
Medan – Universitas Almuslim kembali mencatatkan prestasi membanggakan dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang akademik. Pada Kamis, 30 Juli 2026, Universitas Almuslim berhasil menambah dua dosen bergelar doktor setelah Rahmi Wahyuni, S.Pd., M.Pd. dan Fatimah, S.Pd., M.Si. dinyatakan lulus dalam Ujian Terbuka/Promosi Doktor Program Doktor Pendidikan Dasar Universitas Negeri Medan (Unimed).
Kedua akademisi tersebut berhasil menyelesaikan pendidikan doktor dan dinyatakan lulus dengan predikat Pujian, sebuah capaian akademik yang mencerminkan kualitas penelitian, ketekunan, serta kompetensi ilmiah yang tinggi selama menempuh studi pada Program Doktor Pendidikan Dasar Universitas Negeri Medan.
Prosesi ujian terbuka berlangsung di lingkungan Universitas Negeri Medan dan menjadi momentum penting, tidak hanya bagi kedua promovendus beserta keluarga, tetapi juga bagi Universitas Almuslim yang terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan lanjut bagi dosen.
Keberhasilan tersebut sekaligus menjadi bukti nyata bahwa Universitas Almuslim terus mendorong peningkatan kompetensi dosen sebagai bagian dari upaya memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Bertambahnya dosen bergelar doktor diharapkan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pengembangan mutu pembelajaran, peningkatan produktivitas riset, publikasi ilmiah, hingga penguatan akreditasi program studi maupun institusi.
Dalam pelaksanaan sidang promosi doktor tersebut, Universitas Almuslim memberikan dukungan penuh dengan menghadirkan sejumlah pimpinan universitas. Turut hadir Wakil Rektor II Universitas Almuslim, Dr. Sonny Muhammad Ikhsan Mangkuwinata, S.E., M.Si., Sekretaris Umum Yayasan Almuslim Peusangan sekaligus Wakil Dekan III Fakultas Ilmu Komputer, Dasril Azmi, M.Kom., Dekan Fakultas Ilmu Komputer, Riyadul Fajri, M.Kom., serta Ketua Program Studi Informatika Medis, Heri Gustami, M.Kom.
Kehadiran para pimpinan tersebut menjadi bentuk dukungan moral sekaligus apresiasi kepada kedua dosen yang telah berhasil menyelesaikan studi doktor dengan hasil yang membanggakan.
Wakil Rektor II Universitas Almuslim, Dr. Sonny Muhammad Ikhsan Mangkuwinata, S.E., M.Si., menyampaikan rasa syukur dan bangga atas keberhasilan yang diraih Rahmi Wahyuni dan Fatimah. Menurutnya, bertambahnya dosen bergelar doktor merupakan investasi besar bagi kemajuan Universitas Almuslim di masa mendatang.
“Alhamdulillah, hari ini Universitas Almuslim kembali melahirkan dua doktor baru di bidang Pendidikan Dasar. Ini merupakan capaian yang sangat membanggakan sekaligus menjadi bukti komitmen Universitas Almuslim dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Kami berharap ilmu yang diperoleh dapat diimplementasikan untuk memperkuat kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat serta memberikan dampak positif bagi kemajuan Universitas Almuslim,” ujar Dr. Sonny.
Ia menambahkan bahwa Universitas Almuslim akan terus memberikan dukungan kepada para dosen untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi sebagai bagian dari strategi penguatan mutu perguruan tinggi.
Sementara itu, Rektor Universitas Almuslim, Dr. Marwan, M.Pd., turut menyampaikan ucapan selamat kepada kedua doktor baru tersebut. Menurutnya, keberhasilan Rahmi Wahyuni dan Fatimah merupakan kebanggaan bagi seluruh sivitas akademika Universitas Almuslim.
“Saya mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Dr. Rahmi Wahyuni, M.Pd. dan Dr. Fatimah, M.Si. atas keberhasilan menyelesaikan pendidikan doktor dengan predikat pujian. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi dosen-dosen lainnya untuk terus meningkatkan kompetensi akademik dan melahirkan inovasi yang bermanfaat bagi dunia pendidikan.
Universitas Almuslim akan terus berkomitmen mendukung pengembangan kualitas sumber daya manusia sebagai salah satu pilar utama menuju perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing,” ungkap Dr. Marwan.
Menurutnya, peningkatan jumlah dosen bergelar doktor akan semakin memperkuat kapasitas Universitas Almuslim dalam menghadapi berbagai tantangan pendidikan tinggi, baik pada tingkat nasional maupun internasional. Selain meningkatkan kualitas pembelajaran di ruang kuliah, kehadiran para doktor baru juga diharapkan mampu menghasilkan penelitian-penelitian inovatif yang memberikan solusi terhadap berbagai persoalan pendidikan dan pembangunan masyarakat.
Keberhasilan Rahmi Wahyuni dan Fatimah menyelesaikan pendidikan doktor dengan predikat pujian menjadi inspirasi bagi seluruh sivitas akademika Universitas Almuslim. Capaian tersebut menunjukkan bahwa semangat belajar, kerja keras, konsistensi, dan dukungan institusi mampu melahirkan prestasi akademik yang membanggakan.
Momentum ini juga semakin menegaskan komitmen Universitas Almuslim dalam membangun budaya akademik yang kuat melalui peningkatan kualifikasi dosen, penguatan riset, serta pengembangan inovasi pendidikan.
Dengan bertambahnya dua doktor baru, Universitas Almuslim optimistis dapat terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan tinggi sekaligus memperkuat kontribusinya dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang mampu menjawab tantangan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.■Humas_Umuslim
