UKM Alaska Umuslim gelar Diksar di Jantho

 

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) PH-ALASKA Universitas Almuslim Peusangan melaksanakan pendidikan dasar (diksar) angkatan XV bagi anggota baru bertempat di  Jantho Aceh Besar (26 Januari -2 Februari 2020).

Pelepasan keberangkatan dilakukan Wakil rektor III  Universitas Almuslim Dr.Ir.Saiful Hurry,MSi di kampus Timur Umuslim, Sabtu (25/1).
Wakil rektor III Bidang Kemahasiswaan Dr.Ir.Saiful Hurry,MSi pada kesempatan tersebut memberikan apresiasi pada organisasi UKM Alaska ini karena telah sukses menjalankan pengkaderan anggota dengan baik. Sejak dibentuk UKM Alaska telah banyak memberikan prestasi dan kontribusi bagi pengembangan kampus khususnya bidang penghijauan dan lingkungan hidup, ujar Saiful Hurry bangga.

Dia mengharapkan agar UKM Alaska terus membuat program yang lain dan melibatkan semua mahasiswa agar dapat meraih prestasi selanjutnya.

Turut menyampaiakan sambutan Dewan senior Alaska Hasanuddin, SE dan ketua Alaska Di Mutazar  mengharapkan peserta agar dapat mengikuti diksar ini penuh semangat disiplin yang tinggi dengan mentaati aturan yang telah ditetapkan panitia demi nama baik organisasi dan kampus.

Menurut laporan ketua panitia  Saifa Arianda jumlah peserta diksar yang diberangkatkan angkatan ini sebanyak 6 orang merupakan mahasiswa yang telah lulus seleksi yang mereka lakukan, mereka akan didampinggi sejumlah panitia. Turut hadir dalam keberangkatan peserta diksar sejumlah alumni, dewan senior dan anggota Alaska dari mahasiswa dan siswa.(HUMAS)

KKM Umuslim angkatan XVVIII di Bener Meriah

Mahasiswa Universitas Almuslim (Umuslim) akan melaksanakan  Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) angkatan XVIII tahap II  tahun akademik 2019/2020 di Bener Meriah.

Menurut laporan  Kepala Badan Pelaksana (Bapel)  KKM Umuslim, Drs Syarkawi, ME.d, peserta KKM yang akan ditempatkan di kabupaten Bener Meriah tahun ini berjumlah 191 orang dengan rincian 66 laki-laki dan 125 Perempuan.

Pelaksanaan KKM akan berlangsung selama satu bulan penuh mulai tanggal 29 Januari s/d 27 Februari 2020, sebelum diterjunkan ke lokasi kkm, peserta harus mengikuti pembekalan selama dua hari. Pembekalan peserta dilakukan selama dua hari bertempat  di Auditorium Academik Center (AAC) Ampon Chiek Peusangan, Senin-selasa (21-22/1).

Adapun rincian peserta  dari Fakultas Pertanian 10 orang, FKIP 64, Fakultas Teknik 27, Fisipol 13, Fakultas Ekonomi 36, Fikom 41 orang. Lokasi penempatan di dua  kecamatan yaitu Timang Gajah dan kecamatan Bukit, masing-masing kecamatan akan ditempatkan peserta pada 16 desa, satu desa ditempatkan 6 sampai 7 mahasiswa berbagai program studi dan 1 dosen PPL, rinci Drs.Syarkawi,M.Ed.

Acara pembekalan dibuka  secara resmi wakil rektor bidang Akademik Umuslim Dr H Hambali,SE.,MPd pada kesempatan tersebut mengharapkan peserta KKM agar dapat mengikuti pembekalan dengan serius.

Menurut H.Hambali pembekalan wajib diikuti setiap peserta yang akan melaksanakan KKM, karena merupakan sarana untuk menambah ilmu yang berhubungan dengan masayarakat dan program kkm, Kepada peserta kkm juga diharapakan agar peserta dapat memberikan pengabdian dan yang terbaik bagi masyarakat, berikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan menjaga nama baik kampus dan keluarga di  lokasi pengabdian, harap H.Hambali.

Pembukaan pembekalan dihadiri wakil rektor, dekan, dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan juga perwakialn kantor Badan statistik Bireuen.(HUMAS)

Mahasiswa umuslim raih juara harapan di Jepang

Akhsani Taqwim mahasiswi prodi Hubungan Internasional (HI) Fisip  universitas almuslim (Umuslim) Peusangan, Bireuen, berhasil meraih juara harapan  dalam acara speech contest yang digelar di Nagoya Gakuin University (NGU) Jepang, akhir desember 2019 lalu.

Keberadaan Akhsani Taqwim mahasiswa semester lima prodi Hubungan Internasional (HI) di Jepang dalam rangka mengikuti program pertukaran pelajar (Student Exchange ) hasil kerja sama antara universitas almuslim (Umuslim)  dan NGU Jepang.


Dengan perjanjian tersebut setiap tahun NGU Jepang menerima mahasiswa umuslim  untuk belajar di Jepang dengan biaya kuliah gratis, mereka hanya menagggung biaya hidup saja,  begitu juga mahasiswa NGU Jepang mengirimkan mahasiswanya belajar di umuslim, sekarang perjanjian tersebut sudah berjalan empat angkatan.

Menurut Aqsani seperti disampaiakan kembali ketua Prodi Hubungan Internasional (HI) Fisip umuslim Shaumil Hadi, program yang diikuti mahasiswanya merupakan program yang digelar setiap tahun di NGU, diikuti seluruh mahasiswa baru NGU dan mahasiswa international yang sedang menempuh program pertukaran pelajar di universitas tersebut.

Tujuan program ini diselenggarakan guna mempererat hubungan mahasiswa asing dengan mahasiswa NGU  yang berasal dari Jepang, selain itu untuk meningkatkan  kompetisi dan kemampuan berbahasa antara mahasiswa Asing berbicara di depan  publik.


Pada perlombaan ini ada beberapa bahasa yang diperlombakan  seperti bahasa inggris, jepang, china, dan korea. 
Peserta lomba ratusan mahasiswa  berasal dari berbagai Negara, seperti Amerika, China, Taiwan, Korea, kanada, Indonesia dan dari negara Jazirah Arab.

Setiap mahasiswa asing di wajibkan mengikuti perlombaan ini dengan menggunakan bahasa Jepang,  Akhsani Taqwim pada perlombaan tersebut mengikuti lomba public speaking dengan menggunakan bahasa Jepang dengan tema  yang di arahkan panitia.

Aqsani taqwim kelahiran Jeunieb 2 desember 1999, memilih tema menceritakan tentang mimpinya dan menjelaskan apa yang akan dilakukan setelah menyelesaikan program student exchange, juga menceritakan kegiatan ingin menjadi volunteer,tentang pendidikan dan juga konflik yang terjadi di Papua.

 "Alhamdulilah saya  mendapatkan juara harapan pada acara tersebut, namun saya bersyukur meskipun hanya menjadi juara harapan tetapi saya mendapatkan kesempatan untuk berkompetisi dengan mahasiswa dari berbagai Negara, dan mendapatkan pengalaman luar biasa dalam perlombaan tersebut", tulis Aqsani Taqwim melalui messengger kepada ka Prodi Hubungan Internasional umuslim Shaumil Hadi.

Syukur alhamdulillah mahasiswa kita bisa bersaing dengan sejumlah mahasiswa asing di Jepang, prestasi ini menunjukkan kualitas anak didik kita tidak kalah dengan mahasiswa lain di dunia, ungkap Shaumil Hadi terharu.

 Seperti diketahui angkatan ini umuslim mengirimkan dua mahasiswanya mengikuti kuliah di Jepang yaitu Akhsani Taqwim (19) dari program studi Hubungan International FISIP dan satu lagi Nafsul Muthmainnah (20), mahasiswi prodi Bahasa Inggris FKIP, mereka berada di Jepang selama satu tahun, begitu juga mahasiswa asal Jepang sekarang sedang kuliah di umuslim dua orang selama satu tahun.(HUMAS).

 

Ket foto: Aqsani Taqwim paling kanan, memakai hijab dan kacamata.

Subcategories