini dapat berlangsung dalam waktu lama.

Kepada Natsuko Mizutani yang akan kembali ke negaranya , rektor Umuslim berpesan, agar terus berkomunikasi dengan pihak kampus, karena bagaimanapun Natsuko juga merupakan bagian dari mahasiswa dan alumni Universitas Almuslim, walaupun Natsuko hanya kuliah dua semester, harapan kami semoga ilmu yang diperoleh selama di Umuslim bermanfaat dan ada faedah baik bagi dirinya maupun bagi kampus.

Kami mengucapkan terimakasih dan memohon maaf  pada Natsuko mungkin dalam berbagai hal selama di kampus dengan berbagaai perbedaan dan kekurangan banyak yang tidak berkenan dan tersinggung perasaan Natsuko Mizutani, ujar Rektor Umuslim Dr.H.Amiruddin Idris,SE.,MSi.

Acara perpisahan dihadiri unsur Rektorat, Dekanat serta perwakilan  ormawa kampus dan berlangsung secara sederhana. (al-zul)