Umuslim Mendapat Kehormatan Dikunjungi Pengiran dari Brunei Darussalam

Matangglumpangdua, Selasa (18/09) Ketua Forum Silaturrahmi Keraton Nusantara Brunei Darussalam Pengiran Haji Abbas SNB., SMB., PHBS didampingi Dato Mohd Azahari, dan Dato Haji Mohammad Bin Haji Samsu beserta para Datin. Kehadiran ke Universitas Al Muslim (Umuslim) sebagai kunjungan silaturahmi yang dipandu Ketua Majelis Adat Budaya Aceh (MAA) Bireuen Drs. H. Jailani, MM dan tokoh Bireun Zul Namploh.

Pada pertemuan tersebut disambut langsung oleh Rektor Umuslim Dr. H. Amiruddin Idris, SE., M.Si, Wakil Rektor I Dr. H. Hambali, SE., M.Pd, Wakil Rektor II Drs. Ilyas Ismail, MAP, Wakil Rektor III Ir. Saiful Hurri, M.Si, dan Wakil Rektor IV Ismail Ramli, ST., MT, bertempat di ruang rapat kampus Ampoen Chiek Peusangan. Tampak hadir Ka. Biro Umum dan Keuangan Chairul Bariah, SE., MM, Ka. Biro Akademik Muchlis Amus, S.Sos., M.Si, Kabag Humas Zulkifli, M. Kom, Kabag Kemahasiswaan Rahmad, S.Sos., MAP, Kabapel KKM Drs Syarkawi, M.Ed, Kepala LPPM Dr. Halus Satriawan, SP., M.Si  dan Kepala Pusat Informasi dan Promosi Al Azhar, SS., M.Sos.Tak ketinggalan jajaran Dekan , Wakil Dekan, Direktur DIII Kebidanan, dosen dan perwakilan Ormawa di lingkup Umuslim.

"Merupakan kehormatan besar bagi Universitas Al Muslim telah kedatangan tamu yang teramat agung Pengiran Haji Abbas, Dato Haji Mohammad Bin Haji Samsu, Dato Mohammad Azahari beserta para Datin, mudah-mudahan pertemuan silaturahmi ini membuka jalan kerjasama dengan Universitas serta Perguruan Tinggi yang ada di Brunei Darussalam", ujar Rektor Umuslim dengan penuh harapan.

"Kami datang bukanlah perwakilan kerajaan atau pe rguruan tinggi yang ada di Brunei Darussalam, tapi insyaa Allah kami akan berjanji menjembatani agar ada hubungan yang membawa banyak manfaat bagi kedua negara ini terutama di bidang pendidikan", jelas Pengiran Haji Abbas mewakili rombongan sebanyak 7 (tujuh) orang dari total keseluruhan 10 (sepuluh) orang , sementara 3 (tiga) orang kembali ke Brunei Darussalam karena ada keperluan yang tak dapat ditinggalkan.

Pertemuan tersebut membahas tentang kemungkinan pertukaran mahasiswa antara kedua negara ataupun mahasiswa yang ingin melanjutkan jenjang yang lebih tinggi di negara kerajaan yang cukup kaya tersebut.

Usai acara rombongan mengunjungi Pesantren Terpadu Al Muslim yang terletak di kampus induk Umuslim yang tak berapa jauh dari kampus Ampoen Chiek Peusangan. (PIP Umuslim)