

Dokumentasi foto kegiatan mahasiswa Program Studi Informatika Fakultas Ilmu Komputer Universitas Almuslim menjadi narasumber dan mendampingi Kombel SMA Negeri 1 Kuala terkait pengelolaan website sekolah bagi para Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK).
Bireuen – Komitmen mendorong transformasi digital di lingkungan sekolah terus diperkuat oleh SMA Negeri 1 Kuala, Kabupaten Bireuen. Salah satu langkah nyata terlihat dalam kegiatan Komunitas Belajar (Kombel) yang digelar pada Sabtu, 7 Maret 2026, dengan agenda berbagi pengetahuan dan pendampingan pengelolaan website sekolah bagi para Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK).
Kegiatan ini menghadirkan kolaborasi antara pihak sekolah dengan mahasiswa dari Fakultas Ilmu Komputer Universitas Almuslim, khususnya Program Studi Informatika. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya penguatan literasi digital di lingkungan sekolah sekaligus bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung pengembangan teknologi informasi di dunia pendidikan.
Dalam kegiatan tersebut, tiga mahasiswa Informatika Universitas Almuslim turut terlibat aktif sebagai narasumber dan pendamping teknis, yaitu Ulul Azmi, Rahmat Mulia, dan Agil Azizi. Ketiganya memberikan penjelasan sekaligus praktik langsung mengenai pengelolaan website resmi sekolah yang dapat diakses melalui sman1kuala.sch.id.
Para mahasiswa tersebut memaparkan berbagai aspek penting dalam pengelolaan website sekolah, mulai dari struktur halaman utama, pengelolaan konten berita, publikasi kegiatan sekolah, hingga dokumentasi prestasi siswa dan program-program unggulan sekolah. Selain itu, mereka juga memberikan panduan teknis terkait pembaruan informasi, pengelolaan menu, serta strategi menjaga keberlanjutan website agar tetap aktif dan informatif.
Kepala SMA Negeri 1 Kuala, Nurul Aini, S.Pd., M.A.P., menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada mahasiswa Universitas Almuslim yang telah berkontribusi membantu pengembangan website sekolah. Menurutnya, kehadiran mahasiswa tidak hanya memberikan bantuan teknis, tetapi juga membawa semangat baru dalam penguatan pemanfaatan teknologi di lingkungan sekolah.
Ia mengungkapkan bahwa ketiga mahasiswa tersebut sebelumnya juga pernah membantu pengembangan website sekolah saat menjalani program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM). Pengalaman tersebut membuatnya kembali mempercayakan pengembangan website sekolah kepada mahasiswa Universitas Almuslim ketika ia memimpin SMA Negeri 1 Kuala.
“Saat ini saya sangat berbangga hati karena tiga mahasiswa Universitas Almuslim dari Prodi Informatika sudah dua kali membantu saya dalam pembuatan website sekolah. Pertama kali mereka membantu saat menjalani KKM ketika saya masih menjabat sebagai Kepala Sekolah di SMA Negeri 1 Jeunieb. Mereka berhasil membuat website sekolah di sana,” ujar Nurul Aini.
Menurutnya, mahasiswa memiliki semangat, kreativitas, serta kemampuan teknologi yang sangat dibutuhkan dalam mendukung digitalisasi sekolah. Melalui kolaborasi seperti ini, sekolah dapat memperoleh pendampingan yang bermanfaat sekaligus mempercepat pengembangan sistem informasi sekolah.
Sementara itu, Rektor Universitas Almuslim, Marwan, M.Pd., memberikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa dalam membantu sekolah-sekolah di daerah dalam penguatan teknologi informasi. Ia menilai kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat serta implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut untuk unggul secara akademik, tetapi juga harus mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui keahlian yang dimiliki.
“Kami sangat mendukung keterlibatan mahasiswa dalam membantu pengembangan teknologi di sekolah. Hal ini menjadi bagian dari pengabdian kepada masyarakat sekaligus sarana bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah,” ujarnya.
Rektor juga berharap kolaborasi antara Universitas Almuslim dengan berbagai lembaga pendidikan di daerah dapat terus diperkuat, sehingga kehadiran perguruan tinggi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat luas, khususnya dalam bidang pendidikan dan teknologi informasi.
Dalam sesi diskusi, para guru dan tenaga kependidikan SMA Negeri 1 Kuala terlihat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mereka aktif bertanya mengenai berbagai hal terkait pengelolaan website, mulai dari cara menulis berita kegiatan sekolah, mengunggah dokumentasi foto, hingga menjaga tampilan website agar tetap menarik dan mudah diakses oleh masyarakat.
Bagi SMA Negeri 1 Kuala, keberadaan website sekolah saat ini menjadi sangat penting sebagai wajah digital lembaga pendidikan. Melalui website, masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai profil sekolah, kegiatan siswa, prestasi akademik maupun nonakademik, serta berbagai program pendidikan yang dijalankan.
Selain menjadi sarana publikasi, website sekolah juga berfungsi sebagai media komunikasi dan transparansi antara pihak sekolah dengan masyarakat.
Melalui kegiatan Komunitas Belajar ini, diharapkan kemampuan literasi digital para guru semakin meningkat sehingga pengelolaan website sekolah dapat dilakukan secara mandiri dan berkelanjutan.
Kolaborasi antara SMA Negeri 1 Kuala dan mahasiswa Universitas Almuslim ini menjadi contoh nyata sinergi antara pendidikan menengah dan perguruan tinggi dalam mendorong pemanfaatan teknologi informasi di sekolah. Kehadiran mahasiswa seperti Ulul Azmi, Rahmat Mulia, dan Agil Azizi menunjukkan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam mendukung transformasi digital pendidikan di daerah.
Penulis: Elga Safitri
