Berbincang Sejenak dengan Kepala Laboratorium Robotics dan Multimedia Universitas Almuslim

Hari belum lagi menunjukkan pukul delapan pagi (6/1), kendaraan yang kukendarai meluncur  lancar dari arah Lhokseumawe menuju kampus Umuslim Matangglumpangdua. Tiba-tiba telpon genggamku berdering, ternyata di ujung sana Bapak Teuku Muhammad Johan, M. IT menanyakan apakah dapat pergi bareng bersama kami.

Akhirnya setelah sampai di depan kompleks PT.Arun Ngl.Co di dalam kendaraan kami jadi bertiga; Wakil Rektor IV, saya, dan Bapak Teuku Muhammad Johan, M.IT. Kami berbincang sambil kendaraan terus melaju menuju kampus, bercerita tentang laboratorium Robotics dan Multimedia yang dipimpin beliau.

Beliau mengharapkan bahwa laboratorium tersebut dapat digunakan sebagai tempat penelitian pertanian yang dikaitkan dengan sistem komputerisasi seperti kecerdasan buatan, pengolahan citra, database, dan lain sebagainya. Seperti  yang banyak dilakukan di negeri tirai bambu, begitu banyaknya penelitian berkaitan dengan produktivitas padi diukur dengan support vector machine, atau menganalisa kualitas minyak sawit dengan jaringan syaraf tiruan. Dan dilengkapi juga dengan penelitian tentang animasi dan multimedia yang mengangkat kebudayaan ke tingkat global.

Atau  laboratorium ini juga dapat dikembangkan sebagai sarana penelitian dan bagi  pengembangan pertanian, perkebunan, ataupun kebudayaan lokal yang menjadi produk andalan daerah. Jadi tidak hanya membayangkan bahwa Laboratorium  Robotics dan Multimedia hanya tempat robot-robot yang diciptakan manusia. Akan tetapi dapat memahami bagaimana pengembangan teknologi yang dapat menyederhanakan pekerjaan manusia menjadi lebih praktis dan berdaya guna tinggi.

Akhirnya pukul delapan tiga puluh pagi sampailah kami ke kampus, berpisahlah kami di depan Biro Rektor. Setelah itu saya sempatkan singgah sebentar ke ruangan beliau untuk mengambil foto sekalian melihat acara lomba yang diadakan LDK-Formada kampus Umuslim. (al)

 

 

 

Relawan Umuslim Berpartisipasi Dalam Meringankan Penderitaan Korban Bencana Banjir.

Pada hari Jum’at s/d Minggu (2/1 s/d 4/1)  Relawan Gerakan Almuslim Peduli (GAP) menyerahkan bantuan langsung kepada korban bencana banjir di tiga Gampong di Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara .

Bantuan tersebut berasal dari penggalangan dana yang dilakukan oleh para relawan sejak tanggal 25/12/2014 sampai 30/12/2014 lalu. Kemudian bantuan tersebut diserahkan kepada penduduk yang berada di Gampong  Kecamatan Baktiya yaitu Gampong Alu Gedong, Gampong Pulo Seuke, dan Gampong Matang Klayu. Bantuan terdiri dari beberapa paket seperti paket sembako, paket obat-obatan, paket perlengkapan bayi dan paket alat tulis sekolah.

Adapun relawan yang terjun langsung berjumlah 58 orang tiba di Kecamatan Baktiya pada Jumat Sore, (2/1). Para relawan mendirikan posko di Gampong Alu Geudong yang merupakan titik sentral antara Gampong Matang Klayu dan Gampong Pulo Seuke. Ada tiga posko yang didirikan para relawan yaitu posko kesehatan, posko bakti sosial, dan posko trauma healing.

Menurut Khairoel Amri sebagai Korlap relawan GAP, bahwa akses jalan menuju tiga Gampong masih terisolir terutama Gampong Pulo Seuke dengan tinggi air yang masih mencapai 50 cm sampai dengan 70 cm. Dengan keadaan yang masih terisolir, masyarakat masih ada yang bertahan di rumahnya masing-masing.

 “Penduduk masih ada yang bertahan di rumahnya, padahal menurut informasi yang kami dapatkan dari Muspika, mereka sudah menyediakan dua speed boat di hari pertama banjir untuk mengangkut penduduk ke tempat yang lebih aman. Tetapi mereka bersikeras bertahan dengan alasan takut kehilangan harta benda jika mereka mengungsi”, Jelas Khairoel

 Menurut informasi yang kami terima dari Khairoel  bahwa banyak masyarakat yang terkena penyakit seperti diare, demam, dan gatal-gatal. Untuk membantu di bagian kesehatan tersebut, GAP juga membawa perlengkapan obat-obatan dan ada relawan dari Kebidanan Umuslim yang berpartisipasi.

 "Kami berharap bantuan yang langsung kami salurkan bisa bermanfaat untuk korban banjir. Setelah seminggu banjir berlalu, tepatnya sebelum kedatangan kami, ternyata tidak ada lagi bantuan yang datang ke lokasi banjir. Padahal masih banyak korban yang membutuhkan bantuan," terang Rizky Fajar, relawan GAP. Rizky menambahkan,"Kami memikul paket-paket bantuan menuju meunasah, tempat para korban mengungsi karena memang seluruh jalan masih terendam air. Bantuan tersebut juga kami salurkan ke rumah-rumah yang bisa kami jangkau”. Demikian kami sampaikan info dari Suara Almuslim. (al)

 

Upacara (apel) pagi di awal bulan pertama di tahun 2015

Pagi Senin (5/1/2015) upacara (apel) pagi bersama di awal tahun 2015, suasana cuaca yang begitu cerah dan wajah-wajahpun begitu cerah. Sebagai inspektur upacara Bapak Dr. H. Amiruddin Idris, SE., M.Si selaku Rektor Universitas Almuslim.

Pada kesempatan ini Rektor lebih menekankan agar para staf dan dosen lebih berdisiplin dan menghargai tugas dan kewajiban yang diembankan kepada masing-masing individu, sehingga apa yang menjadi harapan kita selama ini untuk kemajuan Umuslim tercinta terlaksana dengan baik.

Pada kesempatan ini tak lupa Rektor mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang dengan kerjasama dan integritasnya alhamdulillah 80 % prodi yang ada berakreditasi B. Apalagi sampai ada prodi yang memperoleh akreditasi B ‘gemuk’ (red. Prodi Bahasa Inggris). Diharapkan dengan kondisi yang begitu baik mudah-mudahan di masa - masa mendatang masyarakat dapat menilai dan dapat bersimpati terhadap Umuslim. Dampak positif yang diharapkan para orang tua dapat mempercayakan anak-anak mereka untuk dapat menimba ilmu di Umuslim.

Apalagi seperti yang diutarakan Rektor keterlibatan semua pihak sangat diharapkan agar Umuslim ke depan lebih dapat mengemban amanah yang dipercayakan masyarakat. Atas kerjasama selama ini tak lupa Rektor mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya.(al)

 

Subcategories