Orang Di Belakang Layar Yang Mengajar Bahasa Indonesi Buat Mahasiswa Jepang di Umuslim

Kampus Induk, Senin (10/10) Seorang anak muda berperawakan tinggi berkulit hitam manis dan mudah senyum, sehari-hari bertugas sebagai staf di Wakil Rektor IV/Humas dan Kerjasama. dan merangkap di Guest House Umuslim. Pemuda yang penuh talenta, yang sudah mengabdi di lingkup Umuslim selama empat tahun. Dialah Heri Gustami, S.Kom.secara struktural beliau tidak bertanggung jawab untuk pandai tidaknya mahasiswa Jepang berbahasa Indonesia.

Akan tetapi karena rasa memilikinya terhadap lembaga ini begitu tinggi dia tak sungkan-sungkan menjadi 'Bapak Asuh' buat Natsuko Mizutani dan Kaito Fukagawa. Sepulang kuliah anak muda beda kebangsaan dan agama tersebut bagaikan keluarga, apa-apa yang tidak dipahami di ruang kelas karena terkadang kesalahan pemahaman komunikasi, dengan sabar pemuda Nicah Peusangan ini memberi bantuan pemahaman.

Sampai terkadang mengajari anak muda Jepang ini dalam meramu menu untuk masakan yang bakal disantapnya sepulang dari mengikuti kuliah. Tanpa mengeluh Heri panggilan akrabnya berusaha membuat mahasiswa asing ini betah bagaikan di negeri sendiri.

"Saya berusaha sebaik mungkin dalam menyambut kehadiran mereka, apalagi tim Wakil Rektor IV yang begitu solid membuat tidak ada yang menjadi hambatan bagi saya. Mudah-mudahan program ini berkelanjutan sehingga membawa dampak positif bagi kedua negara dan bangsa dan juga bagi Universitas Almuslim Bireuen serta Nagoya Gakuin University Jepang,"demikian tegas Heri.

Malahan Hari Raya Idul Adha yang baru lalu kedua mahasiswa Jepang tersebut pulang ke rumah Heri pagi-pagi sekali, dan ikut berhari raya di Gampong Nicah. (al)