Dosen umuslim lakukan pelatihan tentang pengurusan izin dan konsep zero waste di Seruway

Sejumlah masyarakat Desa Kuala Pusong Kapal, Kecamatan Seruway, Kabupaten Aceh Tamiang.dilatih tentang  pengurusan izin-izin usaha dan diversifikasi produk olahan hasil perikanan berbasis “zero waste”.

Pelatihan dilakukan dosen dari prodi Akuakultur Fakultas Pertanian Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Bireuen dalam sebuah program  kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Pusung Kapal, Kecamatan Seruway, Aceh Tamiang, dilaksankan Minggu lalu, Kamis (13/08/2020).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Pengembangan Produk Unggulan Daerah (PPPUD) yang disponsori oleh Ristek-BRIN pendanaan tahun 2020.

Menurut informasi dari ketuapProdi Akuakultur, Fakultas Pertanian Umuslim, Muliari S.Kel M.Si menyatakan,peserta pelatihan berjumlah 36 orang yang terdiri dari anggota Kelompok Pengolah dan Pemasar “Camar Laut”, ditambah sejumlah dosen dan mahasiswa prodi akuakultur.

Para peserta mendapatkan pelatihan Selanjutnya beliau juga menjelaskan bahwa Prodi Akuakultur Universitas Almuslim akan terus meningkatkan kinerjanya termasuk dalam bidang pengabdian dalam rangka menuju prodi unggul. “Alhamdulillah dalam beberapa tahun terakhir, Program Studi terus mendapat hibah dari Ristek-BRIN terkait bidang penelitian maupun pengabdian”.

Materi terkait pengurusan izin-izin usaha disampaikan oleh Ilham Zulfahmi,M. Si dari Fakultas Sains dan Teknologi UIN Ar-Raniry, dalam paparannya, pemateri menyampaikan bahwa izin-izin usaha seperti, izin merek, P-IRT dan Halal sangat diperlukan dalam rangka menjamin mutu produk dan mempermudah pemasaran.

Sementara itu, Ketua tim pengabdian Rindhira Humairani, S.Pi., M.Si menyampaikan bahwa konsep zero waste dalam industri pengolahan terasi sangat sesuai untuk diaplikasikan karena selain dapat memanfaatkan hasil tangkapan sampingan udang rebon juga mengurangi limbah dari industri tersebut.

Hal ini tentu sangat berguna dalam mengoptimalkan pemanfaatan sumberdaya perikanan yang ada, meningkatkan ketersediaan lapangan kerja serta membangun perekonomian diwilayah pesisir Seruway agar lebih mandiri. 

Harapannya, pelaku UKM dapat menindaklanjuti setiap ilmu yang telah diperoleh dari kegiatan ini serta kedepannya mampu menghasilkan produk-produk baru selain terasi yang berdaya saing baik dipasar lokal, nasional bahkan manca negara.(HUMAS)
   

You are here: Home News and Events Dosen umuslim lakukan pelatihan tentang pengurusan izin dan konsep zero waste di Seruway