Acara Serah Terima Mahasiswa KKM Berlangsung di Meuligou Bupati Bireuen

Bireuen, Senin (27/4) acara serah terima mahasiswa KKM Umuslim Angkatan XIII Tahap II Tahun Akademi 2014-2015 berlangsung di meuligou Bupati Bireuen, acara yang dihadiri oleh jajaran Rektorat Umuslim dan jajaran Bupati Bireuen. Sebanyak 1.137 orang mahasiswa akan ditempatkan di 8 Kecamatan (Samalanga, Simpang Mamplam, Peudada, Jeumpa, Peusangan Selatan, Peusangan Siblah Krueng, Gandapura, dan Kutablang) di wilayah Kabupaten Bireuen.

"Kami harapkan mahasiswa akan jadi pelopor untuk lebih menghidupkan kegiatan di meunasah-meunasah Gampong, dan dapat mengajak pemuda untuk pengajian, untuk mengantisipasi maraknya narkoba yang sudah merambah kalangan pemuda," demikian harapan Ir.Mukhtar Abda, M.Si sebagai Wakil Bupati Bireuen.

"Mahasiswa KKM jadilah orang yang bermanfaat bagi masyarakat Gampong, bukan menjadi beban, bertindaklah sesuai syariat apabila waktu shalat jangan masih berkeliaran di jalan. Shalatlah berjamaah setelah selesai baru melanjutkan perjalanan, jadilah contoh yang baik bagi generasi muda. Jadikanlah kehadiran mahasiswa menjadi penyejuk, dan memberikan solusi jika ada hal-hal yang menjadi kendala dalam kehidupan masyarakat," Rektor Umuslim menegaskan dalam sambutannya. (al)

Peran Pengusaha Muda, Pemerintah dan Perbankan For Visit Years 2018

Aula MA Jangka Kampus Umuslim Sabtu (25/4) Seminar Peran Pengusaha Muda, Pemerintah dan Perbankan For Visit Years 2018 , yang dibuka oleh Dekan Fakultas Ekonomi Umuslim dihadiri Wakil Rektor III, IV, dan dosen. Mengulas betapa pemuda memiliki peran penting dalam perubahan perekonomian, khususnya dalam bidang kewirausahaan  dengan disertai dukungan dari pemerintah dan perbankan. Ketua HIPMI Aceh mengatakan langkah-langkah untuk menjadi pengusaha muda meliputi beberapa hal di antaranya; kejujuran, jaringan, akses permodalan, membaca potensi daerah dan adanya dukungan dari pemerintah. Hal ini disampaikannya dalam seminar bisnis dengan tema “Menciptakan Bireuen yang Gemilang”.

Kejujuran merupakan modal utama untuk memulai suatu usaha, karena dengan jujur usaha yang dijalankan akan berjalan secara lancar dan mudah. Selanjutnya jaringan, dimana jaringan atau link akan membuat kita lebih leluasa dan antusias dalam menjalankan usaha. Kemudian skill  yang tak kalah pentingnya disebabkan dengan faktor tersebut harus dapat membaca pasar lawan, membaca potensi ke depan dengan ide-ide kreatif.

Akses permodalan yang menjadi dasar tambahan untuk memulai usaha juga mengharuskan kita bisa mendapatkan modal yang nantinya untuk kepentingan wirausaha itu sendiri. Di samping itu, membaca potensi daerah juga sangat diperlukan untuk bisa menghasilkan kapasitas usaha yang sesuai dengan target yang sudah direncanakan. Terakhir, dukungan pemerintah sebagai segmen keamanan dan penunjang untuk usaha juga ikut bercimpung di dalamnya.

“Untuk akses permodalan, pihak Bank bersedia mengulurkan tangan membantu pengusaha muda yang memang menjalankan prospek kerjanya secara serius, minimal sudah berjalan 1 tahun. Bank tidak memberikan modal, melainkan tambahan modal,” ujar Rahmat Saleh dalam seminar yang diadakan oleh BEM Ekonomi Pembangunan
Di sela-sela diskusi, M. Furqan Fernandes, B.A.M, menambahkan bahwa masyarakat tidak boleh manja, belajarlah untuk kreatif, serta bangunlah perekonomian yang lebih maju ke depan. Peran pengusaha muda, pemerintah dan perbankan sangat diperlukan untuk menunjang semua itu. (al-fitri)

Pembekalan Kuliah Kerja Mahasiswa Umuslim Angkatan XIII Tahap II T.A.2014-2015 ditutup dengan resmi oleh Wakil Rektor III

Kampus Ampon Chiek Peusangan, Jum'at (24/4) Pembekalan Kuliah Kerja Mahasiswa Umuslim Angkatan XIII Tahap II T.A.2014-2015 ditutup dengan resmi oleh Wakil Rektor III.

Wakil Rektor III Umuslim Bapak Ir.Saiful Huri, M.Si menegaskan bahwa sebagai mahasiswa harus lebih mengedepankan akhlak, sehingga ketika terjun ke masyarakat mendapat tempat di hati. Bukan menunjukkan sikap yang tidak pantas disandang sebagai generasi penerus, apalagi sebentar lagi sudah menyelesaikan masa kuliah.

"Apalagi materi pembekalan di hari terakhir ini menyangkut masalah lingkungan oleh WWF, masalah kependudukan oleh BKKBN dan Koalisi Indonesia untuk Kependudukan dan Pembangunan. Sudah barang tentu menambah wawasan bagi mahasiswa Umuslim, untuk dapat berkiprah lebih banyak di masyarakat. Mengedepankan sopan santun dan akhlak mulia sekaligus menjadi suri teladan bagi generasi muda", demikian harapan Drs,Syarkawi, M.Ed selaku ka Bapel KKM. (al)

Subcategories