Umuslim Pacu Program Bahasa Internasional,
Buka Peluang Mahasiswa Lintas Prodi Kuliah ke Luar Negeri

BIREUEN, Universitas Almuslim (Umuslim) terus memacu akselerasi internasionalisasi kampus dengan membuka ruang seluas-luasnya bagi seluruh mahasiswa untuk meraih pengalaman belajar di luar negeri.
Lewat penguatan program bahasa asing/ Student mobility program, Universitas Almuslim membentangkan jalan menuju kancah global tanpa membatasi latar belakang disiplin ilmu.


Langkah strategis tersebut dimatangkan dalam rapat koordinasi pimpinan yang dipusatkan di Ruang Rapat Lt. 1 Gedung Pusat Administrasi Umuslim, Bireuen, Jumat (2/10/2026).


Pertemuan penting ini membahas persiapan teknis Student Mobility Programme January 2027.


Rektor Universitas Almuslim, Dr. Marwan, M.Pd., menegaskan bahwa penguatan kemampuan bahasa internasional merupakan kunci utama memuluskan langkah mahasiswa ke panggung dunia.


“Peluang ini kita buka seluas-luasnya. Program bahasa dan pertukaran internasional tidak hanya milik mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris saja, tetapi terbuka bagi seluruh civitas akademika dari berbagai program studi,” tegasnya

Lebih lanjut, Dr.Marwan mengatakan bahwa program ini merupakan aksi konkret Universitas Almuslim dalam menindaklanjuti berbagai kerja sama internasional yang telah terjalin.


​”Umuslim telah menandatangani sejumlah nota kesepahaman (MoU) dan kerja sama dengan beberapa universitas luar negeri, di mana salah satu poin utamanya adalah pertukaran mahasiswa (student exchange). Di sinilah pentingnya program bahasa ini dibentuk, yakni sebagai jembatan kesiapan mahasiswa sebelum diterjunkan ke kampus mitra internasional,” tambahnya.

Sementara itu, hal senada juga diutarakan Kepala Kantor Urusan Internasional (KUI) Universitas Almuslim, Risky Novialdi, M.HI, yang menjelaskan bahwa pembentukan program bahasa ini merupakan langkah nyata kampus dalam menjaring bakat-bakat unggul secara merata di seluruh program studi.


​”Tujuan utama pembentukan program bahasa ini adalah sebagai bentuk upaya kita untuk menjaring potensi dan bakat mahasiswa secara merata di semua prodi, jadi tidak serta-merta berfokus pada prodi tertentu saja,” ujar Riski.

Dengan kebijakan ini, mahasiswa dari Fakultas Ilmu Komputer, Teknik, Pertanian, Ekonomi, hingga prodi lainnya memiliki hak dan kesempatan setara untuk mengasah kecakapan bahasa asing. Integrasi program ini diharapkan mampu mendobrak sekat akademis, sehingga lulusan Umuslim dari segudang latar keahlian siap bersaing dan berkolaborasi di tingkat global pada Januari 2027 mendatang.


Rapat koordinasi tersebut dihadiri jajaran pimpinan universitas, di antaranya Ketua Senat, para Wakil Rektor, Dekan dan Direktur, Staf Ahli Rektor Bidang SDM, Kepala Biro Akademik, Ka. Badan Penjaminan Mutu, Kabag Kantor Urusan Internasional, Kabag Humas dan Kerja Sama, Kabag Kemahasiswaan, Kabag Kerja Sama Global, para Wakil Dekan III, hingga seluruh Ketua Program Studi.
■Humas_Umuslim