Dekan Fikom Bertindak Sebagai Pembina Apel Pagi Senin di Awal Bulan

Matangglumpangdua, Senin (01/10) Apel pagi sebagai sarana silaturahmi bagi sivitas akademika Universitas Al Muslim (Umuslim) tetap diadakan pada setiap hari Senin pagi di awal bulan. Kali ini yang bertindak sebagai pembina apel Dekan Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Taufiq, ST., MT. Pada amanantnya beliau menegaskan agar ada kesungguhan dan kedisiplinan dalam mengikuti apel pada hari Senin di setiap awal bulan.

Apel pagi diikuti jajaran pimpinan Rektorat, Ka. Biro, Kabag, Ka. UPT, Dekan, dosen serta staf di lingkup Umuslim. "Apel juga dapat menjadikan tolok ukur kedisiplinan kita dalam mengikuti segala aktifitas yang ada pada lingkup Umuslim", lanjut Taufiq.

Sebagai tambahan amanah dari Rektor agar staf dan dosen di lingkup Umuslim untuk menggunakan baju seragam yang telah tersedia. Malahan tambahan menggunakan baju putih pada hari Selasa dan Rabu, harapan beliau agar kelihatan lebih rapi. (PIP-Umuslim)

Kepala SMA Negeri 1 Meureudu Beserta Staf Kunjungi Umuslim

Matangglumpangdua, Rabu (26/09) Kepala SMA Negeri 1 Meureudu Kabupaten Pidie Jaya yang memiliki akreditasi sekolah peringkat A, Yusri beserta staf mengunjungi Universitas Al Muslim (Umuslim) yang diterima langsung oleh Rektor yang diwakili Wakil Rektor IV Bidang Humas dan Kerjasama Ismail Ramli, ST., MT. Penyambutan oleh Wakil Rektor IV didampingi Ka. Biro Akademik Muchlis Amus, S.Sos., M.Si, Kabag Humas Zulkifli, M.Kom, Kepala Pusat Informasi dan Promosi Al Azhar, SS., M.Sos serta staf Wakil Rektor IV Fira A'dila, S.Pd.

Kunjungan dengan tujuan silaturahmi ini dilakukan untuk kunjungan susulan beserta peserta didik yang direncanakan di pertengahan Oktober nanti. Pihak SMA Negeri 1 Meureudu sangat antusias dan mengapresiasi penyambutan yang dilakukan pihak Umuslim. 

"Kami berharap kunjungan nantinya akan memberikan motivasi kepada siswa-siswa kami untuk menjatuhkan pilihan ke universitas ini, apalagi sarana dan prasarana yang begitu lengkap", ungkap Yusri.

"Universitas Al Muslim selalu terbuka untuk kalangan apa saja untuk menjalin kerja sama apalagi sekolah-sekolah yang ingin mengenal lebih dekat universitas ini", jelas Ismail Ramli.

Di akhir pertemuan kepala sekolah SMA Negeri 1 Meureudu beserta rombongan dibawa kangsung oleh pihak Umuslim untuk mengenal lebih dekat sarana dan prasarana yang tersedia di kampus ini. Malahan sempat mengadakan pertemuan dengan mahasiswa Jepang yang berasal dari Nagoya Gakuin University, yang kebetulan usai belajar intensif bahasa Inggris dengan Kepala Kantor Urusan Internasional, Drs. Nurdin Abdul Rahman, M.Si. (PIP Umuslim)

Tim Peneliti BPPK Kemlu Dijamu Makan Siang oleh Duta Besar RI untuk Myanmar

Yangon, Sabtu (29/09) Tim Peneliti Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan Kementerian Luar Negeri RI (BPPK Kemlu RI), Teuku Cut Mahmud Aziz, S.Fil., M.A yang juga Dosen Prodi Ilmu Hubungan Internasional Universitas Al Muslim dan Dr. Ichsan, Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Malikussaleh, yang didampingi Peneliti Muda, Eddi Syahputra, S.Psi saat ini sedang berada di Myanmar dalam rangka penelitian lanjutan yang sebelumnya dilakukan di India, perihal penelitian “Pengembangan Kerjasama Ekonomi dan Konektivitas antara Indonesia, India, dan Myanmar.” Di Yangon, Ibukota Myanmar, tim peneliti melakukan Courtesy Call kepada Duta Besar RI untuk Myanmar, YM. Prof. Dr. Iza Fadri, S.IK., S.H., M.H.. Duta Besar Prof. Iza Fadri adalah seorang Guru Besar Hukum Pidana Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian – PTIK yang juga merupakan Mantan Kapolda Sumatera Selatan. Seorang perwira tinggi Polri berpangkat Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol).

Di Kedutaan Besar kami disambut dengan penuh keramahan dan canda. Kami berdiskusi banyak hal. Duta Besar memberikan gambaran dan pespektif tentang negara Myanmar. Sebelum bertemu Duta Besar, kami diterima oleh Sekpri Duta Besar, I Nyoman Gede Putrawan, S.H, seorang perwira polisi yang baru saja kembali dari Sudan, sebagai anggota pasukan perdamaian PBB.

Tim dijamu makan siang oleh duta besar dengan sajian kuliner Indonesia; ikan saus, pergedel jagung, sayur dan steak, dan soto Padang. Hidangan penutup berupa pepaya dan mangga Myanmar yang begitu manis. Sebelum makan, sambil canda, beliau mengatakan, “Saya berasal dari Minang, mesti ada masakan Minang. Hari ini hidangannya soto Minang:” Beliau adalah putra Minang yang sukses menjadi seorang jenderal, guru besar, sekaligus menjabat duta besar. Sungguh membanggakan! (PIP-Umuslim)

 

 

Roadshow Pegadaian Kompetisi IDBS 2018 di Kampus Umuslim

Kampus Ampoen Chiek Peusangan, Senin (24/09) Acara Roadshow Pegadaian dalam Kompetisi Implementasi Ide Bisnis Syariah (IDBS) 2018, mengajak mahasiswa menampilkan kreatifitasnya yang dituangkan di dalam tulisan. Pembukaan acara 'roadshow' dilakukan oleh Rektor Universitas Al Muslim (Umuslim) yang diwakili Wakil Rektor IV Ir. Saiful Hurri, M.Si, dihadiri Kepala Pegadaian Cabang Pembantu Syariah Bireuen Syarwani, SH dan Pemateri  Ronal Fahrizan dari Assisten Deputi Pemasaran area Aceh, serta Novita Sari dari Cabang Pembantu Syariah Bireuen. Dari Umulim tampak hadir Dekan Fakultas Ekonomi Hakim Muttaqim, B.Soc.Sc., M.Ec.Dev, Kabag Kemahasiswaan Rahmad, S.Sos., M.A.P dan Kepala Pusat Informasi dan Promosi Al Azhar, SS., M.Sos.

Lebih kurang 75 (tujuh puluh lima) peserta dari mahasiswa Umuslim begitu antusias dalam mengikuti acara roadshow hingga berakhir. Sementara Wakil Rektor III Umuslim berpesan;"Para mahasiswa agar mengambil manfaat yang sebesar-besarnya atas kegiatan roadshow ini, paling tidak dapat mengikuti ajang kompetisi  yang diadakan untuk mahasiswa seluruh Aceh, sehingga akan menampilkan hasil karya tulis terbaik."

Pihak Pegadaian Syariah  Syarwani menegaskan bahwa pihak mereka sengaja memilih roadshow di Umuslim dengan harapan akan terjaring mahasiswa-mahasiswa yang berpotensi di bidang penulisan. Kegiatan ini terbuka untuk seluruh mahasiswa di wilayah Aceh baik dari perguruan tinggi negeri maupun swasta.(PIP Umuslim)

 

Kabag Humas Umuslim Dilantik Menjadi Pengurus Perhumas Aceh

Banda Aceh, Sabtu (29/09) Kabag Humas Universitas Al Muslim (Umuslim) Zulkifli, M.Kom, bersama beberapa praktisi humas lainnya dilantik sebagai anggota Badan Pengurus Cabang (BPC) Perhimpunan hubungan masyarakat (Perhumas) Aceh periode 2018-2021.

Kepengurusan Perhumas dilantik oleh Ketua Badan Pengurus Pusat (BPP) Perhumas Indonesia Agung Laksamana, MSc.,MCIPR, berlangsung di Kyriad Muraya hotel Banda Aceh.

Ketua BPP Perhumas Indonesia Agung Laksamana dalam sambutannya menyampaikan, kesuksesan sebuah organisasi tergantung dari program kehumasannya dalam membangun kepercayaan dengan stakeholdernya.

“Membangun kepercayaan adalah sebuah tantangan di era sekarang,” kata Agung.

Perkembangan teknologi dan media membuat berita hoax dan fakenews (berita bohong) beredar dimana-mana. Karena itu, Perhumas kemudian menggagas sebuah tema besar yang disebut dengan “Indonesia bicara baik”.

“Esensinya adalah membangun semangat positifisme, positive thinking dengan semua keanekaragaman Indonesia,” ujar Agung Laksamana yang juga putra kandung mantan HRD PT Arun Ridwan Mahmud.

Semangat itu kata Agung bisa dilakukan dengan melakukan perubahan-perubahan positif seperti mengabarkan berita-berita positif dan benar.

Sementara itu Staf Ahli Gubernur Aceh Bidang Perekonomian Keuangan dan Pembangunan Iskandar Syukri, mengatakan humas memiliki peran penting dalam membangun dan menjembatani komunikasi antara lembaga Pemerintah dengan masyarakat dan merupakan ujung tombak yang menentukan kelangsungan hidup sebuah lembaga.

“Jika Humasnya bekerja dengan baik, lembaga itu tentu mendapat citra yang baik. Sebaliknya, jika humasnya bekerja tidak efektif, maka lembaga itu bisa jadi mendapatkan sorotan negatif, bahkan bukan tidak mungkin ia bakal menghadapi tekanan dari masyarakat,” kata Iskandar.

Melalui Perhumas para praktisi humas dapat memperkuat jaringan dan pengetahuan, sehingga berbagai masalah dan dinamika yang ada di masyarakat dapat diatasi melalui teknik komunikasi yang diperankan para humas.

“Khusus bagi Aceh, kehadiran organisasi ini tidak hanya penting bagi para humas, tapi juga penting bagi masyarakat. Keberadaan lembaga ini diharapkan mampu menyelesaikan kemandekan komunikasi di tingkat akar rumput,” ujar Iskandar.

Usai pelantikan pengurus dilanjutkan dengan seminar Nasional Kehumasan. Seminar ini mengambil tema " Bagaimana Strategi Humas 4.O menguasai Teknologi". Seminar yang dipandu oleh Wiratmadinata,SH.,MH (Dekan FH Unaya/Jubir Pemerintah Aceh) tersebut menghadirkan tiga orang narasumber yaitu Agung Laksamana, M.Sc.,MCIPR (Director Corporate Affair APRIL Group), Rivan Aulia Tanjung, S.Ikom (Corporate Communication Executive GMF Aero Asia), dan Fajar Prabowo, S.ST (Manager Digital Lounge).

Pengurus yang dilantik Ketua Helmi Hass, SH., MIPR,  Sekretaris Siti Sharah Dzunzha, S.Ikom, para wakil ketua Dr.Ir.Sanasi, MM, Saifullah Abdulgani, ST., M.Kes (SAG), Wiratmadinata,SH.,MH, Amal Hasan,SE. Muhammad Iswanto,S STP., MM, Azizon Nurza,Spi.,MBA. Said Kamaruzzaman, MIPR. Kepengurusan juga dilengkapi wakil sekretaris,  bendahara bidang-bidang yang diisi para praktisi humas baik dari instansi pemerintah, swasta, BUMN, perguruan tinggi dan perbankan. Bersamaan dengan acara tersebut juga dilantik Perhumas muda Aceh yang pengurusnya terdiri dari mahasiswa. (Humas-PIP Umuslim)

KUI Melakukan Observasi Lapangan untuk Homestay Mahasiswa Jepang di Tanah Anoe dan Tanjong Mesjid

Peusangan, Sabtu (22/09), Kepala Kantor Urusan Internasional (KUI), Drs. Nurdin Abdul Rahman, M.Si, Sekretaris KUI, Teuku Cut Mahmud Aziz, S.Fil., M.A, dan Staf KUI, Ratna Walis, S.Pd yang didampingi oleh Jumhuri, Mahasiswa Prodi Hubungan Internasional melakukan observasi di Gampong Tanoh Anoe di Kecamatan Jangka dan Gampong Tanjong Mesjid yang berada di Kecamatan Peusangan, dengan maksud untuk melihat secara langsung kondisi gampong yang akan dijadikan lokasi homestay bagi mahasiswa Nagoya Gakuin University (NGU) Jepang yang diterima dalam Program Pertukaran Mahasiswa di Universitas Al Muslim. Dari kedua gampong yang dikunjungi ini, salah satunya akan dipilih dengan mempertimbangkan sejumlah hal, menjadi gampong lokasi homestay bagi 2 (dua) Mahasiswa NGU. Di sana mereka akan menginap dan berbaur dengan masyarakat dan akan berada di gampong tersebut selama 2 (dua) hari 1 (satu) malam.

Di Gampong Tanoh Anoe, tim KUI menemui Sekdes dan di Gampong Tanjong Mesjid menemui geuchik. Kedua tokoh masyarakat ini merupakan sahabat dari Jumhuri. Beliau yang menghubungi perangkat gampong tersebut sebelum kedatangan tim KUI. Sejumlah hal dibicarakan dalam kaitan dengan homestay dalam kerangka dan lingkup cross cultural understanding dan adat istiadat Aceh. Kedua tokoh masyarakat ini menyatakan jika gampong mereka menjadi pilihan lokasi homestay maka mereka akan menerima dengan senang hati dan akan menyampaikan ke masyarakat, dan memperlakukan kedua mahasiswa Jepang sebagai bagian dari keluarga mereka.

Kegiatan homestay ini merupakan bagian dari kegiatan intensive class selama 2 (dua) minggu yang khusus diberikan kepada kedua Mahasiswa NGU sebelum mengikuti kuliah reguler di Kelas Internasional di Universitas Al Muslim. Sebelum mengikuti kuliah di mana bahasa Inggris menjadi bahasa pengantar, terlebih dahulu mereka akan dibekali dengan belajar bahasa Inggris dan bahasa Indonesia yang dirangkai dengan kegiatan outbound dan homestay. Kegiatan hometsay merupakan vacation or other period abroad spent staying in the home of a local family. Di sana mereka akan belajar budaya dan cara hidup masyarakat setempat. (PIP Umuslim)

 

Subcategories