Prodi Ilmu Lingkungan dan Magister PSL Umuslim Hadiri Munas PEPSILI, Perkuat Jejaring dan Kolaborasi Pengelolaan Lingkungan

BOGOR_ Program Studi Ilmu Lingkungan dan Magister Pemberdayaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (PSL) Universitas Almuslim (Umuslim) turut berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan Musyawarah Nasional (Munas) Perkumpulan Program Studi Ilmu Lingkungan (PEPSILI) yang dilaksanakan di Gedung Start-Up Centre, Science and Techno Park Lembaga Kawasan Sains dan Teknologi (STP-LKST) IPB University.


Kegiatan yang berlangsung pada 3-5 September 2026 tersebut menghadirkan berbagai agenda akademik dan kelembagaan yang mencakup International Workshop, Pelatihan Kompetensi PEPSILI, dan Musyawarah Nasional (Munas) PEPSILI. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Pengabdian kepada Masyarakat dan Fieldtrip sebagai bagian dari penguatan penerapan ilmu lingkungan di lapangan.


Prodi Ilmu Lingkungan dan Magister PSL Umuslim dalam kegiatan tersebut diwakili oleh Dr.rer.nat. Ernawita, M.Sc., Dr. Cut Azizah, S.T., M.T., Ir. Maysa Fitri, S.ST., M.T., dan Ir. Richard Mareno, S.T., M.T.


Rangkaian kegiatan diawali dengan International Workshop pada Kamis (3/9/2026) dengan mengusung tema “From Knowledge to Action: Strengthening Environmental Management and Governance through Multi-Stakeholder Engagement”.


Kegiatan tersebut menjadi forum akademik untuk mempertemukan perspektif berbagai pemangku kepentingan dalam memperkuat pengelolaan dan tata kelola lingkungan. Setelah rangkaian pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian sejumlah topik ilmiah yang membahas pengelolaan lingkungan dari berbagai perspektif.


Materi yang disampaikan meliputi “From Waste Knowledge to Circular Action: Engineering Pathways for
Sustainable Environmental Management” oleh Prof. dr hab. inż. Magdalena Daria Vaverková, “From Research to Landscape Action: Multi -Stakeholder Governance for
Forest and Community Resilience” oleh Prof. Dodik Ridho Nurrocmat., serta “Bridging Ecology and Society: Transdisciplinary Approaches to
Environmental Governance” oleh CIFOR-ICRAF.
Berbagai topik tersebut memberikan perspektif mengenai perkembangan penilaian lingkungan, sistem persetujuan lingkungan, transformasi digital dalam pengelolaan lingkungan, hingga peran Environmental Impact Assessment (EIA) dalam mendukung pembangunan yang lebih berkelanjutan.


Pada hari yang sama, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Pelatihan Kompetensi PEPSILI yang berlangsung di Lantai 5 Gedung Start-Up Centre, STP-LKST IPB University.
Pelatihan tersebut menghadirkan sejumlah materi yang berkaitan dengan pengembangan tata kelola pendidikan tinggi dan pengelolaan sumber daya alam serta lingkungan.


Prof. Dr.-Ing., Ar. Ir. Ilya Fadjar Maharika, M.A., IAI., menyampaikan materi mengenai “Sosialisasi Tata Kelola Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi untuk Rumpun Ilmu Lingkungan (LAM DEPILAR)”. Materi berikutnya mengenai “Sistem Informasi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan” disampaikan oleh Deputi Tata Lingkungan dan Pengelolaan Sumberdaya Alam Berkelanjutan, Kementerian Lingkungan Hidup.


Selain itu, Muhammad Indra Furqon menyampaikan materi “Dasar-dasar Antikorupsi dalam Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan”. Materi tersebut memberikan penguatan mengenai pentingnya integritas dan prinsip antikorupsi dalam tata kelola sumber daya alam dan lingkungan.


Rangkaian kegiatan berlanjut pada Jumat (4/9/2026) melalui Musyawarah Nasional (Munas) PEPSILI. Munas menjadi forum organisasi untuk membahas berbagai agenda strategis serta arah pengembangan PEPSILI ke depan.


Agenda Munas mencakup finalisasi dan pengesahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), laporan pertanggungjawaban masing-masing komisi, serta pembahasan mekanisme pemilihan Ketua PEPSILI periode 2026–2030.


Munas kemudian dilanjutkan dengan proses pemilihan dan pelantikan Ketua PEPSILI terpilih beserta formatur periode 2026–2030.


Sebagai rangkaian penutup, kegiatan dilanjutkan dengan Pengabdian kepada Masyarakat dan Fieldtrip dengan mengunjungi kawasan Jembatan Gantung Situ Gunung, Sukabumi, Jawa Barat.


Pada lokasi tersebut juga dilaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa Environmental Rapid Assessment, yang menjadi bagian dari penerapan pengetahuan dan kompetensi ilmu lingkungan melalui pengamatan serta penilaian kondisi lingkungan secara cepat di lapangan.


Kegiatan lapangan tersebut sekaligus memberikan pengalaman bagi peserta untuk menghubungkan pengetahuan akademik yang diperoleh selama workshop dan pelatihan dengan kondisi lingkungan secara langsung.
Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan PEPSILI tersebut sejalan dengan semangat pembangunan berkelanjutan melalui penguatan pendidikan, inovasi, tata kelola lingkungan, kolaborasi, serta penerapan ilmu pengetahuan dalam penyelesaian berbagai persoalan lingkungan.


Partisipasi Prodi Ilmu Lingkungan dan Magister PSL Umuslim dalam kegiatan tersebut diharapkan semakin memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 4 tentang Pendidikan Berkualitas, Tujuan 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, Tujuan 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim, Tujuan 14 tentang Ekosistem Lautan, Tujuan 15 tentang Ekosistem Daratan, serta Tujuan 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.■Humas_Umuslim