FK Universitas Almuslim Bersama Mitra Medis Kembali Gelar Layanan Kesehatan Gratis bagi Warga Terdampak Banjir di Gampong Keurumbok

Dokumentasi foto kegiatan Pelayanan Kesehatan Gratis di Gampong Keurumbok. Minggu (11/1/2026).

Bireuen – Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan bekerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Bireuen serta Mitra Medis kembali melanjutkan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat terdampak banjir hidrometeorologi di Kabupaten Bireuen. Kegiatan kemanusiaan tersebut dilaksanakan pada Minggu (11/1/2026) dan dipusatkan di Meunasah Gampong Keurumbok, Kecamatan Kuta Blang.

Pelayanan kesehatan gratis ini turut melibatkan tim medis dari berbagai lembaga kemanusiaan, di antaranya Darul Tauhid Peduli, Persatuan Ahli Bedah Indonesia (PABI), Atjeh Connection, serta sejumlah mitra lainnya. Kolaborasi lintas lembaga tersebut dilakukan untuk memperkuat kapasitas pelayanan kesehatan di lapangan dan memastikan masyarakat memperoleh penanganan medis yang optimal pascabanjir.

Pemilihan Gampong Keurumbok sebagai lokasi kegiatan didasarkan pada tingkat dampak banjir yang tergolong paling parah di Kabupaten Bireuen. Tercatat sebanyak 190 kepala keluarga di gampong tersebut terdampak langsung oleh bencana banjir. Hingga pelaksanaan kegiatan, kondisi lingkungan belum sepenuhnya pulih, sehingga berpotensi menimbulkan berbagai permasalahan kesehatan di tengah masyarakat.

Sejak pagi hari, ratusan warga tampak memadati Meunasah Gampong Keurumbok untuk memeriksakan kondisi kesehatan mereka. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi, mencerminkan besarnya kebutuhan akan layanan kesehatan gratis di tengah keterbatasan akses pelayanan medis pascabanjir.

Kegiatan pelayanan kesehatan ini dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Almuslim yang juga menjabat sebagai Ketua IDI Cabang Bireuen, dr. Zumirda, Sp.B-ET, FISA, FINACS. Ia turun langsung ke lapangan untuk memimpin koordinasi, sekaligus memastikan seluruh rangkaian pelayanan berjalan tertib, profesional, dan optimal di tengah lonjakan jumlah pasien yang terus berdatangan.

Dalam pelaksanaannya, alur pelayanan kesehatan dirancang menyerupai sistem pelayanan rumah sakit. Proses dimulai dari pendaftaran pasien yang dibantu oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Almuslim, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan dan konsultasi medis sesuai keluhan yang dirasakan. Setelah mendapatkan diagnosis, pasien langsung menerima obat-obatan dari tim farmasi berdasarkan resep dokter. Seluruh rangkaian pelayanan tersebut diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya apa pun.

Kehadiran tim medis dan tenaga kesehatan dari berbagai unsur ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat, khususnya dalam mengatasi keluhan kesehatan yang muncul akibat kondisi lingkungan pascabanjir, seperti gangguan pernapasan, penyakit kulit, gangguan pencernaan, hingga kelelahan fisik.

Geuchik Gampong Keurumbok, Munawir, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Fakultas Kedokteran Universitas Almuslim, IDI Cabang Bireuen, serta seluruh mitra yang telah menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi warganya. Menurutnya, kehadiran tim medis sangat membantu masyarakat yang selama ini mengalami keterbatasan akses pelayanan kesehatan pascabanjir.

Ia berharap kegiatan pelayanan kesehatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan hingga kondisi kesehatan masyarakat benar-benar pulih. Pemerintah gampong juga siap mendukung setiap upaya kemanusiaan yang bertujuan membantu warga terdampak bencana.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Kedokteran Universitas Almuslim bersama IDI Cabang Bireuen dan Mitra Medis menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi darurat dan pascabencana. Sinergi antara institusi pendidikan, organisasi profesi, dan lembaga kemanusiaan diharapkan mampu memperkuat upaya pemulihan kesehatan masyarakat serta mendukung ketahanan sistem kesehatan daerah di Kabupaten Bireuen.