Mahasiswa KKM Universitas Almuslim Laksanakan Gotong Royong Pascabanjir Bandang di SMK Negeri 1 Peusangan

Bireuen — Dalam rangka mendukung pemulihan lingkungan pendidikan pascabanjir bandang, mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Almuslim (Umuslim) melaksanakan kegiatan gotong royong di SMK Negeri 1 Peusangan, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen. Kegiatan tersebut berlangsung selama lima hari, terhitung sejak Rabu, 21 Januari hingga Sabtu, 25 Januari 2026.

Aksi gotong royong ini merupakan bentuk kepedulian dan pengabdian mahasiswa terhadap masyarakat, khususnya dalam membantu satuan pendidikan yang terdampak bencana alam. Banjir bandang yang melanda wilayah Peusangan sebelumnya telah menyebabkan sejumlah fasilitas sekolah terendam lumpur serta menyisakan material kotoran di lingkungan sekolah.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKM bersama-sama membersihkan berbagai area sekolah yang terdampak, mulai dari saluran air yang tersumbat, halaman sekolah, hingga ruang-ruang kelas yang dipenuhi lumpur dan sisa material banjir. Proses pembersihan dilakukan secara manual dengan menggunakan peralatan sederhana seperti cangkul, sapu, ember, dan selang air.

Koordinator mahasiswa KKM Universitas Almuslim menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat pascabencana diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata sekaligus membantu mempercepat proses pemulihan.

“Kegiatan gotong royong ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi SMK Negeri 1 Peusangan pascabanjir bandang. Kami berharap, melalui kegiatan ini, beban pihak sekolah dapat sedikit diringankan sehingga proses belajar mengajar dapat segera kembali berjalan dengan normal,” ujarnya.

Selain membantu pemulihan fasilitas fisik sekolah, kegiatan ini juga bertujuan untuk menciptakan lingkungan belajar yang bersih, sehat, dan layak bagi siswa dan tenaga pendidik. Lingkungan sekolah yang bersih dinilai sangat penting untuk menunjang kenyamanan serta keselamatan dalam pelaksanaan aktivitas pendidikan.

Pihak SMK Negeri 1 Peusangan menyambut baik dan mengapresiasi keterlibatan aktif mahasiswa KKM Universitas Almuslim dalam kegiatan tersebut. Menurut pihak sekolah, kehadiran mahasiswa sangat membantu dalam mempercepat proses pembersihan lingkungan sekolah yang sebelumnya membutuhkan tenaga dan waktu yang cukup besar.

Kerja sama antara mahasiswa KKM dan pihak sekolah diharapkan tidak hanya berdampak pada pemulihan pascabanjir, tetapi juga mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat. Kolaborasi semacam ini dinilai penting dalam membangun solidaritas sosial serta memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan gotong royong pascabanjir ini, mahasiswa KKM Universitas Almuslim berharap dapat menumbuhkan semangat kebersamaan, kepedulian sosial, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, terutama setelah terjadinya bencana alam.