
Bireuen – Mahasiswi Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Almuslim dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Ina Maulina, melaksanakan program kerja individu bertajuk “English Fun Board: Permainan Menempel Kosa Kata Bahasa Inggris bagi Siswa SDN 10 Samalanga.” Kegiatan edukatif ini berlangsung pada 26 Januari 2026 di SDN 10 Samalanga, Gampong Putoh, Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen, Aceh.
Program tersebut merupakan bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui pendekatan pembelajaran kreatif, khususnya dalam membantu siswa sekolah dasar meningkatkan kemampuan dasar Bahasa Inggris. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung pemulihan semangat belajar anak-anak pascabencana hidrometeorologi melalui suasana belajar yang menyenangkan dan interaktif.


Dalam pelaksanaannya, Ina Maulina menerapkan metode Game-Based Learning dan Interactive Learning. Ia terlebih dahulu memperkenalkan sejumlah kosa kata dasar Bahasa Inggris beserta arti dalam Bahasa Indonesia. Setelah itu, siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil untuk mengikuti permainan edukatif menempel kosa kata pada papan pembelajaran yang telah disiapkan.
Melalui permainan tersebut, siswa diminta mencari pasangan kosa kata yang sesuai, kemudian menempelkannya pada media pembelajaran dalam batas waktu tertentu. Metode ini tidak hanya melatih daya ingat siswa terhadap kosa kata Bahasa Inggris, tetapi juga menumbuhkan kerja sama tim, keberanian, serta keterampilan komunikasi antar siswa.
Suasana pembelajaran berlangsung aktif dan komunikatif. Para siswa tampak antusias mengikuti setiap tahapan kegiatan, mulai dari pengenalan kosa kata hingga permainan kelompok. Mereka terlihat bersemangat berdiskusi dengan teman, mencari pasangan kata, serta berpartisipasi secara langsung dalam proses pembelajaran.
Menurut Ina Maulina, penggunaan metode permainan dalam pembelajaran Bahasa Inggris sangat efektif untuk siswa sekolah dasar karena sesuai dengan karakteristik usia mereka yang cenderung menyukai aktivitas interaktif. “Melalui permainan edukatif seperti ini, siswa tidak merasa sedang belajar secara formal, tetapi tetap memperoleh pemahaman kosa kata baru dengan cara yang menyenangkan,” ujarnya.
Program kerja individu ini dilaksanakan dengan anggaran mandiri mahasiswa, memanfaatkan media pembelajaran sederhana yang mudah diperoleh. Dukungan dari pihak sekolah, serta partisipasi aktif siswa, menjadi faktor penting yang mendukung kelancaran kegiatan.
Pihak sekolah menyambut baik pelaksanaan program tersebut karena dinilai mampu menambah variasi metode pembelajaran Bahasa Inggris sekaligus meningkatkan motivasi belajar siswa. Kegiatan seperti ini diharapkan dapat terus dilakukan sebagai bagian dari kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas pendidikan dasar.
Melalui kegiatan English Fun Board, diharapkan siswa SDN 10 Samalanga dapat memperoleh pengalaman belajar Bahasa Inggris yang lebih menyenangkan, meningkatkan pemahaman kosa kata dasar, serta menumbuhkan rasa percaya diri dalam menggunakan Bahasa Inggris sejak dini. Di sisi lain, program ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa KKM untuk mengaplikasikan ilmu pendidikan secara nyata melalui pendekatan pembelajaran kreatif dan kontekstual di tengah masyarakat.
Penulis: Elga Safitri
