
Dokumentasi foto Rektor Universitas Almuslim menghadiri kegiatan Taklimat dan Dialog bersama Presiden Republik Indonesia Tahun 2026 di Jakarta.
Jakarta – Rektor Universitas Almuslim, Dr. Marwan, M.Pd, menghadiri kegiatan Taklimat dan Dialog bersama Presiden Republik Indonesia Tahun 2026 yang diikuti sekitar 1.200 rektor dan pimpinan perguruan tinggi negeri maupun swasta dari seluruh Indonesia. Kegiatan strategis tersebut berlangsung di Istana Negara, Jakarta Pusat, pada Kamis, 15 Januari 2026.
Kehadiran Rektor Universitas Almuslim dalam forum nasional tingkat tinggi ini berdasarkan Surat Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor 0013/B/KS.11/2026 tanggal 9 Januari 2026. Kegiatan tersebut mengusung tema “Manusia, Pendidikan Tinggi dan Sains untuk Kebangkitan Indonesia”, yang bertujuan memperkuat peran strategis perguruan tinggi dalam mendukung visi besar pembangunan nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor Universitas Almuslim hadir didampingi oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Almuslim, Jamaluddin, S.E., M.Si., AK., CA.CAFP. Kehadiran pimpinan Universitas Almuslim ini menegaskan komitmen institusi untuk terus berperan aktif dalam dinamika kebijakan pendidikan tinggi nasional.
Rektor Universitas Almuslim, Dr. Marwan, M.Pd, menyampaikan bahwa forum dialog langsung bersama Presiden Republik Indonesia merupakan momentum penting bagi perguruan tinggi untuk melakukan refleksi dan penguatan arah kebijakan internal kampus.
“Pertemuan ini menjadi ruang refleksi bagi kami di perguruan tinggi untuk kembali menegaskan peran akademisi sebagai kekuatan intelektual bangsa. Pesan Bapak Presiden sangat jelas, bahwa kampus tidak boleh berjalan sendiri, tetapi harus hadir dan memberi solusi nyata bagi persoalan bangsa,” ujar Dr. Marwan.
Ia menambahkan bahwa Universitas Almuslim berkomitmen untuk terus menyelaraskan arah pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dengan kebutuhan pembangunan nasional serta tantangan global.
“Universitas Almuslim siap mendukung visi pemerintah dengan memperkuat kualitas sumber daya manusia, pengembangan riset terapan, serta membangun karakter mahasiswa yang berintegritas dan berdaya saing,” tambahnya.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, dalam keterangannya kepada awak media menyampaikan bahwa kegiatan taklimat tersebut dihadiri oleh pimpinan perguruan tinggi negeri dan swasta serta para guru besar dari seluruh Indonesia. Pertemuan ini berlangsung sejak pagi hari dan menjadi ruang dialog strategis antara Presiden dan kalangan akademisi.
Dalam arahannya, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menekankan bahwa pimpinan perguruan tinggi dan guru besar merupakan brains of our country, yang memiliki tanggung jawab moral dan sosial dalam menjaga nilai-nilai akademik serta mendorong kemajuan bangsa melalui ilmu pengetahuan dan teknologi.
Presiden juga mengajak seluruh pimpinan akademik untuk melakukan refleksi atas amanah yang telah diberikan oleh masyarakat. Menurut Presiden, para rektor dan guru besar merupakan sosok terpilih yang dipercaya memimpin pengembangan ilmu pengetahuan dan membangun peradaban bangsa.
Lebih lanjut, Mendiktisaintek Brian Yuliarto menjelaskan bahwa pertemuan ini merupakan undangan ketiga Presiden kepada pimpinan perguruan tinggi dalam kurun waktu kurang dari satu tahun. Hal ini menunjukkan besarnya perhatian Presiden terhadap dunia pendidikan tinggi dan harapan agar kampus dapat berperan lebih nyata dalam pembangunan nasional.
Dalam dialog tersebut, dibahas sejumlah poin strategis, antara lain penyelarasan sumber daya manusia dengan kebutuhan industri, penguatan integritas dan efisiensi, kemandirian nasional di tengah dinamika geopolitik global, serta fokus riset strategis yang berorientasi pada penyelesaian masalah konkret bangsa. Pemerintah juga menegaskan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi antara kebijakan publik dan masukan dari kalangan akademisi.
Bagi Universitas Almuslim, kehadiran Rektor dalam forum kenegaraan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi kampus sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi yang berdampak. Partisipasi aktif ini diharapkan dapat semakin memperkuat kontribusi Universitas Almuslim dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing.
Dengan mengikuti taklimat dan dialog langsung bersama Presiden Republik Indonesia, Universitas Almuslim menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah dalam mewujudkan pendidikan tinggi yang relevan, berkualitas, dan berorientasi pada kemajuan bangsa dan negara.
