Satu Tahun di Jepang, Mahasiswa PGSD Universitas Almuslim Selesaikan Program Pertukaran Mahasiswa dan Siap Kembali ke Bireuen

Dokumentasi foto Fakhrurrozi bersama staf Kantor Urusan Internasional NGU Jepang usai acara IJS Farewell 2026.

Jepang – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Almuslim, Fakhrurrozi, resmi menuntaskan kegiatan perkuliahan dalam program pertukaran mahasiswa di Nagoya Gakuin University (NGU), Jepang. Kabar tersebut disampaikan Fakhrurrozi kepada Ketua Program Studi PGSD FKIP Universitas Almuslim, Fatma Zuhra, M.Pd., melalui pesan WhatsApp pada Senin, 23 Februari 2026.

Dalam pesannya, Fakhrurrozi menyampaikan bahwa seluruh kegiatan akademik yang diikutinya selama satu tahun telah selesai, termasuk proses administrasi akademik yang menjadi bagian dari program pertukaran mahasiswa internasional.

“Assalamu’alaikum bu, maaf mengganggu waktu, sedikit rozi kasih kabar untuk kegiatan perkuliahan di Jepang sudah selesai, dan untuk nilai dan sertifikat kelulusan nya sudah di kirim ke KUI Universitas Almuslim bu,” tulis Fakhrurrozi dalam pesannya.

Selain menyelesaikan perkuliahan, Fakhrurrozi juga berbagi pengalaman berkesan selama mengikuti acara perpisahan mahasiswa internasional bertajuk IJS Farewell Party 2026 yang diselenggarakan oleh pihak kampus NGU. Pada kesempatan tersebut, ia dipercaya menyampaikan sambutan perpisahan mewakili mahasiswa internasional.

Ia menyampaikan pidato perpisahan dalam bahasa Jepang sebagai bentuk penghargaan kepada pihak kampus dan para mahasiswa internasional yang telah bersama-sama menjalani masa studi di Jepang.

“Di situ saya menyampaikan terima kasih kepada teman-teman mahasiswa internasional atas semua pengalaman yang menyenangkan, juga kepada guru bahasa Jepang yang sudah mengajarkan bahasa Jepang dengan mudah dipahami. Terakhir saya mengajak semuanya agar jika ada kesempatan di masa depan, kita bisa bertemu kembali,” ujar Fakhrurrozi.

Ia juga mengungkapkan bahwa pidato yang semula direncanakan singkat justru berlangsung lebih lama dari perkiraan.

“Sebenarnya pidatonya hanya sekitar 30 detik, tetapi saya kebablasan sampai hampir dua menit,” tambahnya.

Dalam acara perpisahan tersebut, Fakhrurrozi juga mengabadikan berbagai momen penting, termasuk foto bersama staf Kantor Urusan Internasional NGU yang selama ini membantu pengurusan berbagai kebutuhan mahasiswa internasional selama tinggal di Jepang. Ia juga mendokumentasikan suasana kegiatan perpisahan dalam bentuk video yang memuat pesan perpisahannya.

Ketua Program Studi PGSD FKIP Universitas Almuslim, Fatma Zuhra, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Fakhrurrozi menyelesaikan program pertukaran mahasiswa dengan baik.

“Kami sangat bangga karena Fakhrurrozi telah menyelesaikan program pertukaran mahasiswa di Jepang dengan baik. Pengalaman akademik maupun budaya yang diperoleh selama di Nagoya tentu akan menjadi bekal berharga bagi dirinya maupun bagi pengembangan Program Studi PGSD ke depan,” ujar Fatma Zuhra.

Ia juga menyampaikan bahwa Fakhrurrozi dijadwalkan kembali ke Bireuen, Provinsi Aceh pada 18 Maret 2026 setelah menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan di Jepang.

Sementara itu, Dekan FKIP Universitas Almuslim, Dr. Sari Rizki, M.Psi., menyampaikan bahwa keberhasilan Fakhrurrozi mengikuti program pertukaran mahasiswa internasional merupakan kebanggaan tersendiri bagi fakultas.

“Program pertukaran mahasiswa ini menjadi bukti bahwa mahasiswa FKIP Universitas Almuslim mampu bersaing di tingkat internasional. Kami berharap pengalaman Fakhrurrozi selama belajar di Jepang dapat dibagikan kepada mahasiswa lainnya sehingga dapat memotivasi lebih banyak mahasiswa untuk mengikuti program serupa,” ungkapnya.

Rektor Marwan, Dr. Marwan, M.Pd., turut menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Fakhrurrozi menyelesaikan program pertukaran mahasiswa di Jepang. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa Universitas Almuslim mampu beradaptasi dan bersaing di lingkungan akademik internasional.

“Kami sangat mengapresiasi keberhasilan Fakhrurrozi menyelesaikan program pertukaran mahasiswa di Jepang. Ini merupakan bukti bahwa mahasiswa Universitas Almuslim memiliki kemampuan akademik dan kepribadian yang mampu bersaing di tingkat global,” ujar Dr. Marwan.

Ia juga berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk mengikuti program internasional yang difasilitasi universitas.

“Kami berharap pengalaman Fakhrurrozi dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk berani mengikuti program pertukaran mahasiswa maupun kegiatan internasional lainnya. Universitas Almuslim akan terus mendukung peningkatan kerja sama internasional demi membuka peluang yang lebih luas bagi mahasiswa,” tambahnya.
Sebelumnya, Fakhrurrozi menjadi salah satu mahasiswa FKIP Universitas Almuslim yang berhasil lolos dalam program pertukaran mahasiswa ke Nagoya Gakuin University Jepang. Mahasiswa PGSD tersebut menjalani studi selama dua semester atau satu tahun akademik di kampus tersebut.

Acara pelepasan resmi Fakhrurrozi dilaksanakan pada 20 Maret 2025 di ruang rapat kampus induk Universitas Almuslim dan dihadiri oleh pimpinan universitas, termasuk Rektor Universitas Almuslim, Dr. Marwan, M.Pd., beserta jajaran pimpinan lainnya.

Fakhrurrozi berangkat ke Jepang pada 25 Maret 2025 melalui Bandara Kualanamu, Medan, didampingi oleh tim Kantor Urusan Internasional Universitas Almuslim. Perjalanan menuju Jepang ditempuh melalui dua kali transit, yakni di Malaysia dan Filipina, sebelum akhirnya tiba di Jepang pada 26–27 Maret 2025.

Keberhasilan Fakhrurrozi menyelesaikan program pertukaran mahasiswa di Nagoya Gakuin University diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa Universitas Almuslim lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan akademik dan memperluas wawasan internasional melalui berbagai program mobilitas mahasiswa.

Penulis: Elga Safitri