Mahasiswa KKM Universitas Almuslim Gotong Royong Bersihkan Rumah Warga Pascabanjir Bandang di Peusangan

Bireuen – Wujud kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana kembali ditunjukkan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Almuslim. Para mahasiswa tersebut melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan rumah warga yang terdampak banjir bandang di Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, pada Rabu (21/1/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari aksi nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, khususnya dalam membantu proses pemulihan pascabencana. Banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Peusangan sebelumnya menyebabkan rumah warga dipenuhi lumpur, sampah, serta material bawaan arus air, sehingga mengganggu aktivitas dan kesehatan lingkungan masyarakat setempat.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa turun langsung ke lapangan membersihkan rumah-rumah warga yang terdampak. Mereka bergotong royong mengangkat lumpur, membersihkan halaman, memperbaiki saluran air yang tersumbat, hingga membersihkan bagian dalam rumah agar kembali layak dihuni. Peralatan yang digunakan pun relatif sederhana, seperti sapu, cangkul, ember, serta selang air, namun semangat kebersamaan dan solidaritas menjadi kekuatan utama dalam kegiatan tersebut.

Koordinator KKM Universitas Almuslim menyampaikan bahwa aksi gotong royong ini merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat tidak hanya bertujuan menjalankan program akademik, tetapi juga memberikan kontribusi sosial yang berdampak langsung.

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu meringankan beban masyarakat yang sedang menghadapi masa pemulihan pascabencana. Selain itu, keterlibatan mahasiswa juga menjadi sarana pembelajaran sosial untuk menumbuhkan empati, kepedulian, serta semangat gotong royong di kalangan generasi muda.

“Kami berharap kegiatan ini dapat membantu mempercepat pemulihan kondisi lingkungan dan aktivitas warga sehingga kehidupan masyarakat dapat kembali berjalan normal. Ini juga menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa untuk lebih memahami realitas sosial dan pentingnya solidaritas kemanusiaan,” ujarnya.

Sementara itu, warga setempat menyambut baik kehadiran mahasiswa KKM Universitas Almuslim. Mereka mengapresiasi bantuan tenaga dan semangat yang diberikan mahasiswa dalam membersihkan rumah dan lingkungan yang terdampak banjir. Menurut warga, kehadiran mahasiswa tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga memberi dukungan moral dan semangat kebersamaan dalam menghadapi masa sulit.

Kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dalam kegiatan gotong royong ini dinilai sangat positif, karena mampu mempercepat proses pembersihan sekaligus mempererat hubungan sosial. Semangat kebersamaan tersebut menjadi contoh nyata bahwa solidaritas dan gotong royong tetap menjadi nilai penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia, terutama saat menghadapi bencana.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKM Universitas Almuslim berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya kepedulian sosial, kebersihan lingkungan, dan kesiapsiagaan menghadapi bencana. Diharapkan pula semangat gotong royong yang terbangun dapat terus terjaga sebagai bagian dari budaya bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.

Penulis: Elga Safitri