Mahasiswa KKM Umuslim Angkatan XXVIII Tahap II Laksanakan Aksi Bersih-Bersih Lingkungan di Desa Paya Lipah Peusangan

Bireuen — Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Almuslim (Umuslim) Angkatan XXVIII Tahap II yang bertugas di Desa Paya Lipah Peusangan melaksanakan kegiatan aksi bersih-bersih lingkungan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan, kelestarian lingkungan, serta pemulihan dampak bencana banjir bandang. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 27 Januari 2026, di sejumlah fasilitas umum dan kawasan pendidikan yang terdampak bencana.

Aksi bersih-bersih ini dipusatkan di beberapa titik strategis, antara lain meunasah desa, kantor keuchik, serta Kampus II SMK-PP, termasuk area yang sebelumnya terdampak tanah longsor. Kegiatan ini merupakan bagian integral dari program kerja KKM yang mengusung tema pemulihan dampak bencana banjir, mengingat wilayah Desa Paya Lipah Peusangan dan sekitarnya sempat mengalami banjir bandang yang menimbulkan berbagai permasalahan lingkungan.

Banjir bandang yang melanda kawasan tersebut menyebabkan endapan lumpur di sejumlah fasilitas umum, penumpukan sampah plastik dan sampah organik, tersumbatnya saluran air, serta terjadinya tanah longsor di lingkungan Kampus II SMK-PP. Kondisi tersebut berdampak langsung pada kenyamanan dan keamanan aktivitas masyarakat. Melalui kegiatan gotong royong ini, mahasiswa KKM Umuslim secara aktif membersihkan lumpur sisa banjir, mengumpulkan sampah, serta memindahkan material tanah longsor yang menghambat akses dan aktivitas di lingkungan sekolah maupun fasilitas umum.

Koordinator mahasiswa KKM Umuslim Angkatan XXVIII Tahap II Desa Paya Lipah Peusangan menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aspek kebersihan semata, tetapi juga merupakan bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung pemulihan lingkungan pascabencana. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa diharapkan mampu mendorong partisipasi masyarakat serta menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga lingkungan.

“Kegiatan ini kami laksanakan sebagai wujud tanggung jawab sosial mahasiswa dan implementasi pengabdian kepada masyarakat. Melalui aksi bersih-bersih ini, kami ingin berkontribusi langsung dalam proses pemulihan lingkungan sekaligus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan,” ujarnya.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran sosial bagi mahasiswa dalam memperkuat peran mereka sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. Semangat gotong royong yang ditunjukkan dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi modal penting dalam membangun ketahanan masyarakat pascabencana serta meminimalisir risiko terjadinya bencana serupa di masa mendatang.

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa KKM bersama masyarakat setempat bekerja sama membersihkan area meunasah, kantor keuchik, dan lingkungan Kampus II SMK-PP dengan penuh semangat dan antusiasme. Aksi ini juga menjadi ajang silaturahmi antara mahasiswa dan warga Desa Paya Lipah Peusangan, sehingga tercipta hubungan yang harmonis dan kolaboratif.

Salah satu perwakilan panitia kegiatan menegaskan bahwa aksi bersih-bersih ini tidak hanya bertujuan untuk membersihkan lingkungan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kepedulian dan tanggung jawab sosial kepada seluruh pihak. “Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan kesadaran bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tugas dan tanggung jawab bersama, bukan hanya satu pihak saja,” tuturnya.

Kegiatan bersih-bersih lingkungan ini mendapat respons positif dari masyarakat Desa Paya Lipah Peusangan. Warga menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan keterlibatan mahasiswa KKM UMUSLIM dalam membantu pemulihan lingkungan pascabencana. Masyarakat berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna menjaga lingkungan tetap bersih, sehat, dan nyaman.

Melalui aksi ini, mahasiswa KKM Umuslim Angkatan XXVIII Tahap II Desa Paya Lipah Peusangan berharap dapat berkontribusi dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, sekaligus memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang aktif dan responsif terhadap permasalahan sosial di tengah masyarakat.