Umuslim telah lahirkan dua pemikiran besar untuk bangsa

>Peusangan-Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan telah melahirkan pemikiran besar untuk bangsa, demikian cuplikan pidato Rektor Universitas Almuslim Dr.H.Amiruddin Idris, SE.,MSi saat  sidang senat terbuka Wisuda sarjana dan ahli madya angkatan XXXI, Prosesi wisuda turut disiarkan langsung melalui Radio Suara Almuslim pada gelombang 90.9 FM dan Live streaminng Youtube  Channel Universitas Almuslim berlangsung di Auditorium Academik Center (AAC) Ampon Chiek Peusangan kampus Umuslim, Sabtu (1/11/2018).

Menurut H.Amiruddin Idris karya besar tersebut pertama dicetuskan oleh tokoh ulama Aceh pada tahun 1939,  saat lembaga pendidikan di Peusangan ini masih bernama Jamiatul Muslim  menjadi tuan rumah pertemuan para tokoh ulama di Aceh membentuk organisasi PUSA (Persatuan Ulama Seluruh Aceh) sehingga melahirkan pemikiran bagi lahirnya sebuah organiasasai yang merupakan cikal bakal Majelis Ulama Indonesia atau MPU di Aceh.

Pemikiran besar kedua, pada tahun 2018 ini, yaitu berhasilnya Civitas  Akademika  Universitas Almuslim  merintis dan  melahirkan kembali pemikiran yang sangat bersejarah, yaitu  terjalinnya konektivitas kerjasama antara Indonesia melalui Aceh dengan India yang telah terputus berabad-abad lamanya. Dimana pemikiran dan gagasan terwujudnya pengembangan kerjasama ekonomi dan konektivitas antara Aceh dan Kepulauan Andaman dan Nicobar di India, ditelurkan dari Kampus yang berada di kampung ini. Pemikiran yang  dimulai dengan  dilaksanakan seminar tahun 2016 yang turut dihadiri Konsulat  India yang berkedudukan di Medan 

Menurut Rektor Umuslim Dr.H.Amiruddin Idris,SE.,MSi  terwujudnya konektivitas dan kerjasama ekonomi hasil seminar tersebut, pihaknya bersama Rektor Universitas Malikussaleh, Prof. Apridar  baru saja kembali  dari Kepulauan Andaman dan Nicobar dan Chennai di India. Kehadiran kedua pimpinan Perguruan Tinggi di Aceh ini ke pulau di India tersebut, atas undangan Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (BPPK Kemlu RI), untuk mencari peluang pengembangan kerjasama ekonomi dan konektivitas antara Aceh dan Kepulauan Andaman dan Nicobar di India.

" Patut kita berbangga bahwa kerjasama ini lahir dari sumbangsih pemikiran Universitas Almuslim" ungkap Rektor Universitas Almuslim H.Amiruddin Idris, SE,MSi dihadapan Staf Ahli Gubernur Aceh  Bidang Keistimewaan,SDM dan Kerjasama, Dr.Iskandar AP.,S.Sos.,M.Si, Bupati dan orang tua/wali wisudawan.

Berarti dalam sejarah kampus yang berada di kampung tepatnya  di sebuah  kota kecamatan,  telah berhasil melahirkan  pemikiran besar yang sangat berguna bagi bangsa dan Negara, jelas H Amiruddin Idris dihadapan unsur Forkopimda , tokoh masyarakat dan orang tua/wali wisudawan dan undangan lainnya. (HUMAS)

.

 

 

You are here: Home News and Events Umuslim telah lahirkan dua pemikiran besar untuk bangsa