Mahasiswa HI Umuslim Berdiskusi dengan Kepala Museum dari Auckland, New Zealand

Matangglumpangdua, Rabu (27/12) mahasiswa Prodi Hubungan Internasional (HI) Universitas Almuslim (Umuslim) yang terdiri dari Azzura Mayasyi, Akhsani Taqwim, dan Tiara Raudhatul Husna bersilaturahmi ke rumah keluarga salah seorang Dosen HI Umuslim, Teuku Cut Mahmud Aziz, S.Fil., M.A, yang biasa disapa “Poncut” di Matangglumpangdua. Di sana mereka berkenalan dengan Jacky yang berasal dari Swiss yang merupakan Kepala Bagian dan Kepala Proyek di New Zealand Maritim Museum di Auckland, New Zealand. Sebutan New Zeland di Indonesia lebih dikenal dengan nama Selandia Baru. Dalam bahasa Maori, penduduk asli Negara Selandia Baru menyebutnya New Zealand dengan "Aotearoa" yang berarti 'tanah berawan putih panjang'.

Selandia Baru merupakan negara maju dengan tingkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Demikian juga dengan 'indeks pembangunan manusianya'. Negara ini terkenal dengan keindahan alam yang begitu menakjubkan yang merupakan impian bagi para petualang dan sutradara film dunia sehingga sering dijadikan lokasi shooting film-film Hollywood terkenal seperti Trilogy The Lord of The Rings & The Hobbit, Chronicles of Narnia, The Last Samurai, Wolverine & The Hobbit Trilogy, Vertical Limit, The Piano, The World's Fastest Indian, dan King Kong.

Jacky datang ke Aceh dalam rangka liburan, ikut dengan kakak dan abangnya Pak Poncut yang telah lama menetap di New Zealand. Kunjungannya ke Aceh merupakan kunjungan pertama baginya. Ia mengatakan, ia begitu terkesan dan menikmatinya.. “Orang-orang Aceh, ramah-ramah, murah senyum, dan baik-baik. Ikatan dan kekompakkan keluarganya begitu kental (big family), yang tidak pernah ia rasakan dan temukan selama di Selandia Baru". ungkap Jacky. Ia berjanji akan datang lagi ke Aceh pada tahun berikutnya.

Jacky, Azzura Mayasyi, Akhsani Taqwim, dan Tiara Raudhatul Husna berdiskusi banyak hal mulai dari budaya, museum, maritim, pendidikan, ekonomi, dan politik internasional. Mereka berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris. Ketiga Mahasiswa HI ini bergitu percaya diri dan kemampuan bahasa Inggris sangat baik. Jacky begitu senang dapat berkenalan dengan Azzura Mayasyi, Akhsani Taqwim, dan Tiara Raudhatul Husna. Katanya, ia akan menunggu ketiga mahasiswa ini di Selandia Baru. Semoga dengan pertemuan ini dapat menumbuhkan semangat kepada ketiga mahasiswa ini untuk semakin giat dan tekun belajar. (PIP Umuslim)

 

Umuslim Akan Mewisuda 684 Mahasiswa Pada Wisuda Sarjana Angkatan ke XXX

Kampus Umuslim, Senin (12/12) Panitia Wisuda Sarjana Angkatan ke XXX Universitas Al Muslim (Umuslim) mengadakan rapat terakhir menjelang hari wisuda yang insyā Allah diadakan pada hari Sabtu (16/12) di Aula Academic Center Ampoen Chiek Peusangan.

Wisudawan yang akan mengikuti wisuda sebanyak 684 0rang terdiri dari 6 Fakultas dan 1 Program Diploma III Kebidanan. Konsolidasi rapat terakhir ini dipimpin langsung oleh Rektor Umuslim Dr. H. Amiruddin Idris, SE., M.Si dan dihadiri Jajaran Wakil Rektor, Dekan, Ka biro, Ka UPT, dan panitia wisuda.

"Kami berharap bahwa panitia bekerja semaksimal mungkin dalam pelaksanaan wisuda ini sehingga benar-benar terlaksana dengan baik sesuai yang kita harapkan", tegas Rektor Umuslim. (PIP Umuslim)

 

Umuslim Turut Berduka Cita Sedalam-dalamnya

Bireuen, Rabu (20/12) Innalillahi wa inna ilaihi rajiun telah berpulang ke rahmatullah Bapak Said Fajri, SH., M.Kn  Kabag. Kemahasiswaan Universitas Almuslim, Ketua MPI Bireuen, Ketua DPC PPP Bireuen, Ketua Fokus PB. Telah meninggal pada hari Rabu, 20 Des 2017 pukul 11.15 WIB di RS BMC Bireuen dan dikebumikan di Matang  Mesjid Kecamatan  Peusangan. 

Semoga  Allah SWT menerima segala amal shaleh yang beliau lakukan, husnul khatimah dan diampuni semua dosa dan kesalahan beliau.

Keluarga Besar Universitas Almuslim turut berduka cita sedalam-dalamnya.

Dosen Umuslim Mendapat Undangan Khusus dari Kementerian Luar Negeri RI

Matangglumpangdua, Senin (11/12) Dosen Universitas Al Muslim (Umuslim), Teuku Cut Mahmud Aziz, S.Fil., M.A dari Kantor Urusan Internasional (KUI) yang juga Dosen Prodi Hubungan Internasional Universitas Almuslim mendapat undangan dari Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan (BPPK) Kementerian Luar Negeri (BPPK) Republik Indonesia untuk membahas penjajakan kerjasama penelitian antara Kementerian Luar Negeri RI dan Umuslim. Pertemuan dengan BPPK Kementerian Luar Negeri RI akan dilakukan di Kantor Kementerian Luar Negeri RI di Pejambon, Jakarta Pusat pada hari Rabu, 13 Desember 2017.

Keberangkatan Teuku Cut Mahmud Aziz difasilitasi oleh Kementerian Luar Negeri mulai dari tiket pesawat hingga akomodasi selama di Jakarta. Kementerian Luar Negeri mengundang Teuku Cut Mahmud Aziz untuk membahas secara khusus penjajakan kerjasama penelitian di tiga Negara, yaitu Indonesia, India, dan Myanmar. Di samping membahas penjajakan kerjasama lainnya antara Kementerian Luar Negeri dan Umuslim.

Dalam kesempatan tersebut, rencananya Teuku Cut Mahmud Aziz akan menyampaikan setidaknya 4 hal, yaitu:

1.Memperkenalkan universitas melalui profil Universitas Almuslim.

2.Penjajakan kerjasama yang mungkin dilakukan termasuk dengan Prodi Hubungan Internasional FISIP Umuslim. Karena Prodi HI rencananya akan merayakan ulang tahun       pertamanya pada bulan Maret 2018. Semoga nantinya akan ada Kuliah Ambassador (Kuliah Duta Besar) bagi Mahasiswa HI FISIP Umuslim.

3.Menyampaikan perihal inisiasi pendirian Honorary Consulate of India (Konsul Kehormatan Pemerintah India) di Aceh, sebagai salah satu output konferensi internasional hubungan antara India-Indonesia yang pernah digagas oleh Universitas Almuslim. 

4.Diskusi khusus perihal penjajakan kerjasama penelitan di 3 negara, yaitu Indonesia, India, dan Myanmar. 

Rektor Umuslim, Dr. H. Amiruddin Idris, S.E., M.Si beserta Wakil Rektor IV,  Ismail Ramli, S.T., M.T menyambut baik undangan tersebut dengan memberi dukungan penuh dan berharap adanya kerjasama berkelanjutan dengan Kementerian Luar Negeri RI. Undangan ini merupakan sebuah kehormatan bagi Umuslim walaupun universitas ini berada di daerah namun mendapat perhatian dan kepercayaan dari institusi-institusi besar seperti Kementerian Luar Negeri. Dan dalam hal ini, Teuku Cut memohon doa semoga pertemuan dengan BPPK Kementerian Luar Negeri berjalan lancar sesuai yang diharapkan.(PIP-Umuslim)

 

 

Kreshna I.A. Syuhada, M.Sc., Ph.D dari ITB Pemateri Workshop Pemodelan Risiko Stokastik

Kampus Timur, Senin (18/12) Kegiatan Workshop Pemodelan Risiko Stokastik dibuka dengan resmi oleh Wakil Rektor I Universitas Almuslim (Umuslim) Dr. H. Hambali, SE., M.Pd, acara yang diikuti 30 orang peserta dari Umuslim, Politeknik Lhokseumawe, Universitas Malikul Saleh Lhokseumawe, Universitas Samudra Langsa, dan STKIP Citra Bangsa Aceh Utara.

"Mahasiswa selalu menghindari sesuatu yang berorientasi angka atau hitungan atau yang bersifat statistik, dan menghindari penelitian yang bersifal kuantitatif, cenderung memilih penelitian kualitatif. Padahal staistik yang berbentuk numeric tidaklah sesulit yang dibayangkan ketika kita mau mempelajarinya", ungkap Dr. Hambali.

Seorang pemateri khusus datang dari ITB Bandung untuk membagikan ilmunya, yaitu Kreshna I.A. Syuhada, M.Sc., Ph.D, yang memang pakar di bidang statistik. Sementara pemateri lain yang tak asing lagi bagi Umuslim karena merupakan dosen Prodi PGSD yaitu Drs. Win Konadi Manan, M.Si.

Acara yang diisi dengan pemaparan dari pemateri, tanya jawab, diskusi dan presentasi masing-masing kelompok sehingga materi yang diberikan benar-benar difahami oleh peserta Workshop.

"Kami berharap workshop ini memberikan nilai tambah bagi peserta baik peserta Umuslim maupun perguruan tinggi lainnya, sehingga imej selama ini tentang statistik tidaklah menakutkan", tegas Dekan FKIP Umuslim Drs. M.Taufiq, M.Pd. (PIP Umuslim)

 

Penutupan Kegiatan Bimbingan Belajar dan Pembekalan Awal Pelatihan Pra-Seleksi Magang ke Jepang oleh Disnakertran Provinsi Aceh

Matangglumpangdua, Sabtu (09/12), bertempat di Kampus Ampoen Chiek Peusangan, Universitas Al Muslim (Umuslim) dilaksanakan Penutupan Kegiatan Bimbingan Belajar dan Pembekalan Awal Pelatihan Pra Seleksi Magang ke Jepang oleh Disnakertran Provinsi Aceh yang dihadiri oleh Bapak Tarekat, Bapak Ivan Marajo serta dua staf lainnya. Pelatihan ini sudah berlangsung selama satu bulan sejak tanggal 9 Nopember s/d 9 Desember 2017 di Kampus Ampoen Chiek Peusangan, kerjasama antara LPK ASPAJA Provinsi Aceh dan Umuslim..

Selama pembekalan ada tiga materi yang diajarkan, yaitu:

- Materi Matematika Dasar oleh Ibu Elga Safitri

- FMD oleh Bapak Pauzan

- Materi Etika dan Budaya Jepang oleh Bapak M.Dahlan (Sensei Dahlan) 

Pelatihan ini dilaksanakan sebagai persiapan menghadapi Tes di tahun 2018, sekitar bulan Maret. Program ini adalah program rutin tahunan Disnakertran yang dilakukan merata di seluruh Aceh. Untuk saat sekarang ini pembekalan di Kabupaten Bireuen dilaksanakan oleh LPK ASPAJA yang ditunjuk oleh Disnakertran, bekerjasama dengan Umuslim di Matangglumpangdua, Ibukota Kecamatan Peusangan.

Setelah penutupan dilanjutkan dengan acara ramah tamah dan makan siang bersama antara pejabat Disnakertran, yakni Bapak Tarekat, Bapak Ivan Marajo serta dua staf lainnya, perwakilan dari LPK Provinsi Aceh dan Kabupaten Bireuen, dan pejabat di lingkup Umuslim yang diwakili oleh Bapak Ismail Ramli (Wakil Rektor IV), Bapak Nurdin Abdul Rahman (Kepala Kantor Urusan Internasional), Bapak Teuku Cut Mahmud Aziz (Sekretaris Kantor Urusan Internasional), dan Ibu Ratna Walis (Staf Khusus Kantor Urusan Internasional), serta para peserta pembekalan.(PIP Umuslim, Sensei)

 

Subcategories