Mahasiswa Fkip Umuslim gelar Pentas Seni

Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dan Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Almuslim berkolaborasi  mengadakan pentas seni di ruang Creatif Center Aula MA.Jangka kampus Umuslim, Selasa,( 31/12/2019)

Kegiatan yang melibatkan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) dua prodi tersebut, mengambil tema “Meningkatkan Potensi dan Prestasi Guna Mewujudkan Generasi Modern Cinta Budaya”. egiatan di ruang semacam biskop mini  yang sangat representatif untuk  pentas seni ini berlangsung meriah, ruang berkapasitas 300 orang merupakan bantuan  pemerintah melalui program hibah Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Tahun 2018 penuh dengan penonton, gedung ini menjadi satu-satunya gedung teater yang  megah dan representatif  di Kabupaten Bireuen.


Menurut ketua panitia Rahmat kegiatan ini merupakan kegiatan rutin setiap semester, diikuti  ratusan mahasiswa, merupakan kolaborasi antara program studi PGSD dan program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia.
Tujuannya untuk menampilkan karya kreatif mahasiswa dari mata kuliah yang diprogramkan pada semester ganjil,  sebagai wahana dalam mengembangkan potensi mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa yang cinta akan budaya.

Pada kesempatan tersebut Dekan FKIP, Drs.M.Taufiq, M.Pd menyambut baik kegiatan ini, dengan kolaborasi ini akan menghasilkan pentas seni yang spektakuler, ungkapnya saat membuka acara, dalam waktu dekat ini akan mengadakan kegiatan serupa yang melibatkan mahasiswa di lingkungan FKIP Umuslim, siswa SMA sederajat se Ace dan  siswa SD/MI yang akan di laksanakan di gedung teater Universitas Almuslim yang sangat megah ini, jelas Drs.M.Taufiq, M.Pd.

Kegiatan pentas seni ini ikut menampilkan berbagai karya seni kreatif  mahasiswa dua prodi  dengan menampilkan berbagai kreasi seni dan  tari kreatif, seperti tari nusantara, tari ratoh jaroe, drama, musikalisasi puisi, serta pemutaran film pendek.

Penampilan dari setiap kelompok dinilai oleh dosen pengampu mata kuliah masing-masing, Nia Astuti, M.Pd. dosen pengampu mata kuliah Pementasa Drama dari Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia ,  Navysa Basri, M.Pd., dosen pengampu Seni Tari dan Drama prodi PGSD Universitas Almuslim.
Kegiatan bertambah meriah karena hadirnya persembahan puisi dari mahasiswa Jepang  Mio dan Kazuma yang sedang kuliah di universitas almuslim.

Mereka membaca puisi kolaborasi bahasa Indonesia dan bahasa Jepang. Selain itu, mereka juga diberikan kesempatan untuk menyanyikan lagu Jepang yang dibawa secara berkolaborasi dengan salah satu dosen pembimbingnya, Yuhafliza,M.Pd.
Menurut ketua program studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Nurmina, M.Pd. dan dan ketua program studi PGSD universitas almuslim  Fachrurazi, M.Pd, menyampaikan melalui kegiatan ini, berharap akan mampu mengembangkan potensi mahasiswa dalam berseni dan bersastra sehingga akan menghasilkan lulusan yang unggul.

Pentas seni berlangsung satu hari penuh turut  dihadiri mahasiswa, dosen, alumni, pegiat seni di kabupaten Bireuen dan mahasiswa luar negeri yang sedang mengikuti kuliah di Universitas almuslim(HUMAS)

Anggota DPR RI kunjungi kampus Umuslim

 

 

 

Anggota DPR RI Komisi V melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Aceh dan menyempatkan dirinya singgah ke kampus Universitas Almuslim Bireuen, Rabu (!7/12) Malam.

Kehadiran sejumlah anggota DPR RI komisi V ini disambut Rektor Umuslim, Dr.H.Amiruddin Idris, SE.,MSi, kemudian dilakukan pertemuan di ruang Creatif Center Umuslim yang turut dihadiri pengurus yayasan, ketua DPRK Bireuen, dosen, mahasiswa dan sejumlah undangan lainnya.

Pada saat penyambutan dan pertemuan Rektor Umuslim, Dr.H.Amiruddin Idris, SE.,MSi dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kedatangan rombongan Komisi V DPR RI ke kampus milik masyarakat ini

Pada kesempatan tersebut  Amiruddin Idris menyampaiakan keberadaan kampus umuslim dan menceritakan bahwa Universitas Almuslim merupakan kampus milik masyarakat, tahun ini telah  mendapat beberapa prestasi, “Alhamdulilalh juga mendapatkan satu unit  bus  bantuan Kementerian Perhubungan, selain itu juga bantuan rusunawa dari  Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahanan Rakyat (PUPR), papar H.Amiruddin Idris.

“Rusunawa tiga lantai dengan  jumlah kamar 45 kamar, fasilitas kamar mandi di dalam, kamarnya setara apartemen,  ada ruang pengelola, lokasinya  di kampus timur dan  dibangun dengan dana APBN,” jelas Amiruddin Idris yang juga anggota DPRA

“ Insya Allah fasilitas Rusunawa sudah pada tahap finishing akhir, awal trahun 2020 sudah bisa di manfaatkan untuk asrama mahasiswa, , ujar anggota fraksi p3 DPRA tersebut.

Menurutnya fasilitas tersebut sangat bermanfaat dan berguna, karena mahasiswa umuslim tidak hanya berasal dari Bireuen saja tetapi banyak juga berbagai daerah, seperti, Pijay, Aceh Tengah, Bener Meriah, Aceh Utara dan sekitarnya.

Begitu juga  bus kampus, sangat bermanfaat karena bisa membantu mahasiswa sebagai sarana transportasi ke kampus. ujar H.Amiruddin Idris.

Turut menyampaikan pidato Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi yang dibacakan Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara, Dadung Kohar, SE, MM, “Untuk Bireuen, ada dua unit bus sekolah, masing-masing untuk Umuslim dan Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (Uniki),” jelas Dadung Kohar.

Penyerahan dua unit bus bantuan Kementerian Perhubungan tersebut dilakukan ketua rombonbgan kunker komisi V  DPR RI Hj.Nurhayati  kepada Rektor Umuslim dan perwakilan Uniki Bireuen.

Pada kesempatan tersebut  Hj Nurhayati yang merupakan anggota DPR RI dari PPP menyebutkan kunker yang mereka lakukan ke beberapa daerah ingin melihat langsung program APBN, sebagai bagian dari pengawasan pihaknya.

Menurutnya di sejumlah daerah transportasi memang belum baik, karena itulah Kementerian Perhubungan membuat pengadaan bus, menurutnya Indonesia membutuhkan SDM unggul ke depan , salah satunya dengan program pengadaan bus bagi pelajar dan mahasiswa.

“Bus tersebut harus dirawat dan dipergunakan sesuai peruntukannya sebagai alat transportasi bagi mahasiswa, harap isteri Suharso Manoarfa ini.

Usai penyerahan Bus rombongan komisi V melakukan perjalanan kunkernya ke Aceh Utara.(HUMAS)

Dosen Pemula penerima Hibah DRPM Dikti seminarkan hasil penelitian

 

 Dosen pemula penerima hibah DRPM  Dikti pendanaan 2019 seminarkan hasil penelitiannya dihadapan revierwer, kegiatan tersebut  berlangsung di ruang seminar Ampon chiek Peusangan Universitas Almuslim, Rabu-Kamis, (18-19/12).

Menurut ketua LPPM  Umuslim Dr. Halus Satriawan, M.Si didampinggi panitia  Rahmad Faraby,ST, seminar tersebut berlangsung berkat kerjasama LLdikti wilayah XIII Aceh dengan Universitas Almuslim, diikuti sebanyak 48 dosen dari 15 perguruan tinggi di Aceh baik negeri maupun swasta.

Menurut Halus Satriawan lagi bahwa Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM)  Dikti setiap tahun memfasilitasi dosen  melaksanakan penelitan dan pengabdian masyarakat dalam bentuk Hibah Penelitian dan Pengabdian, karena penelitian merupakan kewajiban seorang dosen dalam mengaplikasikan tri darma Perguruan Tinggi.

Jadi seminar yang dilaksanakan sebagai pertanggung jawaban bagi penerima hibah dari pemerintah, satu bentuk pertanggungjawaban dosen penerima hibah harus menyeminarkan hasil  penelitian atau pengabdian sesuai dengan skema penelitian atau pengabdian yang dimenangkannya, ungkap Halus Satriawan

Adapun reviewer seminar ini adalah Prof. Dr. Nasrul A. Rahman, ST.,MT dari Prodi Teknik Kimia Universitas Syiah Kuala,  Dr. A. Halim, M.Si (Prodi Pendidikan Fisika Universitas Syiah Kuala), jelas Halus Satriawan putra kelahiran Lombok NTB ini (HUMAS)..

 

Subcategories