
Desa Alukuta Peusangan, 9 maret 2026,_ Mahasiswa dari Nagoya Gakuin University (NGU) Jepang, didampingi dosen pembimbing dan mahasiswa dari Universitas Almuslim (Umuslim) melakukan kunjungan solidaritas ke desa yang baru saja dilanda bencana banjir Hidrometeorologi aceh sumatera.

Kedatangan mereka tidak hanya sekadar kunjungan, tetapi juga sebuah bentuk nyata dari kepedulian internasional terhadap korban bencana Banjir Hidrometeorologi beberapa waktu lalu.
Mereka datang untuk meninjau langsung kondisi warga yang terdampak bencana, memberikan dukungan moral, serta membawa bantuan yang diharapkan dapat meringankan beban masyarakat. Di tengah suasana sulit, kehadiran mereka mampu memberikan semangat dan harapan baru bagi warga desa.


Dalam suasana penuh kehangatan, mahasiswa NGU Jepang ini berinteraksi langsung dengan warga, terutama anak-anak dan keluarga yang mengalami trauma akibat bencana. Mereka tidak hanya berbaur, tetapi juga menunjukkan sikap empati dan kepedulian melalui berbagai aktivitas sosial dan dialog yang akrab.

Dalam wawancara singkat dengan mahasiswa NGU Jepang, Akane dan Harumi Tamanaha, menyampaikan perasaannya setelah mengunjungi desa tersebut. Ia mengungkapkan bahwa sebelumnya mereka hanya mengetahui tentang banjir ini melalui berita-berita di Jepang dan cerita dari sensei-sensei mereka. Kini, mereka merasa sangat bersyukur karena bisa melihat dan merasakan langsung situasi serta kondisi kehidupan warga di lapangan. Pengalaman ini dianggap sebagai pelajaran berharga yang memperdalam pemahaman mereka terhadap kemanusiaan dan solidaritas lintas bangsa.
Dalam waktu yang sama warga yang disebut “Ayah” seorang pimpinan pesantren Istiqomatuddin Pasi ungkapkan syukur, terimakasih dan juga rasa bangga. “Kami warga desa Alukuta Pusangan sangat bersyukur dan bahagia atas kedatangan teman-teman dari Jepang ke desa kami. Kunjungan dengan melihat langsung kondisi kami dan memberi bantuan membuat kami semakin bersemangat menjalani hari-hari ke depan”
“Sebagai ayah dan pimpinan pondok pesantren, saya merasa bangga dan berterima kasih, Semoga hubungan baik ini terus terjalin dan berkah bagi kita semua. Tutup Ayah.
Sementara itu, Rektor Universitas Almuslim, Dr. Marwan, M.Pd, melalui Humas Umuslim, menyampaikan terima kasih atas perhatian serta dukungan dari mitra kerjasama internasional NGU Jepang. “Kami mengapresiasi dan berterima kasih atas perhatian serta semangat dari delegasi Jepang, dengan begitu masyarakat merasa terhibur merasa diperhatikan atas musibah yang menimpa, ini menjadi bukti kepada kita semua bahwa masih ada aksi sosial dan kemanusiaan yang tidak mengenal batas negara dan budaya. “ujarnya.
Lebih lanjut, Dr. Marwan menyampaikan bahwa universitas akan terus memfasilitasi kerja sama yang telah dimulai dan berupaya mengembangkannya di masa mendatang. “Semoga hubungan baik ini terus terjalin dan membawa manfaat besar bagi kedua belah pihak,” tuturnya.
Ketua Kantor Urusan Internasional Rizki Novialdi,(KUI), menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kolaborasi kemanusiaan antara Indonesia dan Jepang. Ia menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk simpati dan dukungan dari masyarakat Jepang setelah mendengar kabar bencana di Aceh, khususnya di daerah Alukuta Pusangan. Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan persahabatan dan kerja sama antar kedua negara semakin erat dan kokoh.
Kunjungan ini juga membawa pesan bahwa aksi sosial dan kemanusiaan tidak mengenal batas negara. Melalui kegiatan ini, kedua belah pihak dapat belajar dan bertukar nilai-nilai kemanusiaan, memperkuat rasa saling pengertian dan empati.
Selain sebagai bentuk solidaritas, kunjungan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan diplomasi budaya dan kemanusiaan antara Indonesia dan Jepang. Semoga kegiatan ini dapat menjadi inspirasi dan mempercepat proses pemulihan serta pembangunan di daerah terdampak banjir.
Semoga kita semua dapat belajar dari semangat solidaritas ini dan terus berkontribusi untuk kebaikan sesama.(MUZAMMIL)
Sumber : Almuslim TV / :
