Siswa SMA Negeri 3 Bireuen Kunjungi Umuslim, dan Pelatihan di Laboratorium Geografi

Kampus Timur, Sabtu (18/11) Dengan wajah yang begitu ceria sebanyak 23 orang siswa dari SMA Negeri 3 Bireuen mengunjungi Universitas Almuslim (Umuslim) untuk lebih dekat mengenal kampus kebanggaan masyarakat Bireuen bahkan masyarakat Aceh. Pada acara pembukaan pelatihan yang dibuka dengan resmi oleh Kaprodi Geografi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Aisyah Rahman, M.Pd yang didampingi oleh dosen-dosen kebanggaan Umuslim; Cucut Satria Barona, M.Pd, Iskandar, M.Pd. Tak ketinggalan seorang lulusan Geografi Umuslim yang sudah menekuni sebagai praktisi di bidang geografi yaitu Suryadi, S.Pd dan bertindak sebagai instruktur dalam pelatihan. Siswa didampingi seorang guru Anidar, S.Pd, dan dari mahasiswa geografi Dicky Setiadi dan Dianda Wirdah.

Dari pihak Universitas hadir Al Azhar, SS., M.Sos selaku Kepala Pusat Informasi dan Promosi, yang pada prinsipnya lebih memperkenalkan apa dan bagaimana Umuslim, serta mempromosikan apa-apa yang telah diraih institusi ini. Walau terletak di sudut sebuah Kabupaten tetapi kiprahnya telah melampaui wilayahnya bahkan telah menjalin kerjasama baik di dalam dan luar negeri.

"Geografi pada umumnya dimaknai sebagai ilmu sosial, akan tetapi kenyataannya di lapangan menggunakan ilmu alam atau ilmu pasti sebagai sandaran dalam pelaksanaan penerapan ilmunya', jelas Aisyah Rahman, M.Pd."Sekarang di dalam penerapan pengetahuan geografi yang dilakukan dengan sistem digital, dan di Umuslim tempatnya", tambah beliau.

Kegiatan selanjutnya dipandu oleh Suryadi, S.Pd selaku instruktur yang banyak memberikan ilmu tentang dunia geografi yang pada dasarnya sekarang dibutuhkan semua lini. (PIP Umuslim)

PMK3I Kabupaten Bireuen Diadakan di Umuslim

Kampus Ampoen Chiek Peusangan Matangglumpangdua, Selasa (14/11) Uji Petik Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia (PMK3I) diadakan di kampus Ampoen Chiek Peusangan Matangglumpangdua Bireuen. Acara yang dihadiri Tim Asesor Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. Tim dari Badan Ekonomi kreatif (Bekraf) tampak hadir Arif Sugiono, Suriadi, Ajib, Dea, dan Lili.

Sebagai pembuka kata  dalam pelaksanaan 'Uji Petik' tersebut Rektor Universitas Almuslim (Umuslim) Dr. H. Amiruddin Idris, SE., M.Si selaku tuan rumah tempat pelaksanaan. Hadir dari Rektorat Umuslim beserta jajaran, Ka. Biro Umum, Ka. Biro Akademik, Ka. Pusat Informasi dan Promosi, akademisi, Pemda Bireuen, komunitas antara lain; Juang Cinema, Phobia Community Bireuen, Sanggar Mirah Delima, Sanggar Jeumpa Putih, dan pelaku bisnis tampak hadir Mudi Photo Studio.

"Ketika sebuah sub sektor dijadikan sebagai pilihan maka akan dipikirkan proses dari hulu sampai hilir harus penuh kreatifitas. Kreatifitas sendiri bila dilakukan tanpa pengetahuan berarti semuanya tidak memiliki arti.  Sehingga proses 'Transfer of Knowledge' antara akademisi dengan sub sektor pelaku kreatifitas sangat dibutuhkan. Apalagi pengertian entrepreuneur yang selama ini tidak dibedakan dengan personal worker", ungkap Arif Sugiona selaku asesor.

Uji petik yang dilaksanakan merupakan penelusuran yang dilakukan Bekraf dalam mengarahkan sub sektor kreatifitas apa yang menjadi pilihan masyarakat Kabupaten Bireuen dalam pembinaan Kabupaten/Kota Kreatif. Menurut tim asesor semua ditentukan oleh masyarakat Bireuen, Bekraf hanya mengarahkan dan menjembatani pilihan tersebut yang pada akhirnya memberikan jalan dalam pelaksanaan ekonomi kreatif sehingga tidak tergantung pada hasil apa yang selama ini yang telah ada di Kabupaten Bireuen. (PIP Umuslim)

Universitas Almuslim dan ASPAJA Melakukan Kerjasama Pembekalan Pra Seleksi Program Magang Kerja ke Jepang

Kampus Peusangan, Ampoen Chiek Kamis (16/11)  Universitas Almuslim bekerjasama dengan ASPAJA Bireuen yang diwakili oleh Sensei Dahlan yang juga mewakili Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas penduduk (Disnakermobduk) Aceh mengadakan pertemuan dengan calon peserta Program Magang Kerja ke Jepang di Kampus Ampon Chik Peusangan, Universitas Almuslim. Jumlah peserta berasal dari Kabupaten Bireuen dan Lhokseumawe. Acara yang dibuka dengan resmi oleh Rektor Universitas Almuslim (Umuslim) yang diwakili oleh Wakil Rektor IV Ismail Ramli, MT.

Acara pembukaan yang dihadiri Wakil Rektor IV Ismail Ramli, MT, Kepala Kantor Urusan Internasional Drs. Nurdin AR, ASPAJA Bireuen Sensei ahlan, Kepala Kantor Pusat Informasi dan Promosi Umuslim Al Azhar, SS., M.Sos, Elga Safitri, S.Pd tutor Matematika, Ratna Walis, S.Pd staf Kantor Urusan Internasional yang bertindak sebagai presenter. Serta dihadiri 45 orang peserta pembekalan yang datang dari kawasan Lhokseumawe dan Bireuen.

Pada pertemuan ini dilakukan sosialisasi, sebelum masuk ke tahap pembekalan pertama (pra seleksi) yang akan dilaksanakan di Universitas Almuslim pada bulan November ini. Calon peserta akan dibekali dengan kemampuan matematika, pengenalan budaya Jepang, dan latihan fisik. Hal ini sangat diperlukan untuk persiapan mengikuti test rekrutmen di Banda Aceh. Di sana mereka akan mengikuti test matematika, cek fisik (kesamaptaan), test ketahanan fisik, dan terakhir test wawancara. Jika dinyatakan lulus, maka peserta akan mengikuti pembekalan berikutnya, yaitu belajar bahasa Jepang dan Matematika sebelum diberangkatkan ke Jepang.

 Pendaftaran dan seleksi untuk mengikuti Program Magang Kerja ke Jepang dilakukan dua kali dalam setahun. Program ini merupakan program Nasional yang dilaksanakan di bawah koordinasi Disnakermobduk pada tiap provinsi. Jika dihitung sejak awal dilaksanakannya hingga tahun 2017 telah melaksanakan hingga 25 gelombang, sedangkan Aceh baru melaksanakan 8 gelombang. Alumninya telah tersebar dan bekerja di banyak daerah dan Negara. Banyak yang bekerja di perusahaan atau industri multinasional di beberapa Negara.

Walaupun ini program nasional, namun jumlah peserta dari Aceh setiap tahunnya tidak memenuhi kuota. “Maka untuk itu, kami Universitas Almuslim mengambil inisiatif untuk membangun kerjasama dengan ASPAJA untuk dapat membantu dalam program ini,” ujar Rektor IV Universitas Almuslim, Ismail Ramli, M.T yang didampingi Drs. Nurdin Abdul Rahman, M.Si, Teuku Cut Mahmud Aziz, M.A, dan Ratna Walis, S.Pd dari Kantor Urusan Internasional (KUI) Universitas Almuslim.

 Ditambahkan Wakil Rektor IV Umuslim, “Kami ingin berperan dan dapat membantu pemerintah untuk mengurangi tingkat pengangguran dan kemiskinan. Karena sebagaimana kita ketahui dari data BPS, angka pengangguran di Aceh, khususnya di Kabupaten Bireuen setiap tahunnya terus meningkat. Kami berpikir Program Magang Kerja ke Jepang akan menjadi salah satu solusi bagaimana memfasilitasi pemuda-pemuda Aceh untuk dapat bekerja di luar negeri. Selain memperoleh gaji yang besar dan pengalaman internaisonal, sertifikat yang mereka peroleh dapat digunakan untuk melamar bekerja di seluruh Negara ASEAN termasuk Timor Leste”.

“Pada gelombang berikutnya kami bertekad dengan dukungan penuh dari Rektor Universitas Almuslim akan mempromosikan seluas mungkin agar kuota untuk Aceh tercukupi bahkan bisa lebih.”, lanjut Wakil Rektor IV Umuslim. (PIP Umuslim)

 

 

Workshop Manajemen Komunitas Kreatif dan FGD Digelar di Umuslim

Kampus Ampoen Chiek Peusangan, Senin (13/11)  acara 'Workshop Komunitas Kreatif dan Forum Group Discussion, yang digelar di Universitas Almuslim (Umuslim) dipimpin langsung oleh Rektor Umuslim Dr. H. Amiruddin Idris, SE., M.Si. Tampak hadir kalangan akademisi dari Umuslim, komunitas kreatif, pelaku usaha, Juang Cinema, Kabag Perekonomian (Pemda Bireuen), Kabid Ekonomi ( Bappeda Bireuen), Wakil Rektor I, Wakil Rektor III, Wakil Rektor IV, Ka Biro Umum, Ka Biro Akademik dan Kepala Pusat Informasi dan Promosi Umuslim.

Workshop yang diharapkan dapat membuka wawasan para pelaku kreatif untuk mempersiapkan diri ke depan, sehingga 'Rehabilitasi dan Revitalisasi Gedung Kreatif oleh Bekraf' nantinya akan berfungsi maksimal bagi kepentingan masyarakat Bireuen.

"Rehabilitasi dan revitalisasi gedung M Jangka di lantai III harus selesai akhir Desember 2017, walaupun terletak di kampus Umuslim, akan tetapi merupakan 'Gedung Kreatif Kabupaten Bireuen' yang juga diperuntukkan bagi masyarakat Bireuen", tegas Rektor Umuslim. (PIP Umuslim)

 

Bekraf Tetapkan Kabupaten Bireuen Sebagai kota Kreatif

Banda Aceh, Kamis (16/11)  Kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Bireuen  karena telah ditetapkan menjadi kota kreatif di Indonesia untuk tiga sektor, yaitu seni pertunjukan, fotografi dan film animasi. Pelaksanaan penanda tanganan MoU  berlangsung di Hotel The Pade Banda Aceh.

Penandatangan penetapan kota kreatif  tersebut dilakukan wakil Bupati Bireuen Dr.Muzakkar A.Gani,SH.,MSi dan Deputi Infrastruktur Badan ekonomi Kreatif (Bekraf) Dr. Hari Santosa Sungkari, dan turut disaksikan Rektor Universitas Almuslim Dr.H.Amiruddin Idris,SE.,MSi , Bappeda Bireuen, tokoh  cineas film Rahmat Setiawan dari Juang Cinema, fotografi Nur El-Mahmudi, akademisi Angga Eka Karina, M.sn dan asesor dari Bekraf.

Perjalanan panjang untuk penetapan kota kreatif di tiga sektor bagi kabupaten Bireuen setelah melalui hasil survei yang telah dilakukan Universitas Almuslim sesuai petunjuk yang diberikan Badan ekonomi Kreatif (Bekraf) nasional.

Tidak lama berselang ditindaklanjuti uji petik oleh Bekraf dengan melihat segala potensi ekonomi kreatif untuk tiga katagori yang dimiliki Bireuen, selain tiga sektor tersebut, bekraf berharap ekonomi kreatif Bireuen, bisa tumbuh diberbagai sektor lainnya, apalagi tahun ini Universitas Almuslim telah dibantu dengan revitalisasi gedung MA.Jangka menjadi ebuah gedung yang representatif untuk berbagai kegiatan yang bisa menumbuhkan ekonomi kreatif.

Dalam arahannya Deputi Infrastruktur Badan ekonomi Kreatif (Bekraf) Dr. Hari Santosa Sungkari memaparkan Deputi infraksuktur mengatakan bahwa penandatanganan ini merupakan bentuk kepercayaan dan sinergi yang kuat antara empat elemen akademisi, komunitas, pelaku bisnis pemerintah daerah.
Menurut beliau Bekraf mengembangkan usaha para pelaku sektor ekonomi kreatif 16 subsektor, dan kabupaten memiliki potensi yang besar sebagai pelaku untuk beberapa subsektor yang saling mendukung.

Keterlibatan kampus dalam program ini karena sesuai fungsi kampus selain pendidikan juga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, kampus memiliki sumber daya (dosen, mahasiswa dan peneliti) juga memiliki fasilitas tentunya sangat membantu dalam rangka membangkitkan ekonomi kreatif dalam masyarakat Aceh khususnya kabupaten Bireuen. (PIP-Humas Umuslim)

Kuliah Umum P4GN Oleh Brigjen (Pol) Drs. Faisal Abdul Naser, MH di Umuslim

Kampus Ampoen Chiek Peusangan, Rabu (08/11) bertempat di Aula Academic Center (AAC) Ampoen Chiek Peusangan digelar acara 'Kuliah Umum P4GN (Pencegahan,Pemberantasan,Penyalahgunaan,dan Peredaran Gelap Narkoba)' yang disampaikan oleh Brigadir Jenderal Polisi Drs. Faisal Abdul Naser, MH.

Acara yang juga diiringi penandatanganan Nota Kesepahaman BNNP Aceh dan Universitas Almuslim, juga pelantikan Relawan serta Satgas Anti Narkoba Lingkungan Pendidikan Kabupaten Bireuen. Turut hadir Pembina Yayasan Almuslim Peusangan Drs. Anwar Idris yang juga sebagai anggota DPR RI, Pengawas Yayasan Tgk. Kafrawi, S.Ag, Ketua Yayasan H. Yusri Abdullah, S.Sos, Rektor Universitas Almuslim (Umuslim) Dr. H. Amiruddin Idris, SE., M.si, Sekda Bireuen Ir. Zulkifli SP, SKPK di lingkup Bireuen, Wakil Rektor II Umuslim, Wakil Rektor III, Wakil Rektor IV, para Dekan, Direktur, Ka. Biro, Kabag, Ka UPT lingkup Umuslim, dosen, mahasiswa, dan Kepala Sekolah lingkup Bireuen.

"Atas nama Pemerintah Bireuen saya mengapresiasi acara kuliah umum ini untuk penanaman anti narkoba di tengah masyarakat karena kondisi saat ini sangat berat kita hadapi karena merupakan hal yang kompleks yang tidak hanya menyasar pada tingkat kesehatan akan tetapi mengancam generasi bangsa", ujar Sekda Bireuen.

"Umuslim siap bekerjasama dengan BNN karena kampus memiliki Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berisi Pendidikan, Pengajaran, dan Pengabdian Pada Masyarakat, sehingga Umuslim siap membantu dengan segala fasilitas dan sumber daya manusia manusia dalam membantu penanggulangan masalah narkodengan Badan Narkotika Nasionalba", ungkap Rektor Umuslim.

"Penelitian yang dilakukan Universitas Indonesia pada tahun 2016 mengindikasikan bahwa dari populasi siswa sebanyak 100 (seratus) orang maka 2 (dua) di antaranya sudah terkena jerat narkoba", terang Brigjen (Pol) Drs. Faisal Abdul Naser, MH selaku Kepala BNNP Aceh.

Acara yang diikuti peserta dengan antusias terutama oleh siswa dan mahasiswa, membuat suasana tak terasa telah melampaui tengah hari, dan diakhiri acara dengan tanya jawab. Sebagai pemandu acara pembukaan Masniar, SE (Humas Umuslim), pembacaan Al-Qur'an oleh Rahmad (mahasiswa Umuslim), do'a oleh H.Musrizal, MA (Wakil Dekan II Fakultas Ekonomi Umuslim). Pemandu Kuliah Umum Nyak Raika (Mantan Presiden Mahasiswa Umuslim), Lagu Indonesia Raya (Paduan Suara SMA Negeri I Peusangan), serta penampilan khusus anak-anak TK Sirajul Huda Bireuen dalam acara paduan suara.(Pusat Informasi dan Promosi Umuslim). 

 

Subcategories