
Bireuen – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Desa Uteuen Gathom sukses dilaksanakan sejak Kamis malam Jumat, 5 Februari 2026, hingga Sabtu, 7 Februari 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Posko Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Desa Uteuen Gathom ini menjadi salah satu agenda keagamaan yang mendapat perhatian besar serta antusiasme tinggi dari masyarakat setempat.
Pelaksanaan MTQ tersebut bertujuan untuk mengembangkan minat dan bakat generasi muda desa dalam bidang keagamaan, khususnya yang berkaitan dengan Al-Qur’an. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap Al-Qur’an serta meningkatkan kemampuan mereka dalam membaca, menghafal, dan memahami nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sejak usia dini.



Peserta MTQ merupakan anak-anak Desa Uteuen Gathom yang menimba ilmu mengaji di dua Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), yakni TPA Tarbiyatul Muta’allimin dan TPA Nurul Fata. Para peserta yang mengikuti perlombaan merupakan perwakilan terbaik dari masing-masing TPA yang telah dipersiapkan sebelumnya untuk tampil secara optimal dalam setiap cabang lomba.
Adapun cabang perlombaan yang dipertandingkan meliputi lima bidang, yaitu pidato, tilawah Al-Qur’an, hafizh (hafalan Al-Qur’an), hafalan awamil, serta azan. Setiap cabang lomba berlangsung dengan penuh semangat, sportivitas, dan nuansa religius yang kental, sehingga tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembelajaran dan pembinaan karakter Islami bagi para peserta.
Kesuksesan pelaksanaan MTQ ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak. Sejak tahap persiapan hingga penutupan, panitia mendapatkan dukungan penuh dari Kepala Desa serta bimbingan aktif dari Ibu-Ibu PKK. Selain itu, kerja sama solid antara panitia KKM dan panitia lokal turut menjadi faktor penting dalam kelancaran acara.
Panitia yang terlibat bekerja sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing, mulai dari ketua kelompok, sekretaris, divisi acara, perlengkapan, konsumsi, pondok, hingga keamanan. Koordinasi yang baik antar panitia menjadikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, lancar, dan khidmat.
Ketua Kelompok KKM Desa Uteuen Gathom, Imam, menyampaikan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga sarana pembelajaran penting bagi generasi muda. Ia berharap kegiatan ini mampu meningkatkan semangat belajar serta memotivasi anak-anak desa untuk terus berprestasi.
“MTQ ini bukan hanya ajang pertandingan, tetapi juga sarana pembelajaran penting bagi adik-adik di Desa Uteuen Gathom. Harapannya, mereka semakin semangat belajar, meningkatkan prestasi, dan ke depan mampu berkompetisi tidak hanya di tingkat desa, tetapi hingga tingkat nasional bahkan internasional,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana MTQ 2026 mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman berharga dan membanggakan bagi seluruh panitia maupun masyarakat. Ia menilai antusiasme peserta serta dukungan masyarakat menjadi kunci sukses terselenggaranya acara dengan lancar dan penuh kekhidmatan.
“MTQ ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga momentum mempererat kebersamaan, menumbuhkan semangat keagamaan, serta meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an. Kegiatan ini meninggalkan kesan positif dan menjadi kenangan berharga bagi semua pihak yang terlibat,” ungkapnya.
Rangkaian kegiatan MTQ ditutup dengan acara pembagian hadiah kepada seluruh peserta. Para juara memperoleh piala dan sertifikat, sementara peserta harapan mendapatkan sertifikat dan hadiah. Bahkan peserta yang belum meraih juara tetap diberikan hadiah sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan semangat mereka dalam mengikuti kegiatan tersebut.
Melalui pelaksanaan MTQ ini, masyarakat Desa Uteuen Gathom berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Selain menjadi ajang kompetisi religius, MTQ diharapkan mampu memperkuat pembinaan iman, akhlak, serta kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dalam kehidupan sehari-hari.
Penulis: Elga Safitri
