
Bireuen – Fakultas Kedokteran Universitas Almuslim kembali menunjukkan komitmennya dalam pelayanan kesehatan masyarakat dengan menggelar kontrol gratis bagi puluhan pasien pasca sunat massal yang sebelumnya dilaksanakan pada Minggu (15/2/2026). Kegiatan kontrol tersebut berlangsung pada Rabu (18/2/2026), atau H-1 menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Kontrol kesehatan ini dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Kedokteran, dr. Zumirda, yang turun langsung memeriksa kondisi pasien satu per satu. Ia didampingi sejumlah dokter muda serta mahasiswa Fakultas Kedokteran yang turut berpartisipasi dalam pelayanan medis sekaligus pembelajaran praktik klinis.

Proses kontrol dilakukan di ruang Unit Gawat Darurat (UGD) dan Respiratory Intensive Care Unit (RICU) Fakultas Kedokteran setempat dengan tetap menerapkan standar keselamatan pasien, sterilisasi alat, serta prosedur medis yang ketat. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan proses penyembuhan berjalan optimal serta mengantisipasi kemungkinan komplikasi pascatindakan.
Kegiatan kontrol gratis ini merupakan tindak lanjut dari program sunat massal bagi anak-anak terdampak banjir di Kabupaten Bireuen yang sebelumnya digelar Fakultas Kedokteran Universitas Almuslim bersama mitra medis. Program sosial tersebut tidak hanya memberikan layanan khitan gratis, tetapi juga santunan berupa uang tunai, kain sarung, dan Al-Qur’an sebagai bentuk dukungan moral dan spiritual menjelang Ramadan.
Menurut dr. Zumirda, kontrol pasca sunat memang telah disampaikan sejak awal kepada para orang tua pasien. Ia mengimbau agar setiap pasien kembali melakukan pemeriksaan apabila muncul keluhan atau hal yang tidak diharapkan setelah tindakan medis. Hal ini penting agar proses pemulihan berlangsung aman serta terpantau secara profesional.
Ia menegaskan bahwa tanggung jawab pelayanan kesehatan tidak berhenti pada tindakan medis semata, tetapi juga mencakup pemantauan pascatindakan, edukasi perawatan luka, serta pendampingan psikologis bagi pasien dan keluarga. Dengan demikian, kualitas pelayanan kesehatan dapat terjaga sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Kegiatan kontrol gratis tersebut juga menjadi bagian dari penguatan peran institusi pendidikan kedokteran dalam pengabdian masyarakat, khususnya bagi warga terdampak bencana. Fakultas Kedokteran Universitas Almuslim berharap program layanan kesehatan berkelanjutan seperti ini dapat terus dilakukan sebagai bentuk kontribusi nyata dunia akademik dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Penulis: Elga Safitri
