Lhoksukon-Aceh Utara (8-3-2026).
Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) Pendidikan Wilayah Kabupaten Aceh Utara, Muhammad Johan, S.Pd., M.Pd., menerima Rektor dan Rombongan Pimpinan Program Pascasarjana Universitas Almuslim, Bireuen Aceh, Sabtu (17 Ramadhan/7 Maret) Kemarin.di Kantor Cabdin Lhoksukon. Aceh Utara.

Kedatangan Rektor Umuslim, Dr Marwan MPd yang didampingi Direktur Pascasarjananya Prof Dr Halus Satriawan MP, beserta Wakil Direktur Pascasarajan Dr Saiful Bahri MPd, dan beberapa dosen lainnya, bertepatan dengan kunjungan kerja Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin SPd MSP yang melakukan Temu ramah dan Iftar Ramadhan 1447H dengan Kacabdin dan semua Kepala sekolah SMA/SMK se-kabupaten Aceh Utara tersebut.
Sempat beberapa saat, Kacabdin Aceh Utara, Muhammad Johan berdiskusi dengan Rektor dan Direktur Pasacasarjana Umuslim, sebelum acara temu ramah berlangsung.
Kedua pihak lakukan berbincangan serius tentang peningkatan mutu Pendidikan dan Guru menjelang persiapan akreditasi sekolah jenjang lanjutan dikabupaten Aceh Utara tahun 2026 nanti, dan program segera pemulihan pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor belum lama ini, yang berdampak pada fisik sekolah dan akses Pendidikan di kabupaten Aceh Utara.
Kepada Rektor, Muhammad Johan berharap kampus swasta Umuslim yang baru lalu mampu mempertahankan gelar sebagai kampus terbaik Aceh, dapat mendukung dan membantu mutu yang menjadi pekerjaan rumah besar dunia Pendidikan di kabupaten ini.

Khususnya mutu guru, sehingga Cabdin Wilayah Aceh Utara perlu membangun Kerjasama, yang dimulai dengan ditandatangani bersama MoA dengan program pascasarjana Umuslim, yang ikut disaksikan Kepala Dinas Pendidikan Aceh dan lebih 50 Kepala Sekolah SMA/SMK yang hadir di acara tersebut.
Muhammad Johan juga menyatakan kepada pihak Umuslim, bahwa Sejak tahun 2025 lalu, kita sudah mulai membangun budaya mutu dan hal ini diwajibkan kepada Kepala sekolah untuk mengimplementasikan di sekolah masing-masing.

Dimulai dengan visi dan misi kepemimpinan Kepala Sekolah dan guru, untuk berkomitmen membangun sistem pendidikan di wilayah Aceh Utara yang berakar pada nilai-nilai lokal dan berorientasi global, sebut Johan.
“Kami telah menerbitkan buku untuk mengimlementasikan hal tersebut, yang dapat menjadi panduan holistik tentang upaya menciptakan mutu pendidikan yang tidak hanya berfokus pada pencapaian akreditasi formal, tetapi juga menumbuhkan jiwa pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai luhur di Serambi Mekkah‘, tambahnya.
Panduan ini berisi membangun jiwa, dengan semangat keacehan yang kuat melalui konsep Aneuk Talindong (anak dilindungi) dan Agama Tapeukong (agama ditegakkan). Sehingga pada alhirnya melahirkan generasi Beucarong (cerdas dan sejahtera) yang membawa kebahagiaan bagi semua,” pungkas Kacabdin Aceh Utara ini.
Sementara itu, Rektor Umuslim Dr Marwan sepakat dengan konsep tersebut, sehingga memberi kesempatan kepada Cabdin Aceh Utara, beberapa program.
Antara lain, mendiskusikan lebih jauh dalam kegiatan bedah buku Kara Kacabdin Aceh Utara, yakni “Membangun Budaya Mutu Sekolah di Aceh Utara, dengan konsep Aneuk Talindong, Agama Tapeukong untuk melahirkan generasi Beucarong’ dengan melibatkan ahli Manajemen Pendidikan Umuslim.
Rektor Umuslim juga menawarkan, sebagai salah satu upaya mendukung visi-misi “Pendidikan Bermutu” di kabupaten Aceh Utara ini, dengan meningkatkan Pendidikan guru ke jenjang S2 di kampus wakaf Universitas Almuslim.
“Insya Allah, dengan membuka kelas pascasarajana berbasis kerjasama dengan Cabdin Aceh Utara ini, Universitas Almuslim yang saat ini memiliki program magister pendidikan IPS, Manajemen Administrasi pendidikan ataupun program magister SDA dan Lingkungan, siap menerima Kepala Sekolah maupun guru untuk menempuh Pendidikan Magisternya”, tutup Marwan. @Humas
