
Samalanga — Komitmen dalam menghadirkan pembelajaran bahasa Inggris yang inspiratif dan bermakna kembali diwujudkan melalui kegiatan kunjungan edukatif English Club ke MAN Negeri 1 Samalanga, salah satu madrasah tertua dan bersejarah di wilayah Samalanga.12/02/2026
Kegiatan ini mengangkat tema “English Club Goes to School: Echoes of Our Ancestors”, dengan fokus utama pada penguatan keterampilan berbahasa Inggris siswa, sementara warisan budaya dan sejarah leluhur digunakan sebagai materi kontekstual dalam proses pembelajaran.

English Club merupakan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang berada di bawah koordinasi Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama Universitas Almuslim. Kegiatan ini didampingi oleh Pembina English Club, Ibu Misnar, M.A., serta mendapat dukungan penuh dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Almuslim sebagai bentuk penguatan kolaborasi akademik antara perguruan tinggi dan sekolah.

Rombongan English Club disambut dengan hangat oleh jajaran pimpinan sekolah, yakni Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Bapak Musliadi selaku Koordinator Bidang Literasi, Pembina OSIM, serta Kepala Tata Usaha. Suasana penyambutan yang penuh keakraban mencerminkan semangat sinergi dalam mendukung inovasi pembelajaran di lingkungan madrasah.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan dirancang secara interaktif dan komunikatif. Siswa dilibatkan dalam praktik berbicara (speaking), diskusi kelompok, permainan bahasa, serta presentasi singkat menggunakan bahasa Inggris. Materi tentang sejarah dan warisan budaya leluhur dijadikan sebagai konten pembelajaran agar siswa lebih mudah memahami kosakata, struktur kalimat, serta penggunaan bahasa dalam konteks nyata dan dekat dengan kehidupan mereka.
Pendekatan ini menegaskan bahwa belajar bahasa Inggris dapat berlangsung secara menyenangkan dan relevan. Warisan budaya bukan menjadi fokus utama kegiatan, melainkan sebagai media dan sumber materi yang memperkaya proses belajar. Dengan strategi tersebut, siswa tidak hanya berlatih kemampuan berbahasa, tetapi juga belajar menarasikan identitas lokal mereka dalam bahasa internasional dengan percaya diri.
Melalui kegiatan ini, English Club berharap pembelajaran bahasa Inggris dapat dipandang sebagai pengalaman yang hidup, kontekstual, dan membangun motivasi siswa untuk terus mengembangkan kompetensinya di era global.(MZ)
