Mahasiswa KKM Universitas Almuslim Kenalkan Coding Dasar di SMAS Terpadu Al-Furqan, Bantu Pulihkan Semangat Siswa Pascabanjir

Bireuen – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Almuslim terus menunjukkan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui berbagai program edukatif. Salah satu kegiatan yang mendapat perhatian positif adalah program pengenalan coding dasar yang dilaksanakan oleh Nurfazilah Fauzi, mahasiswa Program Studi Informatika Fakultas Ilmu Komputer Universitas Almuslim di SMAS Terpadu Al-Furqan, Gampong Raya Tambo, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen.

Kegiatan ini dirancang sebagai bagian dari upaya membantu pemulihan psikologis siswa pascabanjir yang sempat melanda wilayah tersebut. Selain memberikan wawasan baru di bidang teknologi, program ini juga bertujuan mengembalikan semangat belajar siswa melalui aktivitas edukatif yang interaktif dan menyenangkan.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKM memperkenalkan konsep dasar pemrograman komputer dengan metode sederhana dan mudah dipahami. Materi disampaikan secara komunikatif disertai praktik langsung, sehingga siswa tidak hanya menerima teori, tetapi juga merasakan pengalaman belajar yang aplikatif. Pendekatan ini terbukti mampu menciptakan suasana belajar yang lebih hidup, sekaligus mendorong siswa untuk kembali aktif dan percaya diri dalam mengikuti kegiatan akademik.

Menurut Nurfazilah Fauzi, kegiatan tersebut tidak hanya fokus pada penguasaan keterampilan teknis, tetapi juga pada pemulihan kondisi emosional siswa. Aktivitas coding yang bersifat kreatif dan problem solving dinilai efektif untuk mengalihkan perhatian siswa dari pengalaman traumatis akibat bencana, sekaligus menumbuhkan minat mereka terhadap dunia teknologi informasi.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Novianti, M.Pd turut memberikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa dalam melaksanakan program tersebut. Ia menilai kegiatan pengenalan coding dasar sangat relevan dengan perkembangan zaman, sekaligus memberikan dampak positif bagi siswa.

“Inisiatif ini sangat bermanfaat bagi siswa, terutama dalam membantu mereka memulihkan semangat setelah musibah banjir. Pendekatan teknologi seperti ini juga memperluas wawasan mereka dan relevan dengan kebutuhan masa depan,” ujarnya.

Pihak sekolah menyambut baik kegiatan tersebut karena dinilai mampu memberikan variasi pembelajaran yang inspiratif. Selain menambah literasi digital siswa, program ini juga diharapkan dapat menumbuhkan minat terhadap bidang teknologi, yang saat ini menjadi salah satu kompetensi penting di era digital.

Melalui program ini, mahasiswa KKM Universitas Almuslim menunjukkan peran aktif dalam mendukung pemulihan masyarakat pascabencana, khususnya di sektor pendidikan. Edukasi teknologi yang dikemas secara kreatif menjadi bukti bahwa kehadiran mahasiswa tidak hanya bersifat akademis, tetapi juga sosial dan humanis.

Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dikembangkan agar manfaatnya semakin luas, baik dalam meningkatkan literasi digital generasi muda maupun memperkuat ketahanan psikologis masyarakat setelah menghadapi bencana. Program ini sekaligus menjadi contoh nyata sinergi antara perguruan tinggi, sekolah, dan masyarakat dalam membangun kembali semangat belajar serta kesiapan menghadapi tantangan masa depan.

Penulis: Elga Safitri