Umuslim PTS terbaik Aceh

 

Peusangan-Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan Bireuen ditetapkan oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) melalui Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XIII Aceh sebagai Perguruan Tinggi Swasta Terbaik katagori Universitas tahun 2018.

Atas prestasi tersebut,  Rektor Universitas Almuslim Dr.H.Amiruddin Idris, SE.,MSi  menerima penghargaan yang diserahkan oleh Sekretaris Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) XIII Aceh Dr.Muhammad Ilham Maulana,ST.,MT dalam suatu acara resmi di Hotel Grand Nanggroe Banda Aceh, Rabu (12/12/2018).

Rektor Universitas Almuslim Dr.H.Amiruddin Idris, SE.,MSi usai menerima penghargaan mengucapkan rasa syukur kepada Allah SWT atas prestasi ini, semuanya untuk kepentingan masyarakat, apa yang kita raih ini atas pengabdian dan kerja keras selurus civitas akademika  demi pendidikan  masyarakat di kabupaten Bireuen dan Aceh secara umum.

“Terima kasih kepada seluruh komponen yang telah melahirkan prestasi ini, mari kita terus berbuat dan mengabdi untuk kepentingan pendidikan dan masyarakat”, ungkap H.Amiruddin Idris haru.

Sekretaris Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) XIII Aceh Dr.Muhammad Ilham Maulana,ST.,MT dalam arahannya mengucapkan terimakasih dan penghargaan atas prestasi yang dicapai Universitas Almuslim, Jangan cepat merasa puas, sekarang  harus lebih siap dalam menghadapi tantangan yang akan datang karena Kemenristekdikti sudah melakukan sosialisasi tentang cyber university mari kita saling bahu membahu untuk meningkatkan mutu pendidikan di aceh” kepada  PTS-PTS yang belum menerima anugerah tetap semangat dalam mencerdaskan anak bangsa, pinta Ilham Maulana.(HUMAS)

 

 

 

Bank Indonesia dirikan BI Corner di Umuslim

 

 

Peusangan- Bank Indonesia Lhokseumawe dirikan BI Corner di perpustakaan Universitas Almuslim Peusangan, Bantuan pojok baca (BI Corner ) tersebut , diresmikan penggunaannya oleh Bupati Bireuen  yang diwakili Sekretaris Daerah Bireuen Ir.Zulkifli, Sp, Kamis (6/12) di  perpustakaan Induk kampus umuslim.

Sekda Bireuen Ir Zulkifli,Sp dalam sambutannya saat peresmian, menyambut baik atas program Bank Indonesia Corner dan E-Almuslim (perpustakaan digital Universitas Almuslim), harapannya dengan bantuan sistem digital ini dapat  memudahkan dan praktis bagi mahasiswa  mencari bahan bacaan. Dengan adanya bantuan beberapa perangkat perpustakaan elektronik dari Bank Indonesia Lhokseumawe ini agar dapat dimanfaatkan dengan baik, "Terimakasih kepada Bank Indonesia yang telah berperan aktif membantu perpustakaan”, harap Sekda.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe Yufrizal dalam sambutannya mengatakan bahwa BI Corner di Universitas Almuslim Peusangan merupakan BI Corner kedua, setelah sebelumnya sudah ada di perpustakaan daerah Kabupaten Bireuen.

"Kami berharap pojok baca ini dapat bermanfaat bagi mahasiswa di Universitas Almuslim dalam meningkatkan minat baca dan kegiatan akademik" ujar Yufrizal.

Rektor Universitas Almuslim Peusangan Dr H Amiruddin Idris, SE.,MSi menyambut baik dan berterimakasih atas bantuan pojok baca (BI Corner),  Kami mengapresiasi kepedulian Bank Indonesia Lhokseumawe  yang mendirikan BI Corner di perpustakaan Umuslim.

Harapannya semoga dengan bantuan  BI Corner dari Bank Indonesia Lhoksemawe ini,akan mempermudah dan bermanfaat bagi mahasiswa dalam  kebutuhan referensi untuk membantu menyelesaikan kuliah, ungkap Rektor Umuslim.

Semoga bantuan ini  dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan semangat literasi di kalangan mahasiswa dan masyarakat khususnya dalam hal mendapatkan buku dan berbagai pengetahuan lainnya melalui perangkat berbasis IT,  menghadapi era digital  saat ini, jelas H.Amiruddin Idris (HUMAS)

 

Foto : Hery Gustami

Hari Kedua Umuslim wisuda 299 lulusan dan 34 orang raih Cumlaude

 

 

 

 

  Peusangan- Pelaksanaan rapat senat terbuka dalam rangka wisuda sarjana (S1) dan ahli madya  Universitas Almuslim, pada hari kedua  mewisuda sebanyak 299 lulusan dengan rincian 255 lulusan Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP), Diploma III Kebidanan 44 lulusan dan  sebanyak 34 lulusan  meraih  prediket  cumlaude.

Selain  prosesi wisuda lulusan Diploma III Kebidanan juga disumpah, Acara penyumpahan dipimpin Sekretaris Dinas Kesehatan Bireuen Dr.Irwan A.Gani berlangsung di Auditorium Akademic Center (AAC) Ampon Chiek Peusangan, Minggu (2/12/2018).

Sebelum kata-kata sumpah di ucapkan oleh lulusan Diploma III Kebidanan, mereka terlebih dahulu di wisuda bersamaan dengan 255 lulusan Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP). Jadi keselurahan yang di wisuda pada hari kedua sebanyak 299 orang dengan rincian, Diploma III Kebidanan 44 orang dan FKIP 255 orang, dari sejumlah lulusan tersebut sebanyak 34 orang  meraih  prediket lulusan  cumlaude

Pada kesempatan tersebut Rektor Umuslim, Dr H Amiruddin Idris SE,M.Si  dalam pidatonya menyampaikan, sekarang di era revolusi industri 4.0, banyak regulasi yang menuntut guru dan bidan harus kompeten. Hal itu tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi lulusan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dan Kebidanan.

Para lulusan kependidikan  dan Kebidanan yang di wisuda hari ini, harus terus belajar untuk meningkatkan kompetensi agar bisa menghadapi peserta didik generasi milenial di era Revolusi 4.0.

Sekarang Guru setelah selesai S1, belum diakui sebagai guru, tetapi masih dituntut lagi untukmengikuti Program Profesi Guru (PPG), begitu juga  bagi lulusan Diploma III kebidanan, setelah tamat tidak langsung bisa bekerja tetapi mereka harus lulus Uji kompetensi untuk memperoleh STR.

Sekarang Umuslim sedang berjuang untuk bisa menyelenggarakan Pelaksanaan PPG dimasa yang akan datang, sehingga lulusan siap menghadapi peserta didik generasi milenial di era Revolusi 4.0 ini, ujar Rektor Umuslim.

Kepada lulusan jangan berputus asa, jangan hanya bermimpi jadi PNS, teruslah belajar meningkatkan kompetensi keahlian karena masih banyak peluang lain yang bisa saudara lakukan. Apapun dan dimanapun yang kita lakukan merupakan wujud dari pengabdian seorang lulusan, jelas  H.Amiruddin Idris,SE.,MSi yang baru saja kembali dari Pulau Andaman dan Nikobar India.

Menurutnya menghadapi tantangan Revolusi Industri 4.0, Universitas Almuslim terus melakukan berbagai inovasi  seperti pengembangan Cyber university, penyesuaian kurikulum pembelajaran, dan meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam hal Teknologi Informasi, Kecerdasan buatan, sistem siber (Cyber System),  untuk menghasilkan lulusan perguruan tinggi yang kompetitif dan terampil.

“Demikian pula bagi lulusan Diploma III Kebidanan, tidak boleh luput dari kemampuan keunggulan menguasai teknologi dan bahasa, hal ini karena perkembangan ilmu kedokteran yang begitu pesat dan tersebar cepat dengan berbagai penemuan baru,” ungkapnya.

Salah satu inovasi yang sedang dikembangkan Universitas Almuslim menghadapi Revolusi Industri 4.0.yaitu  program inovasi sistem pembelajaran pendidikan online learning (Cyber University).

Program  Cyber University  nantinya diharapkan menjadi solusi bagi Universitas Almuslim dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran dengan memanfaatkan perkembangan teknologi digital yang semakin berkembang.

“Baru saja kampus ini menyelesaikan  program   Pendidikan Jarak Jauh dan Hibah Sistem Pembelajaran Daring Indonesia  (SPADA Indonesia) yang bertujuan untuk meningkatkan akses belajar mahasiswa dari dosen-dosen PTN dan PTS di seluruh Indonesia, dimana mahasiswa  mendapat pembelajaran secara Daring (online),” ungkap Rektor Universitas Almuslim.

Hadir dan ikut memberikan  sambutan pada wisuda Umuslim hari kedua,  Kepala Lembaga Layanan Pendidikan  Tinggi  (LLDiKTI) XIII Aceh, Prof Faisal A.Rani,SH,M.Hum dan ketua Pembina Yayasan Almuslim yang juga Anggota DPR RI, Drs Anwar Idris. Kemudian dilanjutkan dengan  orasi ilmiah disampaikan Prof Djufri, M.Si, Dekan FKIP Unsyiah dengan tema tantangan Guru masa depan..(HUMAS)

Subcategories