Bem Fikom gelar Family Gatharing

 

 

Badan eksekutif mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Komputer (FIKOM) mengelar silaturahmi dan perpisahan dengan mahasiswa yang telah menyelesaikan studinya, dalam satu acara Peusijuk mahasiswa fikom (PSMKOM), kegiatan dilaksanakan di pantai Rancong, Lhokseumawe, Minggu (19/10/2019).

Menurut ketua panitia Anand Khunayfi, kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa baru, senior dan alumni, acara PSMKOM bertujuan untuk ajang silaturahmi dan temu ramah seluruh mahasiswa fakultas ilmu komputer umuslim.

Dekan fakultas ilmu komputer Taufik ST. MT dalam sambutannya mengatakan "acara ini untuk mengikat tali silaturahmi persaudaraan seluruh warga fikom dan menjadi kegiatan yang bermanfaat bagi mahasiswa fikom".

Kegiatan ini melibatkan Himpunan Mahasiswa Informatika (Himaif) dan Himpunan mahasiswa manajemen informatika, serta seluruh mahasiswa kedua prodi tersebut, selain pesijuk alumni, out bond mahasiswa juga melakukan   bakti sosial aksi bersih sampah di sekitar pantai rancong dan acara diakhiri dengan peusijuk  alumni dan makan siang bersama.(Humas) 

 

 

Mahasiswa Arsitektur Umuslim ikuti Workshop di Malaysia

 

Dua orang mahasiswa Prodi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Almuslim mengikuti Lokakarya Konservasi dan camp Seni ( Conservation workshop and art camp) Rumah Abu Bakar Bakar Makassar (Tabak) yang berlangsung di Universitas Teknologi MARA di Bota, Perak, Malaysia (18 - 20/10/2019).

Dua mahasiswa tersebut Muhammad Darwin dan Hafizoul Husna Qasa didampingi  dua dosen Prodi Arsitektur Umuslim, Zuraihan, ST., MT dan Idayani, ST., MT.

Menurut Zuraihan."Kehadiran dua mahasiswa umuslim pada kegiatan tersebut merupakan lanjutan even yang pernah dihadiri sebelumnya yaitu 10th Simposium Nusantara (Simpora X:2019): Seminar and Exhibition on the Comparative Tudy or Rumah Perak and Rumah Aceh dari tanggal 16-20 September 2019 lalu di Tower Regency Hotel & Apartement, Ipoh, Perak",.

Tambah Zuraihan lagi, pada Workshop yang diikuti beberapa universitas di negeri jiran tersebut menghadirkan  Keynote Speaker Prof. Madya Dr Mohd Sabrizaa Abd Rashid dan Prof. Madya Dr Siti Norlizaiha Harun dari UiTM Malaysia.

Pada sesi acara tersebut peserta diperkenalkan sejarah arsitektur rumah perak dan latar belakang rumah Tok Abu Bakar Alang Ketak yang mempunyai arsitektur unik dan menarik, selain itu peserta juga diikutkan dalam program field work study trip ke beberapa rumah tradisional yang ada di daerah Perak Malaysia.

Selama workshop, peserta  mendapatkan materi berbagai hal yang berkaitan arsitektur seperti struktur, konservasi, pemugaran, hingga teknik konstruksi baik arsitektur tradisionil maupun modern. Peserta juga diberi kesempatan untuk menjalin pertukaran berbagai hal tentang materi perkuliahan dengan peserta dari berbagai universitas yang menjadi peserta dalam workshop tersebut.

Kegiatan ini  memberikan jalan dan peluang besar bagi mahasiswa umuslim melakukan pertukaran  perwakilan mahasiswa  khususnya bidang Arsitektur,  baik   nasional maupun internasional. (HUMAS).

 

Mahasiswa PGSD Umuslim Bina Desa Kuta Barat, ini dia programnya

 

Umuslim-Himpunan Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (Himagusda) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Almuslim sedang melaksanakan kegiatan Program Hibah Bina Desa (PHBD) Tahun 2019, kegiatan PHBD yang didanai Dirjen Belmawa Kemenristekdikti, merupakan kegiatan  rutin dilaksakan setiap tahunnya oleh Kemenristekdikti.

Untuk mendapatkan hibah ini Himagusda harus bersaing dengan 3000 kelompok dari seluruh PT di indonesia. Setelah melewati tiga Tahapan baru ditetapkan sebagai pelaksana kegiatan bersama 90 kelompok terpilih. 

Pada kegiatan PHBD yang sedang dilaksanakan ini kelompok yang berasal dari PGSD FKIP Umuslimn dibawah bimbingan Ketua Prodi langsung yaitu Fachrurazi, M.Pd sedang ini melatih pemuda/i desa Kuta Barat Kecamatan Makmur Kabupaten Bireuen untuk mengolah barang bekas untuk menjadi Alat Peraga Pendidikan (APP) untuk tingkat PAUD, SD, dan SMP.

Kegiatan ini sangat didukung  Kepala desa Kuta Barat Sabri Muhammad, menurutnya kegiatan ini sangat positif bagi pemuda/i desa Kuta Barat. Kita sangat bersyukur dengan ide yang sangat kreatif dari mahasiswa PGSD FKIP Umuslim ini. Kegiatan PHBD ini akan akan berlangsung sampai bulan November Tahun 2019 ini. 

Dari kegiatan PHBD ini diharapakan nantinya akan menghasilkan APP dan panduan penggunaannya yang bernilai jual. Dengan kegiatan ini juga diharapkan pemuda/i desa kuta barat dapat menjadikan kegiatan ini menjadi peluang terciptanya kegiatan ekonomi kreatif di desa tersebut. 

Hal ini karena  Alat Peraga Pendidikan (APP) yang dihasilkan unik dan harga sangat terjangkau, bahan baku juga mudah didapat, hasil yang dibuat dari barang bekas ini mempunyai pangsa pasar dan sangat diminati oleh pengguna seperti lembaga PAUD dan SD.(HUMAS)

Subcategories