
BIREUEN — Universitas Almuslim kembali meraih capaian dalam penguatan mutu pendidikan tinggi. Pada Program Penguatan Perguruan Tinggi Swasta (PP-PTS) Reguler Tahun 2026 Gelombang III, Universitas Almuslim ditetapkan sebagai penerima bantuan melalui pengembangan Program Studi S1 Teknik Sipil dan S1 Informatika.
Penetapan tersebut tertuang dalam pengumuman Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 922/DST/B.B3/DT.03.00/2026 tertanggal 9 Oktober 2026.
Bantuan ini menjadi peluang strategis bagi Universitas Almuslim untuk memperkuat fasilitas pembelajaran, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, serta mengembangkan pendidikan berbasis teknologi digital yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan masyarakat.
Sebelumnya, pada 18 September 2026, telah dilaksanakan evaluasi kelayakan proposal PP-PTS Reguler Skema B Tahun 2026 yang melibatkan tim reviewer, Yayasan Almuslim Peusangan, dan Universitas Almuslim. Evaluasi tersebut membahas rencana pengadaan peralatan, pengembangan pembelajaran, indikator kinerja, serta program kampus berdampak.
Salah satu fokus pengembangan adalah penguatan fasilitas pembelajaran melalui pengadaan peralatan untuk Laboratorium Digital Engineering dan Laboratorium Robotik. Kedua fasilitas ini direncanakan untuk mendukung kegiatan praktikum, pembelajaran berbasis komputer, serta penerapan teknologi digital dalam proses akademik.
Pada Program Studi S1 Teknik Sipil, Laboratorium Digital Engineering akan diarahkan untuk mendukung pembelajaran Building Information Modeling (BIM) dan rekayasa konstruksi digital. Fasilitas ini diharapkan membantu mahasiswa memahami proses perencanaan dan pemodelan konstruksi sesuai perkembangan teknologi industri.
Sementara itu, Laboratorium Robotik dan fasilitas komputer akan mendukung pengembangan pembelajaran pada Program Studi S1 Informatika, khususnya dalam penerapan teknologi komputasi dan pengembangan kompetensi digital mahasiswa.
Pengembangan fasilitas tersebut akan diintegrasikan dengan peningkatan mutu pembelajaran dan praktikum berbasis standar industri.
Pada Program Studi S1 Teknik Sipil, kegiatan direncanakan mencakup pemutakhiran Rencana Pembelajaran Semester (RPS) untuk mata kuliah BIM dan perancangan konstruksi digital. Langkah ini ditujukan untuk meningkatkan kesesuaian materi pembelajaran dengan perkembangan teknologi konstruksi dan kebutuhan kompetensi lulusan.
Adapun Program Studi S1 Informatika akan memutakhirkan RPS mata kuliah Artificial Intelligence (AI), Machine Learning, dan Data Science. Pembaruan tersebut diharapkan memperkuat kemampuan mahasiswa dalam memahami kecerdasan buatan, analisis data, dan penerapan teknologi digital.
Kedua program studi juga merencanakan peningkatan kompetensi laboran agar pengelolaan laboratorium, pemanfaatan peralatan, dan pelaksanaan praktikum dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan.
Selain berorientasi pada peningkatan kualitas pembelajaran, program ini dirancang untuk memperluas kontribusi Universitas Almuslim terhadap pembangunan daerah melalui kegiatan Kampus Berdampak.
Pada bidang Teknik Sipil, kegiatan yang direncanakan meliputi pemetaan digital dan perencanaan infrastruktur desa tangguh bencana berbasis BIM. Program ini diarahkan untuk mendukung kebutuhan perencanaan infrastruktur, khususnya yang berkaitan dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta pemerintah gampong.
Sementara itu, Program Studi S1 Informatika akan diarahkan pada pengembangan dan pendampingan sistem layanan publik gampong cerdas berbasis AI. Inisiatif ini diharapkan dapat mendorong pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kualitas layanan publik di tingkat gampong.
Kedua program tersebut juga membuka peluang sinergi dengan pemerintah daerah dan aparatur gampong dalam mempercepat pengembangan Smart Village atau Gampong Digital di Kabupaten Bireuen.
Melalui pendekatan ini, kompetensi akademik mahasiswa diharapkan dapat diterapkan untuk menjawab kebutuhan nyata masyarakat, mulai dari perencanaan infrastruktur hingga pengembangan layanan publik berbasis teknologi.
Rektor Universitas Almuslim, Dr. Marwan, M.Pd., menyambut baik penetapan tersebut sebagai momentum untuk meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat sarana pembelajaran, dan meningkatkan daya saing lulusan.
“Kami menyambut baik capaian ini sebagai peluang untuk memperkuat sarana dan prasarana pembelajaran, meningkatkan kompetensi dosen dan tenaga kependidikan, serta mendorong inovasi pembelajaran berbasis teknologi,” ungkapnya.
Menurut Rektor, pemanfaatan bantuan perlu berorientasi pada peningkatan kualitas akademik sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Penguatan perguruan tinggi harus berorientasi pada hasil dan manfaat. Karena itu, pengembangan laboratorium, pembelajaran digital, dan program kampus berdampak perlu diarahkan untuk menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah,” tambahnya.
Ia menegaskan bahwa pelaksanaan program harus mengikuti ketentuan dan rencana yang telah ditetapkan, disertai komitmen seluruh sivitas akademika dalam memanfaatkan fasilitas secara optimal dan berkelanjutan.
Keberhasilan memperoleh bantuan PP-PTS Reguler 2026 Gelombang III diharapkan memperkuat kolaborasi antara universitas, fakultas, program studi, tenaga laboratorium, mahasiswa, pemerintah daerah, dan pemerintah gampong.
Melalui pengembangan Program Studi S1 Teknik Sipil dan S1 Informatika, Universitas Almuslim diharapkan semakin mampu meningkatkan kualitas pembelajaran, memperkuat kompetensi lulusan, serta menghadirkan inovasi yang mendukung pembangunan Kabupaten Bireuen dan meningkatkan daya saing perguruan tinggi.■Humas_Umuslim
