Dari Laboratorium ke Pasar: Mahasiswa TIP Almuslim Kembangkan Produk Saus dan Sirup’

Bireuen, 19 Mei 2026— Mahasiswa Program Studi Teknologi Industri Pertanian (TIP) Universitas Almuslim (Umuslim) melaksanakan kegiatan praktikum pembuatan saus dan sirup di Laboratorium Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) sebagai bagian dari pemenuhan Mata Kuliah Teknologi Pengolahan Pangan.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam menghasilkan produk pangan yang sehat, aman, dan memiliki potensi untuk dikembangkan di pasar industri pangan modern.


Praktikum tersebut dilaksanakan secara langsung di Laboratorium MIPA dengan melibatkan mahasiswa dalam seluruh tahapan proses produksi, mulai dari pemilihan bahan baku, formulasi produk, pengolahan, pemasakan, hingga pengemasan.

Produk yang dihasilkan berupa saus dengan bahan baku utamanya cabai dan tomat serta sirup nanas dan kelapa dengan cita rasa menarik dan memperhatikan standar mutu keamanan pangan.


Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam bidang pengolahan pangan, tetapi juga menjadi sarana untuk melatih kreativitas dan inovasi mahasiswa dalam menciptakan produk pangan yang memiliki nilai tambah dan daya saing di pasaran.

Foto kebersamaan dosen pengampu dan mahasiswa praktikum


Dosen pengampu mata kuliah sekaligus ketua program studi TIP, Masrurah Hayati, S.TP.,M.T menyampaikan bahwa mahasiswa TIP memiliki peran penting dalam menghadirkan inovasi produk pangan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini.


“Melalui praktikum ini, mahasiswa belajar bagaimana mengolah bahan pangan menjadi produk yang memiliki kualitas baik dan berpotensi untuk dipasarkan. Saat ini konsumen semakin selektif dalam memilih produk pangan, sehingga aspek kesehatan, keamanan, kebersihan, dan kualitas produk menjadi hal yang sangat penting,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa mahasiswa TIP harus mampu menjadi generasi yang inovatif dalam mendukung perkembangan industri pangan berbasis sumber daya lokal.


“Mahasiswa TIP memiliki tanggung jawab besar dalam mendukung pengembangan pangan lokal serta swasembada pangan nasional. Dengan kemampuan dalam bidang teknologi pengolahan pangan, mahasiswa dapat membantu menciptakan produk yang bernilai ekonomi tinggi, aman dikonsumsi, dan mampu bersaing di pasar,” tambahnya.


Menurutnya, pemanfaatan bahan pangan lokal melalui inovasi produk dapat menjadi langkah penting dalam meningkatkan nilai tambah hasil pertanian masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan Indonesia.

Foto produk inovasi mahasiswa TIP


Salah satu mahasiswa praktikum, Siti Salimah mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru dalam memahami proses pengolahan pangan secara langsung.


“Praktikum ini sangat bermanfaat karena kami tidak hanya belajar teori, tetapi juga memahami bagaimana proses pembuatan produk pangan yang baik dan higienis. Kami belajar bagaimana menghasilkan produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar saat ini, di mana masyarakat lebih memilih produk yang sehat dan aman untuk dikonsumsi,” ungkapnya.


Ia juga berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi bekal bagi mahasiswa dalam mengembangkan usaha di bidang pangan pada masa mendatang.


“Melalui kegiatan ini kami menjadi lebih termotivasi untuk mengembangkan produk pangan lokal agar memiliki nilai jual yang lebih tinggi dan mampu dikenal lebih luas oleh masyarakat,” tambahnya.


Kegiatan praktikum berlangsung dengan penuh antusias dan semangat dari para mahasiswa. Selain menjadi bagian dari proses pembelajaran akademik, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menciptakan produk pangan inovatif yang dapat berkembang dari laboratorium menuju pasar industri pangan yang lebih luas.(MZ)