Visitasi Asessor Dikti Untuk Akreditasi Prodi Pendidikan Ekonomi FKIP Umuslim

Kampus Umuslim, Selasa (12/5) Tim Asessor  Dikti yang terdiri dari Dr. Cipto Wardoyo, SE., AK., CA., M.Pd., M.Si dan Dr. Hamidah, M.Si melakukan visitasi ke kampus Umuslim dalam rangka akreditasi Prodi Pendidikan Ekonomi FKIP.

Acara pembukaan penyambutan yang dihadiri Ketua Yayasan Almuslim Peusangan Bapak H.Yusri Abdullah, S.Sos, Wakil Rektor I Bapak Drs.Marwan Hamid, M.Pd, Wakil Rektor IV Bapak Dr.Sujiman A.Musa, MA, Dekan FKIP Ibu Dra.Zahara, M.Pd, Wakil Dekan, Ka.Biro Umum Ibu Chairul Bariah, SE.,MM, serta para dosen.

Pada acara pembukaan penyambutan Ketua Yayasan menerangkan; "Yayasan ini telah berdiri sebelum Indonesia merdeka tepatnya pada tahun 1929, dan merupakan lembaga perjuangan pada saat itu yang berusaha mencerdaskan anak bangsa dari kebodohan."

"Kami meminta maaf sebesar-besarnya jika penyambutan kami tidak pada tempatnya, tapi kami berharap agar pelaksanaan visitasi ini berjalan sebagaimana mestinya dan tidak menghadapi kendala apapun", Wakil Rektor I berujar.

Menurut Dr.Hamidah;"Kampus ini mengalami banyak perubahan ke arah yang lebih baik dari kunjungan saya sebelumnya, dan semoga juga hasil visitasi menghasilkan hasil yang sesuai harapan."

Sementara Dr.Cipto menegaskan;"Kami berharap bahwa apa yang ditulis di borang akreditasi tidak sama dengan kenyataan yang kami lihat hari ini, maksudnya tidak sama dalam artian lebih baik dari apa yang ditulis, sehingga memberikan penilaian yang lebih baik lagi." (al)

Lembaga Pers Mahasiswa Suara Almuslim Luncurkan Web Site

Kampus Umuslim – Lembaga Pers Mahasiswa Suara Almuslim (LPMSA) yang lahir 10 Mei 2008 lalu, Sabtu, (9/5) merayakan ulang tahun berdirinya lembaga mahasiswa itu. Acara yang digelar  di Aula FKIP Universitas Almuslim (Umuslim) tersebut, dihadiri Wakil Rektor III Ir. Saiful Hurri, M. Si yang diwakili Fakhrurazi, M. Pd. Ketua panitia, Dita Putri Dwi Puspitasari, mengatakan, kegiatan HUT ke-7 LPMSA ini diwarnai dengan lounching website dan news letter edisi pertama.

Dalam kesempatan lain, inisiator SA sekaligus pembina LPMSA Muhajir Juli, mengulas sedikit tentang sejarah LPMSA. Ia mengatakan, “Sejarah lahirnya LPMSA atas inisiatif beberapa komponen mahasiswa dan beberapa LSM yang peduli, karena melihat lemahnya advokasi terhadap Aceh di media.” ungkap beliau.

Sementara itu, Wakil Rektor III Ir. Saiful Hurri, M. Si, yang diwakili Fakhrurazi, M. Pd, menegaskan,  “Mahasiswa adalah agen perubahan, demikian juga fungsi pers, harus menekan, jangan hanya sibuk dengan berita-berita seremonial, kekuatan menulis lebih berbahaya lebih kuat daripada tenaga”.

Ia juga berharap, LPMSA untuk bisa terus berkiprah, supaya bisa membawa perubahan ke arah yang lebih baik. Acara tersebut diakhiri pemberian piagam penghargaan kepada sahabat LPMSA, Muhajir Juli, Hamdani, SE.,MSM, Mukhlis Munir, Murni, dan Eka Rini. (al-nurmulya safitri)

Sosialisasi 4 (empat) Pilar Kebangsaan oleh Dr.Zulfan Lindan di Kampus Umuslim

Kampus Umuslim, Sabtu (9/5) acara sosialisasi 'Empat Pilar Kebangsaan' oleh Dr.Zulfan Lindan  dari DPR RI, yang diisi oleh 2 pemateri yaitu Anwar MD, SH dan Dr. Cut.Khairani, M.si.

Dalam berbagai wacana selalu terungkap bahwa telah menjadi kesepakatan bangsa adanya empat pilar penyangga kehidupan berbangsa dan bernegara bagi negara dan bangsa Indonesia.

Meskipun hal ini telah menjadi kesepakatan bersama, atau tepatnya sebagian besar rakyat Indonesia, masih ada yang beranggapan bahwa empat pilar tersebut adalah sekedar slogan-slogan, sekedar ungkapan indah dan tak bermakna dalam menghadapi era globalisasi.

Rektor Umuslim Dr.H.Amiruddin Idris, SE.,M.Si mengucapkan;" Terima kasih yang sebesar-besarnya atas kedatangan tim dari DPR RI dalam memberikan wawasan ilmiah baik bagi mahasiswa maupun civitas akademika Umuslim. Harapan ke depan agar dapat sama-sama memperjuangkan peningkatan pendidikan di Umuslim pada khususnya dan wilayah Bireuen pada umumnya."

Dr.zulfan Lindan menambahkan bahwa; "Kami berusaha agar BUMN yang ada di Aceh memprioritaskan bantuan ke bidang pendidikan, terutama kepada putra-putri Aceh yang secara ekonomi kurang mampu."

Acara yang ditutup dengan tanya jawab membuat suasana begitu menarik dan tidak membosankan, acara diakhiri karena mentari sudah terlalu condong ke Barat, semoga apa yang menjadi harapan dan impian benar-benar menjadi kenyataan. (al)

Subcategories