Mahasiswa KKM Universitas Almuslim Kenalkan Literasi Digital Lewat Analogi Pohon di SDIT Assalam Islamic School Jeunieb

Bireuen — Upaya peningkatan literasi digital di kalangan pelajar terus mendapat perhatian dari kalangan akademisi. Salah satunya dilakukan oleh Rehan, mahasiswi Program Studi Informatika yang melaksanakan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) melalui program edukatif bertajuk “Petualangan Aliansi Pohon Digital”. Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis, 5 Februari 2026, di Mushalla SDIT Assalam Islamic School Jeunieb dengan melibatkan sekitar 70 siswa kelas VI.

Program ini dirancang untuk membantu siswa memahami konsep dasar internet dan perangkat digital melalui pendekatan analogi yang sederhana dan mudah dipahami. Dalam pemaparannya, Rehan menggunakan ilustrasi pohon sebagai metafora: perangkat gawai diibaratkan sebagai batang pohon, sedangkan internet digambarkan sebagai akar yang menyerap berbagai informasi untuk disalurkan ke seluruh bagian pohon. Analogi ini dinilai efektif untuk menjelaskan sistem kerja internet yang kompleks kepada pelajar usia sekolah dasar.

Tidak hanya mengandalkan metode ceramah, kegiatan ini juga didukung oleh inovasi media pembelajaran berupa web pemrograman interaktif yang dirancang dan dikembangkan secara mandiri oleh Rehan. Platform digital tersebut memungkinkan siswa memahami fungsi bagian-bagian pohon mulai dari akar, batang, daun hingga bunga sebagai representasi alur informasi digital, manfaat teknologi, serta potensi risiko seperti penyebaran berita bohong atau hoaks.

Menurut Rehan, pengenalan teknologi kepada generasi muda seharusnya tidak semata menonjolkan kecanggihan perangkat, melainkan menekankan pada pemahaman logika dan dampak penggunaannya. Ia menilai pendekatan kreatif dan kontekstual dapat meningkatkan minat belajar siswa sekaligus menanamkan sikap kritis terhadap informasi digital.

Antusiasme siswa terlihat jelas saat sesi kuis interaktif yang terintegrasi dalam web pembelajaran tersebut. Para siswa yang berhasil menjawab pertanyaan diberikan penghargaan simbolis dengan pencantuman nama mereka dalam sistem sebagai bagian dari “Aliansi Pohon Digital”. Suasana kegiatan sempat berlangsung riuh karena tingginya partisipasi siswa, namun dapat kembali kondusif melalui slogan interaktif yang menekankan nilai kecerdasan, ketelitian, dan kebermanfaatan dalam penggunaan teknologi.

Program ini menghasilkan sejumlah luaran, antara lain laporan kegiatan, media web interaktif hasil pengembangan mandiri, serta dokumentasi video. Hasil tersebut menjadi bukti konkret kontribusi mahasiswa KKM Universitas Almuslim dalam meningkatkan literasi digital generasi muda, khususnya di wilayah Aceh.

Melalui kegiatan semacam ini, diharapkan siswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga individu yang bijak, kritis, dan bertanggung jawab dalam menjaga ekosistem digital agar tetap sehat, produktif, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

Penulis: Elga Safitri