
Bireuen – Upaya peningkatan kesadaran lingkungan dan pengelolaan sampah berbasis teknologi tepat guna terus digalakkan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Almuslim. Salah satu wujud nyata kontribusi tersebut adalah peresmian alat pembakar sampah ramah lingkungan berteknologi Rocket Stove yang dilaksanakan pada Sabtu, 7 Februari 2026 di Gampong Matang Teungoh, Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen.
Peresmian alat ini dilakukan langsung oleh Geuchik Gampong Matang Teungoh, M. Zubir, didampingi perangkat gampong serta kader desa. Kehadiran aparatur desa menunjukkan dukungan penuh terhadap inovasi mahasiswa dalam menghadirkan solusi praktis dan berkelanjutan untuk mengatasi permasalahan sampah domestik di lingkungan masyarakat.

Program kerja kelompok ini diinisiasi oleh mahasiswa KKM Universitas Almuslim dengan ide dan pemaparan materi utama dari Cut Aufi Nur Altaf, mahasiswa Program Studi Teknik Sipil. Gagasan tersebut terinspirasi dari perkembangan teknologi tepat guna yang banyak diperkenalkan melalui media digital, khususnya konsep Rocket Stove sebagai alat pembakaran yang lebih efisien dan minim asap.
Rocket Stove dikenal sebagai teknologi sederhana namun efektif karena mampu memaksimalkan proses pembakaran melalui desain ruang bakar khusus, sehingga sampah dapat terbakar lebih sempurna dengan emisi asap yang relatif lebih sedikit dibandingkan metode pembakaran konvensional.
Pelaksanaan program ini melibatkan seluruh mahasiswa KKM Universitas Almuslim yang ditempatkan di Gampong Matang Teungoh, mulai dari tahap perencanaan, sosialisasi, hingga konstruksi alat. Rangkaian kegiatan meliputi:
Sosialisasi dan Presentasi Pengenalan. Mahasiswa memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah serta cara kerja Rocket Stove sebagai solusi ramah lingkungan.Workshop Konstruksi. Proses pembangunan alat dilakukan secara gotong royong oleh mahasiswa KKM sebagai bentuk kerja tim sekaligus praktik penerapan ilmu di lapangan.
Uji Coba dan Peresmian. Setelah tahap konstruksi selesai, alat diuji fungsinya sebelum akhirnya diresmikan agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara luas.
Program ini berada di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Muhammad Haris Mustaqim, M.Pd, yang turut memberikan arahan akademik dan pendampingan selama pelaksanaan kegiatan.
Dalam sambutannya, Geuchik M. Zubir menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKM Universitas Almuslim atas kontribusi nyata mereka terhadap kebersihan lingkungan desa. Ia berharap Rocket Stove yang telah diresmikan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat, sehingga mampu membantu mengurangi penumpukan sampah rumah tangga serta meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya menjaga lingkungan.
Menurutnya, inovasi sederhana seperti Rocket Stove memiliki potensi besar apabila dikelola secara konsisten dan didukung oleh partisipasi aktif masyarakat.
Melalui program ini, Gampong Matang Teungoh diharapkan dapat menjadi salah satu desa percontohan dalam pengelolaan sampah mandiri di wilayah Kecamatan Samalanga. Pemanfaatan teknologi sederhana namun efektif seperti Rocket Stove dinilai mampu menjadi langkah awal dalam membangun budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan.
Mahasiswa KKM Universitas Almuslim yang terlibat dalam program ini antara lain: Cut Aufi Nur Altaf, Muhammad Khalis, Rahma Alya, Raudhatul Aulia, Ummul Khairiah, Nurul Anissa, Mutia Rahmah, Alfia Nora, Lutfia Magfirah, Sarah Nadia, Nuraina Fazla, Hafiz Al Fatin, Muhammad Nur, Fitratur Rizki, Asyifa Nazila, Muhammad Arrayyan, Uci Rahayu Naziva, Muhammad Sanon, Satyra Arsya, Mulyanan, Nurmahda Yussami, Zhia Ulhaq, Sarah Nadia, Salsabila Nisya, Mutia Ulfa, Taufiqul Hakim, dan Razaqna Alfurqan.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menghadirkan solusi inovatif bagi permasalahan lingkungan. Diharapkan kolaborasi semacam ini dapat terus berlanjut guna menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Penulis: Elga Safitri
