
Aceh Utara, 30 April 2026 — Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan mental remaja dan mengatasi tantangan psikososial di era digital, civitas akademika Universitas Almuslim bekerja sama dengan Posyandu dan Puskesmas Muara Batu menggelar kegiatan sosialisasi yang bertempat di Desa Cot Seurani, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara. Kegiatan ini dihadiri oleh ratusan warga desa, terutama para remaja, orang tua, serta tenaga kesehatan setempat.
Kegiatan yang berlangsung selama sehari ini diisi dengan berbagai materi edukatif, termasuk pemahaman tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kesehatan mental remaja, cara mengenali tanda-tanda gangguan mental, serta strategi untuk mendukung anak-anak dan remaja dalam menjaga kesehatan psikososial mereka. Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan sesi diskusi dan pelatihan singkat mengenai pengelolaan stres dan tekanan sosial yang sering dialami oleh remaja saat ini.


Dalam sambutannya, Ketua tim pengusul kegiatan, Dr. Zahriyanti, S.Pd.I., MA., menyampaikan rasa syukurnya atas terlaksananya kegiatan tersebut dan mengapresiasi semua pihak yang terlibat. “Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih atas dukungan dan partisipasi seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan sosialisasi tentang kesehatan mental remaja ini. Sebagai ketua tim pengusul, saya merasa bangga dan bersyukur karena kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para remaja di Desa Cot Seurani,” ujarnya.
Lebih jauh, Dr. Zahriyanti menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program berkelanjutan universitas untuk berkontribusi dalam pembangunan masyarakat yang sehat secara fisik dan mental. “Melalui pendekatan yang mengedepankan nilai-nilai spiritual dan pengetahuan ilmiah, kami berharap remaja mampu lebih bijak dan sehat secara mental dalam memanfaatkan teknologi serta menghadapi tekanan sosial yang semakin kompleks di era digital saat ini,” katanya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara civitas akademika, tenaga kesehatan, dan masyarakat desa dalam membangun ekosistem yang mendukung kesehatan mental remaja. “Kita semua harus bersinergi dan saling mendukung agar upaya ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan dan mampu membentuk generasi muda yang tangguh dan berkarakter,” tambahnya.

Kepala desa Cot Seurani, Bapak Azhari, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi atas inisiatif dari universitas dan berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal yang efektif dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa. “Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan program yang digagas oleh Universitas Almuslim. Semoga kegiatan ini tidak hanya berhenti di sini, tetapi terus berlanjut dan menjadi bagian dari upaya pembangunan desa yang berkelanjutan,” ujarnya.
Kegiatan sosialisasi ini diakhiri dengan sesi penyerahan materi edukatif dan konsultasi singkat kepada warga desa, serta penandatanganan nota kesepahaman antara pihak universitas dan pemerintah desa sebagai komitmen untuk melanjutkan program-program serupa di masa mendatang.
Diharapkan, kegiatan ini mampu menjadi contoh penting bagi desa-desa lain di Aceh dan seluruh Indonesia dalam mengoptimalkan peran pendidikan dan kesehatan mental sebagai bagian integral dari pembangunan masyarakat.*Humas_Umuslim
