Dosen Umuslim Mendapat Undangan Khusus dari Kementerian Luar Negeri RI

Matangglumpangdua, Senin (11/12) Dosen Universitas Al Muslim (Umuslim), Teuku Cut Mahmud Aziz, S.Fil., M.A dari Kantor Urusan Internasional (KUI) yang juga Dosen Prodi Hubungan Internasional Universitas Almuslim mendapat undangan dari Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan (BPPK) Kementerian Luar Negeri (BPPK) Republik Indonesia untuk membahas penjajakan kerjasama penelitian antara Kementerian Luar Negeri RI dan Umuslim. Pertemuan dengan BPPK Kementerian Luar Negeri RI akan dilakukan di Kantor Kementerian Luar Negeri RI di Pejambon, Jakarta Pusat pada hari Rabu, 13 Desember 2017.

Keberangkatan Teuku Cut Mahmud Aziz difasilitasi oleh Kementerian Luar Negeri mulai dari tiket pesawat hingga akomodasi selama di Jakarta. Kementerian Luar Negeri mengundang Teuku Cut Mahmud Aziz untuk membahas secara khusus penjajakan kerjasama penelitian di tiga Negara, yaitu Indonesia, India, dan Myanmar. Di samping membahas penjajakan kerjasama lainnya antara Kementerian Luar Negeri dan Umuslim.

Dalam kesempatan tersebut, rencananya Teuku Cut Mahmud Aziz akan menyampaikan setidaknya 4 hal, yaitu:

1.Memperkenalkan universitas melalui profil Universitas Almuslim.

2.Penjajakan kerjasama yang mungkin dilakukan termasuk dengan Prodi Hubungan Internasional FISIP Umuslim. Karena Prodi HI rencananya akan merayakan ulang tahun       pertamanya pada bulan Maret 2018. Semoga nantinya akan ada Kuliah Ambassador (Kuliah Duta Besar) bagi Mahasiswa HI FISIP Umuslim.

3.Menyampaikan perihal inisiasi pendirian Honorary Consulate of India (Konsul Kehormatan Pemerintah India) di Aceh, sebagai salah satu output konferensi internasional hubungan antara India-Indonesia yang pernah digagas oleh Universitas Almuslim. 

4.Diskusi khusus perihal penjajakan kerjasama penelitan di 3 negara, yaitu Indonesia, India, dan Myanmar. 

Rektor Umuslim, Dr. H. Amiruddin Idris, S.E., M.Si beserta Wakil Rektor IV,  Ismail Ramli, S.T., M.T menyambut baik undangan tersebut dengan memberi dukungan penuh dan berharap adanya kerjasama berkelanjutan dengan Kementerian Luar Negeri RI. Undangan ini merupakan sebuah kehormatan bagi Umuslim walaupun universitas ini berada di daerah namun mendapat perhatian dan kepercayaan dari institusi-institusi besar seperti Kementerian Luar Negeri. Dan dalam hal ini, Teuku Cut memohon doa semoga pertemuan dengan BPPK Kementerian Luar Negeri berjalan lancar sesuai yang diharapkan.(PIP-Umuslim)