Mahasiswa Umuslim Ikuti Program Student Exchage ke NGU Jepang, Rektor Umuslim Dorong Kerjasama Internasional dan Penguatan Karakter

BIREUEN — Universitas Almuslim (Umuslim) menggelar acara resmi pelepasan mahasiswa yang berhasil lolos dalam program student exchange ke Nagoya Gakuin University (NGU), Jepang.


Mahasiswa tepilih tersebut adalah Nafil Hirzi, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Universitas Almuslim (Umuslim), Atas pencapaian tersebut, pihak rektorat Umuslim menggelar acara pelepasan resmi di Ruang Rapat I Gedung Biro Rektorat Umuslim, Senin (7/9/2026).

Acara tersebut dihadiri oleh Rektor Universitas Almuslim, Dr. Marwan, M.Pd., Wakil Rektor I Bidang Akademik, Hakim Muttaqim B.SOC, S.H, SC M.EC DEV AFA, wakil Rektor III bidang Kemahasiswaan Dr. drh. Zulfikar.,M.Si, kepala Kantor Urusan Internasional (KUI) Risky Novialdy, S.IP., M.Hi.,   Kabag Biro Umum Darwis M.Pd, Kabag Humas Drs.Faizin Yusuf, M.Pd., serta Para Dekan dan pejabat lainnya di lingkungan Universitas Almuslim.


Dalam kesempatan tersebut, Kepala KUI Umuslim, Risky Novialdy, S.IP., M.Hi., , menceritakan proses awal pembangunan kemitraan dengan berbagai kampus luar negeri hingga akhirnya program ini dapat terwujud. Ia turut menyampaikan apresiasinya kepada Nafil Hirzi, mahasiswa yang terpilih dalam program pertukaran ini.


“Keberhasilan Nafil menembus NGU merupakan buah dari kemampuannya sendiri. Ini hal yang sangat membanggakan dan memberi citra positif bagi Umuslim. Semoga ke depan kita bisa terus membangun mitra-mitra baru,” ujar Risky.


Rektor Umuslim, Dr. Marwan, M.Pd., menyambut positif pencapaian ini dan berharap keberhasilan Nafil dapat memotivasi mahasiswa lainnya.
“Semoga akan lahir ‘Nafil-Nafil’ baru yang mengikuti jejak ini. Melalui program student exchange di NGU, kami berharap Nafil bisa membagikan cerita tentang Umuslim dan budaya Aceh, sehingga masyarakat di sana tertarik untuk berkunjung ke Indonesia, khususnya ke Aceh,” tutur Marwan.


Selain membahas program pertukaran ke Jepang, Rektor juga mengintruksikan agar kegiatan Internasional bisa dibangun dengan SoP yang baik, agar setiap proses bisa memberikan jaminan kepada mahasiswa.


Mengakhiri arahannya, Marwan berpesan agar para mahasiswa terus memaksimalkan potensi diri dan menuntut ilmu tanpa terbatas ruang dan wilayah. Ia mengingatkan mahasiswa untuk selalu mencari pengalaman baru demi melengkapi kekurangan diri, tanpa melupakan fondasi spiritual.
“Sebagai muslim, jangan pernah tinggalkan salat lima waktu. Selain merupakan kewajiban, ibadah itulah yang menjadi identitas dan jati diri seorang muslim,” pungkasnya.


Berikut Profil Singkat Nafil Hirzi :
Nafil Hirzi merupakan mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, FKIP Universitas Almuslim, lahir pada 26 Oktober 2004. Ia adalah putra dari almarhum Fahrizal dan Yenni Rosana, M.A. Pol. Sci. (IRCP), M.A. (ICD)—yang saat ini menjabat sebagai Ketua Program Studi Hubungan Internasional Umuslim.
Rekam jejak pendidikannya terbilang multikultural dan berpindah di berbagai daerah hingga luar negeri:


• Sekolah Dasar: Mengawali kelas 1 di Footscray North Primary School, Australia (saat mendampingi ibundanya studi S-2), lalu melanjutkan ke SD Sukma Bangsa Bireuen (kelas 2), SD IT Nurul Islah Banda Aceh (kelas 4), dan menyelesaikan jenjang dasar di SDN 71 Kota Bengkulu (kelas 5–6).


• Sekolah Menengah Pertama: SMPN 1 Kota Bengkulu (kelas 7–8) dan MBS Bireuen (kelas 9).


• Sekolah Menengah Atas: SMAN Modal Bangsa Banda Aceh (kelas 10–11) serta menuntaskan kelas 12 di Hughes STEM High School, Amerika Serikat.


• Sekolah Tinggi Strata I (S1) : Universitas Almuslim Bireuen sampai dengan sekarang, (Aktif).

Melalui pengalaman pendidikan antardaerah dan antarnegara tersebut, Nafil kini bersiap melanjutkan perjalanan akademiknya di Nagoya Gakuin University, Jepang.
humas_umuslim