
Dokumentasi foto bersama Dr. Ir. Romaynoor Ismy dengan BEM FT Umuslim dan masyarakat Aceh Tamiang usai kegiatan edukasi.
Aceh Tamiang — Peran dosen dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat kembali ditunjukkan oleh Dr. Ir. Romaynoor Ismy, MT., IPM., ASEAN.Eng, Dosen Fakultas Teknik Universitas Almuslim, yang turut mendampingi sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat dalam kegiatan kemanusiaan “Teknik Almuslim Bergerak” di Kabupaten Aceh Tamiang, pada 6–7 Januari 2026.
Dalam kegiatan yang digagas oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Teknik Universitas Almuslim tersebut, Dr. Romaynoor Ismy berperan aktif tidak hanya sebagai pendamping mahasiswa di lapangan, tetapi juga sebagai narasumber utama yang menyampaikan materi bertajuk “Edukasi Mitigasi Bencana Banjir”. Edukasi ini menjadi bagian penting dari rangkaian kegiatan kemanusiaan yang bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan dan ketangguhan masyarakat terhadap potensi bencana banjir.
Di hadapan masyarakat terdampak banjir bandang, Dr. Romaynoor Ismy menegaskan bahwa bencana alam, khususnya banjir, tidak hanya harus dihadapi dengan respons darurat, tetapi juga membutuhkan pemahaman dan upaya mitigasi yang berkelanjutan. Menurutnya, edukasi mitigasi bencana merupakan kunci utama untuk meminimalisasi risiko, mengurangi dampak kerugian, serta melindungi keselamatan masyarakat.
Dalam penyampaiannya, ia menjelaskan secara komprehensif berbagai aspek mitigasi bencana banjir, mulai dari pemahaman penyebab terjadinya banjir, baik yang dipicu oleh faktor alam maupun aktivitas manusia, hingga langkah-langkah kesiapsiagaan yang dapat dilakukan oleh masyarakat sebelum bencana terjadi. Ia juga menguraikan tindakan yang harus diambil saat banjir melanda, seperti upaya evakuasi mandiri, perlindungan kelompok rentan, serta pentingnya koordinasi dengan pihak terkait.
Lebih lanjut, Dr. Romaynoor Ismy juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam upaya pencegahan banjir melalui pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Ia mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan saluran air, tidak membuang sampah sembarangan, serta mendukung upaya konservasi lingkungan sebagai langkah jangka panjang dalam mengurangi risiko banjir.
Selain memberikan materi edukatif, kehadiran Dr. Romaynoor Ismy sebagai dosen pendamping juga menjadi bentuk nyata keterlibatan perguruan tinggi dalam mendukung aktivitas kemanusiaan mahasiswa. Ia secara langsung mendampingi mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Almuslim selama proses penyaluran bantuan di sejumlah desa terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, sekaligus memberikan arahan agar kegiatan berjalan tertib, aman, dan tepat sasaran.
Menurutnya, keterlibatan dosen dalam kegiatan lapangan seperti ini memiliki nilai strategis, tidak hanya dalam mentransfer ilmu pengetahuan kepada masyarakat, tetapi juga dalam membentuk karakter dan kepedulian sosial mahasiswa. Ia menilai bahwa kegiatan kemanusiaan yang dipadukan dengan edukasi kebencanaan merupakan sarana pembelajaran kontekstual yang sangat penting bagi mahasiswa Fakultas Teknik.
“Mahasiswa teknik tidak hanya dituntut untuk menguasai aspek akademik dan keilmuan, tetapi juga harus memiliki kepekaan sosial dan tanggung jawab kemanusiaan. Melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa belajar menerapkan ilmunya sekaligus memahami realitas yang dihadapi masyarakat,” ungkapnya.
Edukasi mitigasi bencana banjir yang disampaikan mendapat respons positif dari masyarakat Aceh Tamiang. Warga menyambut baik materi yang disampaikan secara komunikatif dan aplikatif, sehingga mudah dipahami dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana, sekaligus memperkuat kapasitas lokal dalam mengurangi risiko banjir di masa mendatang.
Melalui kegiatan “Teknik Almuslim Bergerak”, Dr. Ir. Romaynoor Ismy, MT., IPM., ASEAN.Eng menegaskan komitmen Fakultas Teknik Universitas Almuslim dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa sinergi antara dosen dan mahasiswa mampu menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat, terutama dalam situasi pascabencana.
Kehadiran dosen dan mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Almuslim di Aceh Tamiang tidak hanya membawa bantuan materi, tetapi juga menghadirkan pengetahuan, pendampingan, dan harapan bagi masyarakat untuk bangkit serta lebih siap menghadapi potensi bencana di masa depan.
